by administrator | Jul 8, 2026 | Berita Terkini

Stop Amputasi! Peserta dan Instruktur foto bersama saat akan melaksanakan kegiatan Workshop Wound Care. Dok. Foto Humas UNIMUGO
Gombong – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul dan profesional melalui penyelenggaraan Two Days Workshop Basic Modern Dressing (Wound Care). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 7–8 Juli 2026, ini merupakan hasil kolaborasi antara DM Wound Care, Pedis Care, dan Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO.
Workshop ini diikuti oleh 58 mahasiswa Program Profesi Ners sebagai upaya meningkatkan kompetensi klinis dalam penatalaksanaan luka modern (modern wound care), yang kini menjadi salah satu keterampilan penting bagi tenaga kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO, Dyah Puji Astuti, MPH. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang keperawatan menuntut lulusan memiliki keterampilan berbasis bukti (evidence-based practice), khususnya dalam penanganan luka.
“Workshop ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik klinis. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan pelayanan kesehatan modern sehingga siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi, Ns. Wuri Utami, M.Kep., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi penguatan kompetensi mahasiswa sebelum terjun secara profesional di berbagai rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, perawatan luka modern telah berkembang sangat pesat dan memerlukan pemahaman yang komprehensif mengenai asesmen luka, pemilihan balutan yang tepat, pencegahan infeksi, hingga percepatan proses penyembuhan luka berdasarkan kondisi pasien.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui pendampingan langsung dari para praktisi yang telah berpengalaman di bidang wound care. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh wawasan sekaligus keterampilan yang dapat diterapkan dalam praktik keperawatan profesional,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Pimpinan DM Wound Care, Ns. Vonny Nurmalya M., M.Kep., WOC(ET)N, menyampaikan bahwa penanganan luka modern tidak hanya berfokus pada proses penyembuhan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup pasien melalui pendekatan yang tepat, aman, dan berbasis perkembangan ilmu terkini.
Ia menjelaskan bahwa tenaga kesehatan perlu memahami karakteristik berbagai jenis luka, teknik asesmen yang akurat, pemilihan dressing yang sesuai, hingga evaluasi hasil perawatan secara berkesinambungan.
“Melalui workshop ini kami berharap peserta memiliki pemahaman yang benar mengenai prinsip-prinsip modern dressing sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” jelasnya.
Hal senada disampaikan oleh Pimpinan Pedis Care, Ns. Ahmad Hasyim W., M.Kep., MN., Sp.Kep.MB., WOC(ET)N. Menurutnya, kompetensi dalam bidang wound care menjadi kebutuhan yang semakin penting, terutama dalam menangani kasus-kasus luka kronis seperti diabetic foot ulcer, pressure injury, maupun berbagai jenis luka lainnya yang memerlukan penanganan khusus.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan penyembuhan luka tidak hanya ditentukan oleh penggunaan balutan modern, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan tenaga kesehatan dalam melakukan asesmen komprehensif, edukasi kepada pasien, serta kolaborasi interprofesi.
“Mahasiswa profesi merupakan calon perawat yang nantinya akan menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali keterampilan yang sesuai dengan standar praktik terkini agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas,” tuturnya.

Peserta prakterk langsung penangan dan perawata luka. Dok.Foto Humas UNIMUGO
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh materi komprehensif mengenai konsep dasar modern wound care, klasifikasi luka, prinsip pemilihan dressing, teknik perawatan luka modern, praktik langsung (hands-on), hingga diskusi kasus klinis yang dipandu oleh para instruktur bersertifikat di bidang wound care.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Selain mendapatkan materi teoritis, mahasiswa juga berkesempatan melakukan praktik langsung menggunakan berbagai jenis balutan modern dengan pendampingan intensif dari narasumber, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih interaktif dan aplikatif.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, UNIMUGO kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan dunia kesehatan. Kolaborasi bersama praktisi profesional menjadi langkah strategis untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap memberikan pelayanan keperawatan terbaik bagi masyarakat.
by administrator | Jul 8, 2026 | Berita Terkini

Pelepasan Mahasiswa KKN Tematik UNIMUGO di Pendopo Kabumian Kebumen. Dok.Foto Humas UNIMUGO
Gombong – Komitmen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dalam menghadirkan pendidikan yang berdampak bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 62 mahasiswa secara resmi dilepas untuk mengabdi di enam desa di Kabupaten Kebumen dengan membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Optimalisasi Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Ekonomi Lokal, dan Peningkatan Kualitas SDM dalam Mewujudkan Desa Berkemajuan Berbasis Inovasi Lintas Disiplin dan Kearifan Lokal,” program KKN akan berlangsung mulai 7 Juli hingga 1 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu Hukum, Manajemen, Teknik Industri, dan Administrasi Rumah Sakit, yang akan berkolaborasi menghadirkan solusi nyata sesuai kebutuhan masyarakat desa.
Prosesi penyerahan mahasiswa KKN dilaksanakan di Pendopo Kabumian, Kabupaten Kebumen, Selasa (7/7/2026). Mahasiswa secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Gombong, Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., M.P.H. Penyerahan tersebut diterima oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Kebumen, Muhsinul Mubarok, S.Pd., M.Si.
Sebanyak 62 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di enam desa yang tersebar di dua kecamatan. Di Kecamatan Pejagoan, mahasiswa akan ditempatkan di Desa Prigi, Desa Kebagoran, dan Desa Peniron. Sementara di Kecamatan Karangsambung, lokasi pengabdian meliputi Desa Kaligending, Desa Banioro, dan Desa Widoro.

Dr. Siti Mutoharoh, MPH Ketua LP2M UNIMUGO pada saat memberikan sambutan pelepasan mahasiswa KKN Tematik untuk 6 Desa di Kabupaten Kebumen. Dok.Foto Humas UNIMUGO
Dalam sambutannya, Dr. Siti Mutoharoh, MPH menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya dalam menjalankan misi pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menjalankan program kerja, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“KKN bukan sekadar melaksanakan program kerja, tetapi bagaimana mahasiswa mampu menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, inovatif dalam pelaksanaannya, berkelanjutan manfaatnya, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus utama KKN tahun ini diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendekatan kolaboratif lintas disiplin. Setiap program yang dirancang diharapkan mampu mengoptimalkan potensi desa dan mengangkat kearifan lokal sebagai kekuatan pembangunan yang berkelanjutan.
“Mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan desa. Dengan demikian, manfaat KKN dapat terus dirasakan meskipun masa pengabdian telah berakhir,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dr. Siti Mutoharoh mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN di Kabupaten Kebumen merupakan bagian dari perluasan jejaring pengabdian UNIMUGO pada tahun 2026. Selain KKN Tematik di Kebumen, UNIMUGO juga mengirimkan mahasiswa pada dua program KKN Internasional, yakni di Hong Kong serta kawasan ASEAN yang meliputi Malaysia dan Singapura. Di tingkat nasional, UNIMUGO turut berpartisipasi dalam KKN Nasional di Kabupaten Malang melalui kolaborasi bersama Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa UNIMUGO tidak hanya menjangkau masyarakat di tingkat lokal, tetapi juga memberikan kontribusi di tingkat nasional hingga internasional sebagai bagian dari implementasi kampus yang berdaya saing global dan berdampak.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Kebumen Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Muhsinul Mubarok, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Muhammadiyah Gombong dalam mendukung pembangunan daerah melalui KKN Tematik Berdampak.
Ia berharap kehadiran mahasiswa mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menggali potensi lokal, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta melahirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui program KKN Tematik Berdampak ini, Universitas Muhammadiyah Gombong kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan lulusan yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta semangat menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
KKN menjadi ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. Dengan semangat “Berdampak untuk Masyarakat”, UNIMUGO terus menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.
by administrator | Jul 7, 2026 | Berita Terkini

Penyerahan Pemotongan Tumpeng dari Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si kepada Wakil Rektor UNIMUGO dan Perwakilan Mahasiswa. Dok.Foto Humas UNIMUGO
Gombong – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menggelar Tasyakuran Milad ke-32 dengan mengusung tema “Bersinergi, Berkinerja, dan Berkemajuan Menuju UNIMUGO Unggul”. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNIMUGO, Senin (6/7/2026), serta dihadiri oleh Badan Pembina Harian (BPH), jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan tamu undangan.
Momentum Milad ke-32 ini menjadi tonggak penting perjalanan UNIMUGO, karena bertepatan dengan lima tahun transformasi status dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong (STIKES Muhammadiyah Gombong) menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong, sejak diterbitkannya Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) pada 5 Juli 2021.
Perjalanan Panjang Menuju Universitas Unggul

Rektor UNIMUGO Prof.Dr.Sofyan Anif, M.Si pada saat sambutan dalam rangka Milad ke-32 UNIMUGO. Dok. Foto Humas UNIMUGO
Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan Milad bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi atas perjalanan panjang institusi dalam memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan, kesehatan, dan masyarakat.
Beliau mengulas sejarah singkat berdirinya UNIMUGO yang berawal dari Akademi Keperawatan (AKPER) Muhammadiyah Gombong pada tahun 1994. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi kesehatan, institusi tersebut berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong, hingga akhirnya bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong pada tahun 2021.
“Perjalanan selama 32 tahun ini menunjukkan bahwa perubahan tidak terjadi secara instan. Semua merupakan hasil dari sinergi, kerja keras, dan komitmen seluruh elemen persyarikatan Muhammadiyah, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra yang terus mendukung kemajuan UNIMUGO,” ungkap Prof. Sofyan Anif.
Tiga Program Strategis Menuju UNIMUGO Unggul
Pada kesempatan tersebut, Prof. Sofyan Anif juga memaparkan sejumlah program strategis yang akan menjadi fokus pengembangan UNIMUGO dalam beberapa tahun mendatang.
- Program Kuliah Perangkat Desa dengan Model Open Payment
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa, UNIMUGO akan menghadirkan Program Kuliah Perangkat Desa dengan skema pembiayaan Open Payment, yaitu sistem pembayaran yang fleksibel sehingga memberikan kemudahan bagi perangkat desa untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya di awal.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam menghadapi tantangan pembangunan dan pelayanan publik yang semakin kompleks.
- Pondok Pesantren Mahasiswa Terintegrasi
UNIMUGO juga terus memperkuat karakter mahasiswa melalui pembangunan Pondok Pesantren Mahasiswa Terintegrasi. Program ini dirancang untuk memadukan pendidikan akademik dengan pembinaan keislaman, kepemimpinan, dan karakter sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.
Dengan konsep tersebut, mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, spiritual, dan kepedulian sosial yang tinggi.
- Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran
Sebagai bagian dari visi besar pengembangan universitas, UNIMUGO juga tengah mempersiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran. Kehadiran fakultas ini diharapkan mampu melengkapi ekosistem pendidikan kesehatan yang selama ini menjadi kekuatan utama UNIMUGO.
Rektor optimistis bahwa dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, cita-cita tersebut dapat segera terwujud sehingga memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis yang profesional dan berkarakter Islami.
Rangkaian Milad Libatkan Sivitas Akademika dan Masyarakat
Wakil Rektor IV UNIMUGO, Ns. Dadi Santoso, M.Kep., Ph.D., menjelaskan bahwa peringatan Milad tahun ini tidak berhenti pada kegiatan tasyakuran semata.
Menurutnya, rangkaian kegiatan telah disusun dengan melibatkan berbagai unsur sivitas akademika maupun masyarakat luas melalui berbagai kompetisi dan kegiatan sosial.
“Setelah pembukaan Milad ini, akan dilaksanakan berbagai lomba baik yang bersifat internal maupun eksternal. Harapannya, rangkaian Milad tidak hanya menjadi ajang kebersamaan keluarga besar UNIMUGO, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” jelasnya.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kreativitas, sportivitas, kolaborasi, sekaligus mempererat hubungan antara UNIMUGO dengan sekolah, mitra, dan masyarakat.
Simbol Syukur atas Perjalanan 32 Tahun
Suasana tasyakuran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 32 tahun pengabdian UNIMUGO di dunia pendidikan.
Momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, dukungan Persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah, mitra, alumni, dan masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepada UNIMUGO.
Menguatkan Sinergi untuk Masa Depan
Mengusung tema “Bersinergi, Berkinerja, dan Berkemajuan Menuju UNIMUGO Unggul”, Milad ke-32 menjadi komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas kinerja, serta menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Di usia yang ke-32, UNIMUGO terus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang berkembang pesat dengan semangat unggul dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Dengan berbagai program strategis yang tengah dipersiapkan, UNIMUGO optimistis mampu melahirkan lulusan yang profesional, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap menjadi bagian dari solusi bagi pembangunan bangsa.
“Milad ke-32 bukanlah titik akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah lebih jauh. Bersama seluruh sivitas akademika dan para mitra, UNIMUGO siap bersinergi, meningkatkan kinerja, dan terus berkemajuan menuju Universitas Muhammadiyah yang unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.”
by administrator | Jul 7, 2026 | Berita Terkini

Pelepasan Jamaah Umroh Karyawan UNIMUGO dari BPH dan Rektor UNIMUGO. Dok. Foto Humas UNIMUGO
Gombong – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan apresiasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan spiritual bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan melalui kegiatan Pelepasan Jamaah Umroh UNIMUGO 1448 H/2026 M. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat UNIMUGO dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Badan Pembina Harian (BPH), karyawan.
Program umroh ini merupakan salah satu bentuk penghargaan dan perhatian UNIMUGO kepada karyawan yang telah memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik dalam mendukung kemajuan institusi. Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kegiatan yang ditandai dengan penyerahan dokumen keberangkatan kepada para jamaah.
Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menyampaikan bahwa program umroh merupakan bentuk komitmen universitas dalam memberikan penghargaan kepada karyawan yang telah mengabdikan diri bagi kemajuan UNIMUGO.
“Program umroh ini adalah program yang dipersembahkan khusus untuk karyawan UNIMUGO sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan. Kami berharap perjalanan ibadah ini menjadi pengalaman spiritual yang membawa keberkahan, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar UNIMUGO untuk terus berkarya dengan penuh keikhlasan.”
Prof. Sofyan Anif juga berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci, serta kembali ke Indonesia dengan memperoleh predikat umroh yang mabrur.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UNIMUGO yang diwakili oleh Joko Purnomo, M.M., menyampaikan bahwa ibadah umroh merupakan nikmat dan amanah yang patut disyukuri.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memperbanyak ibadah, menjaga nama baik UNIMUGO, serta mendoakan agar universitas terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan. Selain beribadah untuk diri sendiri dan keluarga, mohon kiranya turut mendoakan kemajuan UNIMUGO agar senantiasa diberikan keberkahan, kemudahan, dan mampu mencetak generasi yang unggul serta berakhlak mulia.”
Mewakili para jamaah, Podo Yuwono, M.Kep., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan UNIMUGO atas kesempatan yang diberikan. Kami berempat diantaranya, saya, Ns. Ernawati, M.Kep., Ns. Tri Sumarsih, MNS dan Ns. Rina Saraswati, M.Kep yang insha Allah akan melaksanakan ibadah Umroh di tanah suci.
Menurutnya, program umroh ini menjadi bentuk perhatian nyata institusi kepada karyawan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan karier, tetapi juga pembinaan spiritual.
“Kami merasa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pimpinan UNIMUGO atas kepercayaan serta kesempatan yang luar biasa ini. Insyaallah kami akan menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya, menjaga amanah yang diberikan, serta tidak lupa mendoakan kemajuan UNIMUGO agar semakin maju, unggul, dan membawa manfaat bagi masyarakat.”
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan setiap rangkaian ibadah di Tanah Suci, serta kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi keluarga, institusi, dan lingkungan sekitar.
Melalui program ini, UNIMUGO kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik dan profesionalisme sumber daya manusia, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pembinaan nilai-nilai spiritual. Program umroh karyawan diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian dalam mewujudkan UNIMUGO sebagai perguruan tinggi unggul, Islami, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.
by administrator | Jun 28, 2026 | Berita Terkini

Laga Final Manafera Fest 2026! MAN 2 Yogyakarta dan SMK NU Ma’arif Sumpiuh adu skill di Lapangan. Dok. Humas UNIMUGO
Gombong – Himpunan Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) sukses menyelenggarakan MANAFERA FUTSAL CUP 2026 pada 27–28 Juni 2026.
Turnamen ini diikuti oleh 24 tim futsal pelajar SMA/SMK/MA sederajat dari Jawa Tengah dan DIY. Hal ini menjadi ajang pembuktian bakat para pelajar sekaligus membuka peluang emas bagi mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi melalui jalur prestasi.
Apresiasi Beasiswa untuk Sang Juara
Turnamen futsal Manafera Fest 2026 melahirkan jawara baru setelah kompetisi sengit di lapangan. Berdasarkan data resmi panitia, berikut adalah daftar juara turnamen:
- Juara 1: MAN 2 Yogyakarta
- Juara 2: SMK Ma’arif NU Sumpiuh
- Juara 3: MAN 1 Wonosobo
Sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap kerja keras para atlet muda, UNIMUGO memberikan hadiah fantastis berupa beasiswa kuliah senilai jutaan rupiah. Beasiswa ini berupa potongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar 15% yang berlaku untuk program studi di Fakultas Sains dan Humaniora (FSH) maupun program studi di Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK).
Sambutan dan Dukungan Pimpinan Universitas
Acara ini mendapat dukungan penuh dari jajaran rektorat. Saat pembukaan, Wakil Rektor III Bidang AIK, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Ns. Ike Mardiati Agustin, M.Kep., Sp.Kep.Jiwa, hadir menyampaikan sambutan hangat dari Rektor UNIMUGO.
Apresiasi juga datang dari Dekan Fakultas Sains dan Humaniora, Ir. Eko Ari Wibowo, M.T. Dalam pidatonya, beliau memberikan selamat secara khusus kepada MAN 2 Yogyakarta yang berhasil membawa pulang piala utama.
“Selamat kepada MAN 2 Yogyakarta atas pencapaian luar biasa ini. Bagi SMK Ma’arif NU Sumpiuh di posisi kedua dan MAN 1 Wonosobo di posisi ketiga, jangan berkecil hati. Jadikan hasil ini sebagai batu loncatan. Teruslah berlatih, jaga sportivitas, dan ingat bahwa pintu UNIMUGO selalu terbuka lebar bagi para juara untuk menggapai masa depan lewat jalur beasiswa,” pesan Ir. Eko Ari Wibowo.
Kerja Keras di Balik Layar Manafera Fest
Kesuksesan festival digital dan olahraga ini tidak lepas dari sinergi Program Studi Manajemen dan Himpunan Mahasiswa. Kepala Program Studi Manajemen, Wisanggeni Bagus Anggoro, M.M., menyatakan rasa bangganya atas antusiasme peserta yang luar biasa. Beliau berharap ajang ini dapat mengenalkan esensi manajemen modern yang adaptif di era digital kepada para siswa SMA/SMK sederajat.
Senada dengan hal tersebut, Pembimbing Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen (HMPM), Tiyan Fathurokhman, M.M., memuji kerja keras seluruh panitia yang mampu mengemas acara dengan profesional. Sementara itu, Ketua Panitia Manafera Fest 2026, Sarif Alfarizki (Mahasiswa Prodi Manajemen Angkatan 2024), mengungkapkan bahwa festival ini dirancang untuk menyatukan kreativitas, digitalisasi, dan semangat kompetisi yang sehat di kalangan remaja.

Penyerahan Trophy Kejuaraan dan Simbolis Beasiswa dari UNIMUGO. Dok. Foto Humas UNIMUGO
Tangis Haru dan Kebanggaan Sang Juara
Rasa syukur mendalam terpancar dari raut wajah tim penentu kemenangan. Perwakilan tim futsal MAN 2 Yogyakarta, Ari Danis Putra, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas capaian Juara 1.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT atas kemenangan ini. Latihan keras kami selama ini terbayar lunas. Kami juga sangat berterima kasih kepada UNIMUGO yang sudah menghargai keringat kami dengan hadiah beasiswa kuliah. Ini adalah motivasi besar bagi kami semua untuk terus berprestasi,” ungkap Ari penuh semangat.
Dengan selesainya Manafera Fest 2026, UNIMUGO kembali membuktikan perannya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga menjadi wadah apresiasi bagi talenta-talenta muda berbakat di tanah air.
by administrator | Jun 26, 2026 | Berita Terkini

Foto Bersama Usai Kegiatan Kunjungan di UNIMUGO. Dok. Humas UNIMUGO
GOMBONG UNIMUGO – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai perguruan tinggi yang menjadi rujukan dalam pengembangan tata kelola institusi. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, di Ruang Rapat BPH Lantai 2 Gedung Rektorat UNIMUGO.
Rombongan BPH Universitas Muhammadiyah Banjarmasin disambut langsung oleh Ketua BPH UNIMUGO Ir. H. M. Yahya Fuad, S.E. bersama Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Anggota BPH UNIMUGO serta para Wakil Rektor UNIMUGO.

Ketua BPH UNIMUGO Ir. H. M.Yahya Fuad, S.E dalam penyampaian program kerja di UNIMUGO. Dok. Humas UNIMUGO
Dalam sambutannya, Ketua BPH UNIMUGO, Ir. H. M. Yahya Fuad, S.E., menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA).
“Kunjungan seperti ini menjadi momentum yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta membangun kolaborasi dalam mewujudkan kemajuan PTMA yang berdaya saing,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., memaparkan berbagai capaian dan strategi pengembangan universitas, mulai dari peningkatan mutu akademik, tata kelola perguruan tinggi, penguatan sumber daya manusia, hingga kolaborasi strategis dengan berbagai mitra.
Menurutnya, kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas akademik, tetapi juga didukung oleh tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.
Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar UNIMUGO. Ia berharap kunjungan kerja ini dapat menjadi sarana belajar bersama dalam mengembangkan tata kelola institusi yang semakin unggul.
Hal senada juga disampaikan Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang menaruh perhatian terhadap sistem tata kelola yang diterapkan di UNIMUGO maupun di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Menurutnya, berbagai praktik baik yang telah diterapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kelembagaan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan berbagai sesi berbagi pengalaman mengenai penguatan kelembagaan, tata kelola organisasi, pengembangan layanan pendidikan tinggi, serta sinergi antara perguruan tinggi dengan rumah sakit pendidikan dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan diajak berkeliling meninjau berbagai fasilitas kampus UNIMUGO dan melihat secara langsung pelayanan serta pengembangan di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Kegiatan kemudian diakhiri dengan ramah tamah dan makan siang bersama sebagai wujud mempererat ukhuwah serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
Melalui kunjungan kerja ini, UNIMUGO kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang terus berkembang, terbuka terhadap kolaborasi, serta menjadi mitra strategis dalam berbagi praktik terbaik guna mendukung kemajuan pendidikan tinggi Muhammadiyah di Indonesia./TAY