(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

KEBUMEN – Persiapan kehamilan yang sehat perlu dimulai sejak sebelum pernikahan. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan pranikah dan skrining status gizi bagi pasangan calon pengantin (catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 13 pasangan calon pengantin.

Kegiatan bertajuk “Persiapan Kehamilan Sehat melalui Edukasi dan Skrining Status Gizi pada Pasangan Calon Pengantin di KUA Kecamatan Kuwarasan” ini dilaksanakan oleh lima mahasiswa, yaitu Beli Yana W., Lili Auliani H., Maudy Nydya D., Nafasati Aurelya P., dan Riski Febrianti, di bawah bimbingan Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasangan calon pengantin mengenai pentingnya menjaga status gizi dan kesehatan sebelum merencanakan kehamilan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah promotif dan preventif untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat serta membangun keluarga yang berkualitas.

Skrining Gizi sebagai Langkah Awal Persiapan Kehamilan

Rangkaian kegiatan meliputi skrining status gizi dan edukasi kesehatan pranikah kepada pasangan calon pengantin. Melalui skrining, peserta memperoleh gambaran awal mengenai kondisi status gizinya sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan sebelum merencanakan kehamilan.

Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola hidup sehat, serta persiapan kehamilan sejak masa prakonsepsi. Penyampaian materi dilakukan agar calon pengantin dapat memahami bahwa kesehatan sebelum kehamilan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan ibu dan calon bayi.

“Persiapan kehamilan sebaiknya tidak hanya dilakukan setelah seorang perempuan dinyatakan hamil. Calon pengantin perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak sebelum kehamilan agar dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik,” ujar Lili Auliani Hakim, perwakilan tim pelaksana.

Tingkatkan Pengetahuan Calon Pengantin melalui Edukasi Kesehatan

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya persiapan kesehatan sejak masa pranikah. Status gizi merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena kondisi gizi sebelum kehamilan berkaitan dengan kesehatan ibu selama kehamilan dan perkembangan janin.

Melalui kegiatan ini, 13 pasangan calon pengantin yang hadir diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi kesehatan, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, serta penerapan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui edukasi dan skrining status gizi, kami berharap calon pengantin semakin memahami bahwa kesehatan perlu dipersiapkan sejak dini. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi pasangan dalam merencanakan kehamilan yang sehat dan membangun keluarga berkualitas,” ungkap Riski Febrianti, perwakilan tim pelaksana.

Peran Mahasiswa dalam Mendukung Keluarga Sehat dan Berkualitas

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan pranikah. Melalui pendekatan edukatif dan pemeriksaan awal, mahasiswa berupaya membantu calon pengantin memperoleh informasi yang bermanfaat dalam mempersiapkan kesehatan sebelum kehamilan.

Dosen pembimbing, Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH, mendampingi pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan edukasi kesehatan secara langsung.

KUA Kecamatan Kuwarasan menjadi lokasi yang strategis untuk pelaksanaan kegiatan karena pasangan calon pengantin dapat dijangkau pada masa persiapan pernikahan. Dengan demikian, edukasi kesehatan diharapkan dapat diberikan pada waktu yang tepat, sebelum pasangan merencanakan kehamilan.

Langkah Awal Menuju Generasi yang Lebih Sehat

Melalui kegiatan edukasi dan skrining status gizi ini, tim pelaksana berharap kesadaran pasangan calon pengantin terhadap pentingnya kesehatan pranikah semakin meningkat. Persiapan yang dilakukan sejak masa prakonsepsi diharapkan dapat mendukung terciptanya keluarga yang sehat, berkualitas, dan lebih siap dalam merencanakan kehamilan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa persiapan pernikahan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan administratif dan kehidupan rumah tangga, tetapi juga mencakup kesiapan fisik dan kesehatan pasangan.

Sehat sebelum menikah, siap merencanakan kehamilan, bersama membangun keluarga berkualitas.

Dokumentasi Kegiatan

Pelaksanaan skrining status gizi pada pasangan calon pengantin di KUA Kecamatan Kuwarasan.

Penyampaian edukasi kesehatan pranikah mengenai gizi seimbang dan persiapan kehamilan sehat.

Interaksi dan diskusi tim pelaksana bersama pasangan calon pengantin.

Foto Bersama tim pelaksana dan peserta kegiatan.

Translate »