(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

STIKES GOMBONG BANTU WARGA KEKERINGAN

STIKes Muhammadiyah Gombong bersama melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Korp Suka Rela (KSR) dan Pecinta Alam STIKes Muhammadiyah Gombong (PALASIGO)  kembali melakukan bakti sosial di beberapa wilayah kabupaten Kebumen. Kali ini di beberapa desa di wilayah  Kecamatan Karanganyar, Sempor, Alian, Karanggayam, Buayan dan Kecamatan Ayah yang menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan ini.

Kegiatan yang berupa Penyerahan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Desa Wonorejo, Donorojo, Giripurno, Sampang, Pekuncen, Wonokromo, Surotrunan, Penimbun, Karangmaja, Glontor, Jladri, Karangbolong dan Desa Jintung ini diserahkan  langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKes Muhamamdiyah Gombong Sarwono, S.KM, M.Kes (28/10) dihalaman kampus STIKes dan diterima langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen sejumlah 23 tanki air bersih yang didistribusikan ke daerah krisis air.

Hendri TY, M.Kep selaku pembina UKM menyampaikan bahwa kegiatan pemberian bantuan air bersih ini merupakan wujud nyata dalam merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pengabdian kepada masyarakat terutama bagi masyarakat yang membutuhkan di musim kemarau” imbuh Hendri. 

Menyambut baik bantuan dari STIKes Muhamamdiyah Gombong, salah satu perwakilan warga desa penerima bantuan mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada STIKes Muhammadiyah gombong yang sudah memberikan bantuan air bersih di desa kami, ia berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khsususnya masyarakat desa yang dilanda kekeringan.

Pemberian bantuan air bersih ini adalah merupakan salah satu bentuk kepedulian STIKes Muhamamdiyah Gombong kepada masyarakat umum, terutama yang sedang mengalami krisis air akibat musim kemarau yang melanda wilayah Kebumen dan sekitarnya belakangan ini.

HARI SANTRI 2026, MCW NU DAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG BERSINERGI PERKUAT PENDIDIKAN DAN PERSATUAN

Proses Pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026. Dok.Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG UNIMUGO– Semangat kebersamaan dan persatuan mewarnai peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kecamatan Gombong. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Gombong bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis, 22 Oktober 2026, di halaman Gedung Fakultas Kedokteran UNIMUGO.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menunjukkan bahwa NU dan Muhammadiyah dapat berjalan bersama dalam berbagai kegiatan positif, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan generasi muda.

Upacara tersebut dihadiri Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gombong, Kapolsek Gombong, Danramil Gombong, Camat Gombong, pimpinan NU se-Kecamatan Gombong, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gombong, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Gombong, serta tamu undangan lainnya.

Bertindak sebagai pembina upacara, Arif Rochman, M.Pd.I., menyampaikan bahwa santri memiliki kesempatan sekaligus tanggung jawab untuk ikut menentukan masa depan bangsa. Untuk menjalankan tanggung jawab tersebut, santri perlu membekali diri dengan ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak mulia.

Menurutnya, santri tidak hanya dituntut memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga harus mampu mengembangkan pengetahuan, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.

Sementara itu, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat peran santri dalam mempersiapkan masa depan bangsa.

Ia menekankan pentingnya pendidikan, penguatan karakter, serta kolaborasi antarelemen masyarakat dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Rektor UNIMUGO juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terjalinnya sinergi antara NU dan Muhammadiyah dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, perbedaan organisasi bukanlah penghalang untuk bekerja sama dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dokumentasi Kebersamaan Pimpinan dan Tamu Undangan Bersama Petugas Upacara di Kampus UNIMUGO. Dok. Foto Humas UNIMUGO

“Sinergi antara NU dan Muhammadiyah merupakan hal positif yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Melalui kebersamaan, kita dapat berkolaborasi dalam berbagai bidang, terutama pendidikan, untuk melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kolaborasi tersebut.

Kolaborasi ini menjadi gambaran bahwa NU dan Muhammadiyah memiliki ruang yang luas untuk saling menguatkan melalui kegiatan yang membawa manfaat bersama. Dengan semangat persaudaraan, kedua organisasi dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berkemajuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta meningkatkan kualitas pendidikan.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, UNIMUGO bersama MWC NU Gombong berharap semangat santri dalam menuntut ilmu, menjaga akhlak, dan mengabdi kepada masyarakat terus tumbuh. Sinergi yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada upacara peringatan, tetapi berlanjut dalam berbagai program kolaborasi yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Gombong dan sekitarnya.

 

Pengabdian kepada Masyarakat: Kader Siaga Mental Ibu Hamil melalui Pelatihan Skrining dan Self-Hypnosis di Desa Bocor, Buluspesantren

Buluspesantren, 19 Oktober 2026 – Dosen Program Studi Kebidanan Universitas Muhammadiyah Gombong melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Kader Siaga Mental Ibu Hamil: Pelatihan Skrining dan Self-Hypnosis” di Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini diikuti oleh 23 kader kesehatan Desa Bocor sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil di wilayahnya.

Kegiatan menghadirkan narasumber Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH., yang menyampaikan materi mengenai skrining kesehatan mental ibu hamil dan teknik self-hypnosis. Pelatihan ini bertujuan membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk mengenali tanda-tanda permasalahan kesehatan mental pada ibu hamil, memberikan dukungan awal, serta membantu menghubungkan ibu hamil dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.

Tidak hanya mendapatkan materi, para kader juga mengikuti praktik langsung penggunaan instrumen Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) untuk membantu mengidentifikasi risiko masalah kesehatan mental, serta latihan self-hypnosis sebagai salah satu teknik relaksasi yang dapat dipelajari untuk diri sendiri maupun diperkenalkan kepada ibu hamil di wilayah masing-masing. Seluruh kader mengikuti kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif dalam praktik skrining maupun latihan self-hypnosis.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bidan Desa Bocor, Ibu Munfainah, Amd.Keb., yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program, serta Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Buluspesantren, Ibu Sugiaty, Amd.Keb. Dukungan dari tenaga kesehatan dan pemerintah kecamatan diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program serta mendorong kolaborasi dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil di tingkat masyarakat.

Pelaksanaan PKM ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Kebidanan Universitas Muhammadiyah Gombong. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari pembelajaran langsung di masyarakat sekaligus memberikan pengalaman dalam edukasi kesehatan, pemberdayaan kader, dan upaya promotif-preventif di bidang kebidanan.

Melalui kegiatan ini, kader kesehatan diharapkan mampu berperan sebagai pendamping awal bagi ibu hamil, membangun komunikasi yang empatik, mengenali kebutuhan dukungan psikologis, serta membantu ibu hamil memperoleh pelayanan yang sesuai. Kader juga dibekali pemahaman mengenai batas perannya, bahwa hasil EPDS bukan merupakan diagnosis, sehingga ibu hamil yang menunjukkan indikasi masalah perlu dirujuk kepada bidan atau tenaga kesehatan profesional untuk mendapatkan penilaian dan penanganan lebih lanjut.

Program ini menjadi salah satu wujud kontribusi Universitas Muhammadiyah Gombong melalui Program Studi Kebidanan dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mendukung terwujudnya ibu hamil yang sehat secara fisik maupun mental, dengan dukungan keluarga dan lingkungan yang lebih peduli.

UNIMUGO DAN UNIVERSITI MALAYSIA SABAH GELAR SEMINAR INTERNASIONAL TENTANG KEAMANAN DAN EFEKTIVITAS PENGOBATAN HERBAL

Suasana International Webinar kolaborasi Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan Universiti Malaysia Sabah (UMS) bertajuk “Healing Beyond Prescriptions: Integrating Herbal and Complementary Medicine in the Era of Global Health Crisis”, Selasa (13/10/2026), di Universitas Muhammadiyah Gombong. (Dok.Foto Humas UNIMUGO)

 

GOMBONG – Sebagai wujud penguatan kerja sama internasional, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) berkolaborasi dengan Universiti Malaysia Sabah (UMS) dalam penyelenggaraan webinar internasional pada Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik, mendorong pertukaran ilmu pengetahuan, serta memperkuat kolaborasi lintas negara di bidang kesehatan. Mengangkat isu pengobatan herbal dan komplementer, webinar ini membahas pentingnya pemanfaatan terapi berbasis bukti ilmiah, aspek keamanan, serta potensi interaksinya dengan obat-obatan modern sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan wawasan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber yang membahas penerapan pengobatan herbal dan komplementer dari perspektif farmasi klinis, keperawatan, pelayanan maternal, serta kebijakan dan manajemen rumah sakit.

Ketua Panitia, Dr. Apt. Naelaz Zukhruf W. H., M.Pharm.Sci., menjelaskan bahwa seminar dirancang untuk memperluas pemahaman peserta mengenai pelayanan kesehatan integratif yang aman, tepat, dan berbasis bukti ilmiah.

Empat Perspektif Pengobatan Herbal dan Komplementer

Materi pertama disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. Praneetha Palasuberniam dari Universiti Malaysia Sabah, yang membahas Clinical Pharmacy in Integrative Care: Herbal Medicine, Drug-Herb Interactions, and Patient Safety. Pembahasan berfokus pada peran farmasi klinis dalam pelayanan integratif, termasuk potensi interaksi antara herbal dan obat-obatan serta pentingnya keselamatan pasien.

Selanjutnya, Dr. Patricia Sator dari Universiti Malaysia Sabah menyampaikan materi Complementary Nursing Care: Evidence-Based Practice of Acupressure, Aromatherapy, and Herbal Therapy in Chronic Disease Management. Materi ini mengulas pendekatan komplementer dalam praktik keperawatan, seperti akupresur, aromaterapi, dan terapi herbal untuk mendukung penatalaksanaan penyakit kronis berdasarkan bukti ilmiah.

Dari bidang kebidanan, Bd. Kusumastuti, S.SiT., M.PH., CPHT., RPYT. dari UNIMUGO membawakan materi Integrative Maternal Care: Safe Use of Herbal and Complementary Approaches in Pregnancy, Labor, and Postpartum. Pembahasan menitikberatkan pada pentingnya penggunaan herbal dan pendekatan komplementer secara aman selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas, dengan tetap memperhatikan kebutuhan serta keselamatan ibu dan bayi.

Sementara itu, Dr. Ulfatun, M.Biomed. dari RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, membahas Policy, Financing, and Hospital Management of Integrative Health Services in the Era of Budget Constraints. Materi ini mengangkat aspek kebijakan, pembiayaan, dan manajemen rumah sakit dalam pengembangan layanan kesehatan integratif di tengah keterbatasan anggaran.

Keempat materi tersebut memberikan perspektif yang saling melengkapi bahwa pengobatan herbal dan komplementer perlu diterapkan secara tepat, dengan mempertimbangkan bukti ilmiah, kondisi pasien, keselamatan, serta kesiapan sistem pelayanan kesehatan.

Herbal Berpotensi, Keamanan Tetap Menjadi Prioritas

Sambutan Rektor UNIMUGO disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ns. Isma Yuniar, M.Kep. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan penyakit, tetapi juga mencakup pencegahan, penerapan pola hidup sehat, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Indonesia memiliki kekayaan tanaman herbal dan pengetahuan tradisional, termasuk jamu, yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun. Meski demikian, penggunaannya perlu disertai kajian ilmiah untuk memahami manfaat, potensi risiko, dosis yang tepat, serta kemungkinan interaksi dengan obat-obatan modern.

Melalui seminar ini, peserta diharapkan semakin memahami bahwa herbal tidak selalu bebas risiko. Konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi penting, terutama bagi pasien yang rutin mengonsumsi obat, ibu hamil, serta kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.

Memperkuat Kolaborasi Kesehatan Indonesia–Malaysia

Seminar internasional ini menjadi langkah strategis UNIMUGO dan Universiti Malaysia Sabah dalam memperkuat pertukaran ilmu pengetahuan, memperluas jejaring akademik, serta mendorong pengembangan penelitian dan praktik pelayanan kesehatan integratif.

Kolaborasi kedua institusi juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh wawasan lintas negara sekaligus memperkuat kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, UNIMUGO menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan berkualitas dan kolaborasi internasional yang inovatif. Upaya tersebut diharapkan turut mendorong pelayanan kesehatan yang lebih aman, bermutu, berbasis bukti ilmiah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat./TAY

 

Mahasiswa S1 Kebidanan UNIMUGO Gelar Edukasi dan Skrining Kesehatan Prakonsepsi di Kebumen

KEBUMEN – Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada Minggu, 11 Oktober 2026, di Jalan Krakatau No. 83, Prumpung, Bumirejo, Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Asuhan Kebidanan pada Remaja, Pranikah, dan Prakonsepsi dengan dosen pembimbing Dr. Siti Mutoharoh, S.SiT., M.P.H.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Optimalisasi Persiapan Kehamilan Sehat melalui Edukasi dan Skrining Kesehatan untuk Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes Melitus pada Masa Prakonsepsi”. Sasaran kegiatan meliputi calon pengantin, pasangan yang baru menikah, serta ibu yang memiliki satu anak yang masih menginginkan punya anak lagi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya persiapan kehamilan sehat melalui edukasi dan skrining kesehatan, khususnya untuk mengenali faktor risiko hipertensi dan diabetes melitus sejak masa prakonsepsi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua RT setempat, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis kepada 17 peserta. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah. Setelah pemeriksaan, peserta mendapatkan edukasi mengenai persiapan kehamilan sehat, hipertensi, serta diabetes melitus pada masa prakonsepsi.

Ketua kelompok PJBL, Ika Dewi Ariyani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya persiapan kehamilan sehat. “Kegiatan PJBL ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya dalam persiapan kehamilan sehat melalui program edukasi dan skrining kesehatan, terutama terkait dengan tekanan darah dan gula darah,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah terhadap 17 peserta, sebanyak 11,76% peserta memiliki tekanan darah tinggi  (hipertensi), 11,76% memiliki tekanan darah rendah, dan 76,47% memiliki tekanan darah dalam rentang normal. Sementara itu, hasil pemeriksaan gula darah menunjukkan bahwa 11,76% memiliki kadar gula darah tinggi dan 88,24% lainnya berada dalam rentang normal. Hasil skrining tersebut menjadi pengingat akan pentingnya pemantauan kesehatan sebelum merencanakan kehamilan.

Penyampaian materi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta berbagi pengalaman mengenai riwayat preeklamsia saat kehamilan serta kondisi anaknya setelah lahir. Peserta lainnya mengajukan pertanyaan mengenai gejala diabetes melitus dan upaya pencegahannya. Diskusi ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pemahaman lebih lanjut mengenai kesehatan sebelum dan selama kehamilan.

Berdasarkan hasil kuesioner setelah edukasi, sebanyak 95% peserta dilaporkan memahami materi yang telah disampaikan. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya persiapan kehamilan sehat dan deteksi dini faktor risiko kesehatan.

Dukungan terhadap kegiatan ini disampaikan oleh Ketua RT setempat yang menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan berlangsung dengan lancar.

Apresiasi juga disampaikan oleh perawat Ns. Flitadevi Pangestika, S.Kep. Ia mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa S1 Kebidanan UNIMUGO yang telah hadir dan memberikan sosialisasi mengenai persiapan kehamilan sehat menuju Generasi Emas 2045.

“Terima kasih kepada mahasiswa Kebidanan UNIMUGO karena sudah datang ke sini dan melakukan sosialisasi terkait persiapan kehamilan sehat menuju Generasi Emas 2045. Harapan kami, kegiatan ini terus berlanjut dan dapat menjangkau daerah yang lebih luas lagi, khususnya masyarakat Kebumen,” tuturnya.

Manfaat kegiatan ini juga dirasakan oleh Amelia Azzahra, salah satu warga setempat. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut membantunya memahami pentingnya pemeriksaan dan skrining kesehatan sebelum merencanakan kehamilan. “Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini, saya sebagai calon ibu menjadi paham terkait pentingnya pemeriksaan dan skrining kesehatan untuk mempersiapkan kehamilan sehat,” ujarnya.

Melalui kegiatan Project Based Learning ini, mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan UNIMUGO berupaya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bentuk penerapan pembelajaran pada mata kuliah Asuhan Kebidanan pada Remaja, Pranikah, dan Prakonsepsi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan sebelum kehamilan.

Edukasi dan skrining kesehatan prakonsepsi diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sebelum merencanakan kehamilan. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak serta mempersiapkan generasi yang sehat menuju Generasi Emas 2045.

Gambar 1

Skrining Tekanan Darah dan Gula Darah

Gambar 2

Edukasi Terkait Persiapan Kehamilan Sehat

Gambar 3

Dokumentasi Bersama Warga Desa Prumpung

Wujudkan Remaja Putri Sehat, UNIMUGO Gelar Edukasi, Skrining Hb, dan Gerakan Minum TTD di Kebumen

KEBUMEN – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) melaksanakan kegiatan edukasi anemia, skrining hemoglobin (Hb), dan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri di MTs Salafiyah Al-Hasani, Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan yang melibatkan 25 siswi ini mengangkat tema “Pencegahan Anemia pada Remaja Putri melalui Edukasi, Skrining Hemoglobin, dan Konsumsi Tablet Tambah Darah di MTs Salafiyah Al-Hasani Kebumen”.

            Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya pencegahan anemia sejak dini. Melalui edukasi kesehatan, para siswi mendapatkan pemahaman mengenai pengertian anemia, faktor penyebab, tanda dan gejala, dampak bagi kesehatan, serta langkah pencegahan melalui pola makan bergizi seimbang dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran tenaga kesehatan.

            Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Asuhan Kebidanan pada Remaja, Pranikah, dan Prakonsepsi yang dibimbing oleh Ibu Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH., selaku dosen pengampu mata kuliah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menerapkan ilmu yang telah dipelajari dalam bentuk edukasi dan pelayanan kesehatan sederhana secara langsung kepada remaja putri di lingkungan sekolah.

          Berdasarkan hasil evaluasi pengetahuan, pada pre-test sebanyak 22 siswi (88%) menjawab pertanyaan dengan benar, sedangkan tiga siswi (12%) belum menjawab dengan benar. Setelah edukasi diberikan, hasil post-test menunjukkan sebanyak 23 siswi (92%) menjawab pertanyaan dengan benar, sementara dua siswi (8%) belum menjawab dengan benar. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan proporsi siswi yang menjawab pertanyaan dengan benar dari 88% menjadi 92% setelah pelaksanaan edukasi.

         Selain penyampaian materi, mahasiswa UNIMUGO juga melaksanakan Gerakan Minum  Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai salah satu upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Dari 25 peserta, sebanyak 22 siswi (88%) mengonsumsi tablet, sedangkan tiga siswi (12%) belum mengonsumsinya karena mengalami kesulitan minum obat. Kondisi ini menunjukkan pentingnya edukasi dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan peserta agar mereka memahami manfaat Tablet Tambah Darah (TTD) serta dapat mengonsumsinya sesuai anjuran tenaga kesehatan.

            Siswi juga dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Berdasarkan hasil skrining, ditemukan 22 siswi (88%) tidak mengalami anemia, sedangkan 3 siswi (12%) mengalami anemia. Hasil ini menunjukkan bahwa masih terdapat siswi yang memerlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut. Temuan ini menjadi gambaran awal kondisi hemoglobin peserta dan menunjukkan pentingnya skrining kesehatan sejak remaja. Siswi dengan hasil Hb rendah perlu mendapatkan tindak lanjut melalui pemeriksaan dan evaluasi tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi serta menentukan penanganan yang sesuai.

            Kepala MTs Salafiyah Al-Hasani, Nur Sholehah, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa UNIMUGO atas pelaksanaan kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan bagi para siswi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan wawasan peserta mengenai anemia serta mendorong kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak usia remaja.

Melalui kegiatan bertema pencegahan anemia pada remaja putri ini, mahasiswa UNIMUGO berupaya mendukung peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah. Pengetahuan hmengenai anemia, pemeriksaan kadar hemoglobin, dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat sejak remaja sebagai persiapan menuju kesehatan reproduksi yang optimal.

          Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat, khususnya remaja putri, mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pihak sekolah diharapkan dapat terus mendukung upaya pencegahan anemia guna mewujudkan generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif.

RAIH IPK 4,00, LULUSAN UNIMUGO BUKTIKAN PRESTASI DAN DEDIKASI AKADEMIK

Penyematan Wisudawati Berprestasi oleh Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. (Dok.Foto Humas UNIMUGO)

GOMBONG – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menggelar Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di Auditorium UNIMUGO. Sebanyak 475 wisudawan dari 11 program studi resmi menyelesaikan pendidikan, menandai langkah baru untuk berkontribusi di dunia kerja dan masyarakat.

Momen wisuda kali ini semakin istimewa dengan apresiasi kepada para mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih capaian akademik membanggakan. Sejumlah lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO mencatatkan IPK tinggi, bahkan mencapai IPK 4,00, sebagai hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen selama menempuh pendidikan.

Mahasiswa Berprestasi, Bukti Komitmen terhadap Kualitas Pendidikan

Prestasi akademik menjadi salah satu pencapaian yang patut dibanggakan dalam perjalanan pendidikan mahasiswa. Pada Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026, mahasiswa berprestasi dari berbagai program studi Fakultas Ilmu Kesehatan mendapatkan pengakuan atas capaian akademik mereka.

Dua mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Reguler B, Hanesti Heron dan Umiati, berhasil meraih IPK 4,00. Prestasi serupa juga diraih Rizki Nur Azizah dan Rizqina Maulida dari Program Pendidikan Profesi Apoteker, yang masing-masing memperoleh IPK 4,00.

Capaian tersebut menjadi bukti kesungguhan mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, menjaga semangat belajar, dan meraih hasil terbaik.

Foto Bersama Usai penyematan Slempang Berprestasi pada Wisuda Periode II TA 2025/2026. (Dok.Fot Humas UNIMUGO)

Berikut daftar lengkap mahasiswa berprestasi Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO pada Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026.

  1. Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga
Peringkat NIM Nama IPK
1 202301016 Gladis Diah Bintari 3,90
2 202301008 Ayusta Rizka Alifa Septiono 3,90
3 202301015 Frendi Tri Wijanto 3,87
  1. Program Studi Keperawatan Program Sarjana
Peringkat NIM Nama IPK
1 202502178 Nurlaely Kurnia Dewi 3,89
2 202502180 Raudhatul Nisa 3,84
3 202502194 Winda Aulia Septi Cahyani 3,84
  1. Program Studi Pendidikan Profesi Ners Reguler A
Peringkat NIM Nama IPK
1 202503018 Endah Dwi Kusumaningrum 3,93
2 202503028 M. Taufiqurrohman 3,90
3 202503005 Ana Mutia Khasna 3,88
  1. Program Studi Pendidikan Profesi Ners Reguler B
Peringkat NIM Nama IPK
1 202503021 Hanesti Heron 4,00
2 202503053 Umiati 4,00
3 202503049 Supriyono 3,96
  1. Program Studi Kebidanan Program Diploma Tiga
Peringkat NIM Nama IPK
1 202304011 Shofi Nurhanifa 3,90
2 202304007 Najani Amira Natasya Fatekhah 3,84
3 202304003 Devania Salsabila 3,82
  1. Program Studi Kebidanan Program Sarjana
Peringkat NIM Nama IPK
1 202206016 Rizki Wulandari 3,81
2 202206019 Siti Nur Alifah 3,76
3 202206012 Novi Wahyuni 3,68
  1. Program Studi Kebidanan Program Sarjana RPL
Peringkat NIM Nama IPK
1 202506021 Azmar Amalia Tobagus 3,91
2 202506062 Uci Arie Yantie 3,90
3 202506039 Ika Puspitasari 3,82
  1. Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
Peringkat NIM Nama IPK
1 202507008 Helmys Aisyah 3,94
2 202507006 Sugiyati 3,93
3 202507004 Melinda Kurniasari 3,93
  1. Program Studi Farmasi Program Sarjana
Peringkat NIM Nama IPK
1 202205027 Dwiana Rahmi Nur Rofikoh 3,78
2 202205046 Nabila Aulia Rahma 3,78
3 202205061 Ulfah Khoiriyah 3,77
  1. Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker
Peringkat NIM Nama IPK
1 202513001 Rizki Nur Azizah 4,00
2 202513046 Rizqina Maulida 4,00
3 202513060 Zhella Sabilla Yasyaroh 3,94

11. Prodi Manajemen Program Sarjana

NO NIM NAMA IPK PERINGKAT
1 202210018 Rizky Nur Cahyani 3.98 1
2 202210033 Novia Evelyna 3.94 2
3 202210012 Ngafifatun Nurul Azizah 3.91 3

12. Prodi Hukum Program Sarjana

NO NIM NAMA IPK PERINGKAT
1 202211006 Diana Novita 3.94 1
2 202211005 Dewi Novitasari 3.93 2
3 202211007 Dimas Amal Kurniawan 3,90 3

13. Prodi Teknik Industri Program Sarjana

NO NIM NAMA IPK PERINGKAT
1 202208007 Imam Samsul Ma’arif 3.98 1
2 202208006 Galih Tri Chanafi 3.89 2
3 202208002 Anis Fadila Puspitasari 3.87 3

Prestasi sebagai Awal Pengabdian

Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk menerapkan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Bagi para wisudawan berprestasi, capaian akademik menjadi modal penting untuk melangkah ke tahap berikutnya sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Melalui momentum ini, UNIMUGO berharap seluruh lulusan mampu menjadi insan profesional yang berintegritas, menjunjung tinggi nilai-nilai Islami, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

475 LULUSAN RESMI DI WISUDA, UNIMUGO LEPAS GENERASI UNGGUL DAN SIAP BERDAMPAK BAGI MASYARAKAT

Foto Bersama Senat Akademik UNIMUGO dengan Peserta Wisuda usai prosesi wisuda. (Dok.Ft.Humas UNIMUGO)

GOMBONG – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menggelar Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Periode Oktober 2026 pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Auditorium UNIMUGO. Sebanyak 475 lulusan dari berbagai program studi resmi diwisuda sebagai tanda telah menyelesaikan pendidikan dan siap melangkah ke dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.

Wisuda kali ini diikuti lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program diploma, sarjana, hingga profesi. Momentum ini menjadi kebanggaan bagi para lulusan, orang tua, serta seluruh civitas akademika UNIMUGO atas perjuangan dan pencapaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan.

Rektor UNIMUGO Beri Pesan kepada Para Wisudawan

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar menjadikan kelulusan sebagai awal untuk terus berkembang, meningkatkan kompetensi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Para lulusan diharapkan mampu mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah, menjaga integritas, serta membawa nilai-nilai keislaman dalam kehidupan profesional. Selain memiliki kemampuan akademik, lulusan juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, berinovasi, dan menghadapi tantangan dunia kerja dengan penuh tanggung jawab.

Pesan tersebut sejalan dengan komitmen UNIMUGO untuk mencetak lulusan yang unggul, inovatif, Islami, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Amanah Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

Amanah Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah disampaikan oleh Dr. Drs. Immawan Wahyudi, M.Hum. Dalam kesempatan ini, para lulusan diharapkan dapat membawa semangat kemajuan dan nilai-nilai Muhammadiyah dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah diharapkan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pribadi, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan, bangsa, dan negara melalui ilmu pengetahuan, profesionalisme, serta pengabdian.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Kebumen

Sambutan Bupati Kebumen disampaikan oleh Moh. Amirudin, S.IP., M.M., Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kebumen.

Kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Kebumen menjadi bagian dari dukungan terhadap dunia pendidikan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah diharapkan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah serta menjawab kebutuhan masyarakat.

475 Wisudawan dari Berbagai Program Studi

Sebanyak 475 wisudawan berasal dari 11 program studi dengan rincian sebagai berikut:

  • D3 Keperawatan: 34 lulusan
  • Profesi Ners: 61 lulusan
  • S1 Keperawatan: 103 lulusan
  • S1 Farmasi: 66 lulusan
  • Profesi Apoteker: 59 lulusan
  • D3 Kebidanan: 10 lulusan
  • S1 Kebidanan: 71 lulusan
  • Profesi Bidan: 14 lulusan
  • Program Studi Hukum: 17 lulusan
  • S1 Manajemen: 28 lulusan
  • Teknik Industri: 9 lulusan

Keberagaman program studi tersebut menunjukkan kontribusi UNIMUGO dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan, hukum, manajemen, dan teknik industri sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Apresiasi bagi Wisudawan Berprestasi

Selain menjadi momentum kelulusan, wisuda juga menjadi ajang apresiasi bagi mahasiswa yang berhasil meraih prestasi akademik. Sejumlah lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO Tahun Akademik 2025/2026 Periode II memperoleh predikat sebagai wisudawan berprestasi berdasarkan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Beberapa lulusan berhasil meraih IPK hingga 4,00, di antaranya Hanesti Heron dan Umiati dari Program Pendidikan Profesi Ners Reguler B, serta Rizki Nur Azizah dan Rizqina Maulida dari Program Pendidikan Profesi Apoteker.

Prestasi tersebut menjadi bukti kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan. Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi dan kualitas diri.

Melangkah Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi UNIMUGO Periode Oktober 2026 bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh.

Dengan bekal kompetensi, karakter, dan nilai-nilai Islami, para lulusan diharapkan mampu menjadi tenaga profesional yang amanah, berintegritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui wisuda ini, UNIMUGO kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan melahirkan lulusan yang unggul, inovatif, Islami, serta berdampak bagi kemajuan bangsa./TAY

 

Siapkan Kehamilan Sehat Sejak Pranikah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong Gelar Edukasi dan Skrining Gizi di KUA Kuwarasan

KEBUMEN – Persiapan kehamilan yang sehat perlu dimulai sejak sebelum pernikahan. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan pranikah dan skrining status gizi bagi pasangan calon pengantin (catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 13 pasangan calon pengantin.

Kegiatan bertajuk “Persiapan Kehamilan Sehat melalui Edukasi dan Skrining Status Gizi pada Pasangan Calon Pengantin di KUA Kecamatan Kuwarasan” ini dilaksanakan oleh lima mahasiswa, yaitu Beli Yana W., Lili Auliani H., Maudy Nydya D., Nafasati Aurelya P., dan Riski Febrianti, di bawah bimbingan Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasangan calon pengantin mengenai pentingnya menjaga status gizi dan kesehatan sebelum merencanakan kehamilan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah promotif dan preventif untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat serta membangun keluarga yang berkualitas.

Skrining Gizi sebagai Langkah Awal Persiapan Kehamilan

Rangkaian kegiatan meliputi skrining status gizi dan edukasi kesehatan pranikah kepada pasangan calon pengantin. Melalui skrining, peserta memperoleh gambaran awal mengenai kondisi status gizinya sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan sebelum merencanakan kehamilan.

Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola hidup sehat, serta persiapan kehamilan sejak masa prakonsepsi. Penyampaian materi dilakukan agar calon pengantin dapat memahami bahwa kesehatan sebelum kehamilan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan ibu dan calon bayi.

“Persiapan kehamilan sebaiknya tidak hanya dilakukan setelah seorang perempuan dinyatakan hamil. Calon pengantin perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak sebelum kehamilan agar dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik,” ujar Lili Auliani Hakim, perwakilan tim pelaksana.

Tingkatkan Pengetahuan Calon Pengantin melalui Edukasi Kesehatan

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya persiapan kesehatan sejak masa pranikah. Status gizi merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena kondisi gizi sebelum kehamilan berkaitan dengan kesehatan ibu selama kehamilan dan perkembangan janin.

Melalui kegiatan ini, 13 pasangan calon pengantin yang hadir diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi kesehatan, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, serta penerapan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui edukasi dan skrining status gizi, kami berharap calon pengantin semakin memahami bahwa kesehatan perlu dipersiapkan sejak dini. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi pasangan dalam merencanakan kehamilan yang sehat dan membangun keluarga berkualitas,” ungkap Riski Febrianti, perwakilan tim pelaksana.

Peran Mahasiswa dalam Mendukung Keluarga Sehat dan Berkualitas

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan pranikah. Melalui pendekatan edukatif dan pemeriksaan awal, mahasiswa berupaya membantu calon pengantin memperoleh informasi yang bermanfaat dalam mempersiapkan kesehatan sebelum kehamilan.

Dosen pembimbing, Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH, mendampingi pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan edukasi kesehatan secara langsung.

KUA Kecamatan Kuwarasan menjadi lokasi yang strategis untuk pelaksanaan kegiatan karena pasangan calon pengantin dapat dijangkau pada masa persiapan pernikahan. Dengan demikian, edukasi kesehatan diharapkan dapat diberikan pada waktu yang tepat, sebelum pasangan merencanakan kehamilan.

Langkah Awal Menuju Generasi yang Lebih Sehat

Melalui kegiatan edukasi dan skrining status gizi ini, tim pelaksana berharap kesadaran pasangan calon pengantin terhadap pentingnya kesehatan pranikah semakin meningkat. Persiapan yang dilakukan sejak masa prakonsepsi diharapkan dapat mendukung terciptanya keluarga yang sehat, berkualitas, dan lebih siap dalam merencanakan kehamilan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa persiapan pernikahan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan administratif dan kehidupan rumah tangga, tetapi juga mencakup kesiapan fisik dan kesehatan pasangan.

Sehat sebelum menikah, siap merencanakan kehamilan, bersama membangun keluarga berkualitas.

Dokumentasi Kegiatan

Pelaksanaan skrining status gizi pada pasangan calon pengantin di KUA Kecamatan Kuwarasan.

Penyampaian edukasi kesehatan pranikah mengenai gizi seimbang dan persiapan kehamilan sehat.

Interaksi dan diskusi tim pelaksana bersama pasangan calon pengantin.

Foto Bersama tim pelaksana dan peserta kegiatan.

PERKUAT PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI, PRODI S1 TEKNOLOGI INFORMASI UNIMUGO JALANI ASESMEN LAPANGAN AKREDITASI

Suasana Asesemen Lapangan Akreditasi Prodi S1 Teknologi Informasi secara Daring. (Dok.Ft.Humas UNIMUGO)

GOMBONG – Komitmen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas terus diperkuat. Salah satunya melalui Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi S1 Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Humaniora UNIMUGO, yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Asesmen lapangan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akreditasi untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi S1 Teknologi Informasi berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut menghadirkan dua asesor dari LAM INFOKOM, yaitu Dr. Rasim, S.T., M.T. dan Dr. Rinci Kembang Hapsari, S.Si., M.Kom.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan komitmen UNIMUGO untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan universitas yang unggul, inovatif, dan berkemajuan.

Sementara itu, Dr. Rasim, S.T., M.T. selaku Ketua Tim Asesor LAM INFOKOM menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam proses penilaian akreditasi. Proses ini dilakukan untuk melihat kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi penyelenggaraan program studi secara nyata.

Dari Fakultas Sains dan Humaniora, Dekan Ir. Eko Ari Wibowo, M.T. turut menyampaikan kesiapan fakultas dalam mendukung proses asesmen sekaligus pengembangan Program Studi S1 Teknologi Informasi. Dukungan tersebut mencakup peningkatan kualitas pembelajaran, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, serta penguatan kompetensi mahasiswa agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Program Studi S1 Teknologi Informasi sendiri terus diarahkan untuk menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi di UNIMUGO. Perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.

Melalui asesmen lapangan ini, UNIMUGO tidak hanya berupaya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Berbagai masukan dari asesor diharapkan dapat menjadi bahan penguatan bagi Program Studi S1 Teknologi Informasi dalam meningkatkan kualitas akademik dan layanan pendidikan.

Sementara itu, Kaprodi S1 Teknologi Informasi menyampaikan harapan agar proses asesmen ini dapat memberikan evaluasi yang konstruktif bagi program studi. Hasil asesmen diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengembangkan program studi, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperkuat kontribusi S1 Teknologi Informasi UNIMUGO di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Dengan semangat peningkatan mutu secara berkelanjutan, UNIMUGO terus melangkah menghadirkan pendidikan yang unggul, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berdampak bagi masyarakat.

MASTA PMB 2026 UNIMUGO, JADI AWAL MAHASISWA BARU MENGANAL KAMPUS DAN KEHIDUPAN PERGURUAN TINGGI

Prosesi Penyematan Jas Almamater dan Foto Bersama. Dok. Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) melaksanakan Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (MASTA PMB) Tahun Akademik 2026/2027 selama tiga hari, Selasa–Kamis, 29 September–1 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi rangkaian awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan perguruan tinggi, kehidupan akademik, nilai-nilai Kemuhammadiyahan, serta berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di UNIMUGO.

Ketua Panitia MASTA PMB 2026, Tiyan Fathurokhman, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebelum memasuki rangkaian utama MASTA, panitia telah melaksanakan Matrikulasi dan Technical Meeting sebagai bentuk pembekalan dan persiapan mahasiswa baru.

Matrikulasi memberikan gambaran awal mengenai lingkungan perguruan tinggi, proses pembelajaran, kehidupan akademik, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan. Sementara itu, Technical Meeting memberikan pembekalan teknis terkait rangkaian kegiatan MASTA, pembagian kafilah, tata tertib, ketentuan peserta, serta perlengkapan yang harus dipersiapkan.

Setelah melalui kedua tahapan tersebut, mahasiswa baru mengikuti rangkaian utama MASTA selama tiga hari yang meliputi MASTA Universitas, MASTA Ke-IMM-an, dan Ekspo Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Pada hari pertama, MASTA Universitas difokuskan pada pengenalan lingkungan dan kehidupan kampus. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan pimpinan universitas, fakultas, program studi, unit kerja, serta berbagai fasilitas yang tersedia di UNIMUGO.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan akademik dan nonakademik sekaligus membangun interaksi dengan sesama mahasiswa baru.

UNIMUGO Siapkan SDM Unggul dan Berkemaju an

Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih UNIMUGO sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi.

“Selamat kepada adik-adik mahasiswa baru yang telah memilih Universitas Muhammadiyah Gombong untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Rektor menyampaikan bahwa hingga pelaksanaan MASTA PMB 2026, tercatat 1.028 mahasiswa baru yang bergabung di UNIMUGO.

Menurutnya, UNIMUGO terus melakukan berbagai persiapan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mulai dari penataan akademik, kurikulum, sistem pembelajaran, hingga sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

“SDM berkemajuan memiliki beberapa karakter penting, di antaranya akhlak mulia, karakter yang baik, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kemampuan di bidang digital,” jelasnya.

Melalui rangkaian MASTA PMB 2026, UNIMUGO berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami nilai-nilai yang menjadi dasar dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

MASTA menjadi langkah awal untuk membangun mahasiswa yang berkarakter, berilmu, berkemajuan, dan siap berkembang selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Gombong./TAY

 

Translate »