Gombong – Universitas Muhammadiyah Gombong terus memperkuat langkah besar menuju institusi pendidikan yang unggul dan berdaya saing global. Melalui sebuah forum strategis yang digelar pada Selasa, 28 April 2026, UNIMUGO menghadirkan ruang inspiratif guna meneguhkan arah transformasi menuju kampus yang adaptif, inovatif, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengaruh, yakni Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum dari Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Prof. Dr. Agus Setyo Muntohar, Ph.D dari Dewan Eksekutif BAN-PT serta Kepala LLDIKTI VI Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd, Ketiga narasumber memberikan perspektif strategis terkait peningkatan mutu perguruan tinggi serta penguatan daya saing di era globalisasi.
Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Sofian Anif menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan berkelanjutan.
“Perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan global yang sangat cepat. Oleh karena itu, UNIMUGO terus berupaya memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, serta tata kelola institusi agar mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa tujuan utama diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk menyelaraskan visi dan strategi pengembangan kampus dengan standar mutu nasional dan global. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana refleksi sekaligus akselerasi bagi seluruh sivitas akademika dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di masa depan.
“Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya berbicara tentang mutu secara administratif, tetapi juga tentang arah masa depan UNIMUGO—bagaimana kita bertransformasi, berinovasi, dan terus meningkatkan daya saing,” tambahnya.
Rektor juga berharap melalui kegiatan ini akan lahir gagasan-gagasan strategis yang mampu mendorong percepatan pencapaian visi UNIMUGO sebagai perguruan tinggi unggul.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi titik awal penguatan komitmen bersama untuk terus berbenah dan berinovasi. Dengan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen kampus, kami optimis UNIMUGO mampu tampil sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga berdaya saing global,” pungkasnya.
Melalui forum ini, UNIMUGO menegaskan bahwa langkah menuju keunggulan dimulai dari visi yang kuat, strategi yang tepat, serta komitmen bersama untuk terus bergerak maju menghadapi dinamika global yang semakin kompetitif.
Transformasi Menuju Perguruan Tinggi Unggul Bersaya Saing Global
Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd menyampaikan materi strategis bertajuk “Enam Pilar Strategi Unggul”. Dok Foto Humas UNIMUGO
Dalam upaya mendorong kemajuan institusi menuju daya saing global, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd menyampaikan materi strategis bertajuk “Enam Pilar Strategi Unggul” sebagai fondasi transformasi berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Adapun enam pilar utama yang menjadi fokus penguatan meliputi:
Transformasi Kurikulum & Pembelajaran
Penyesuaian kurikulum yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman serta dunia industri, disertai metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi.
Penguatan Riset & Inovasi
Mendorong peningkatan kualitas penelitian yang produktif, kolaboratif, serta berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak
Menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya seremonial, tetapi memberikan dampak nyata, berkelanjutan, dan solutif bagi masyarakat luas.
Digitalisasi & Tata Kelola Modern
Implementasi sistem digital dalam tata kelola institusi guna menciptakan layanan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Pengembangan SDM & Kepemimpinan
Peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang unggul, profesional, serta berkarakter, disertai kepemimpinan yang visioner dan adaptif.
Internasionalisasi & Jejaring Global
Memperluas kerja sama internasional, mobilitas akademik, serta jejaring global untuk meningkatkan reputasi dan daya saing institusi di tingkat dunia.
Prof. Dr. Agus Muntoha, Ph.D menyampaikan materi strategis terkait Akreditasi Perguruan Tinggi 4.1 dan Akreditasi Program Studi 5.1. Dok Fot Humas UNIMUGO
Prof. Dr. Agus Muntoha, Ph.D menyampaikan materi strategis terkait Akreditasi Perguruan Tinggi 4.1 dan Akreditasi Program Studi 5.1. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya transformasi tata kelola mutu yang berkelanjutan, berbasis pada luaran (outcome), serta selaras dengan standar nasional dan internasional.
Lebih lanjut, Prof. Agus menjelaskan bahwa skema Akreditasi Perguruan Tinggi 4.1 menuntut institusi untuk mampu menunjukkan kinerja komprehensif dalam aspek tridharma, tata kelola, serta capaian luaran yang terukur. Sementara itu, pada Akreditasi Program Studi 5.1, fokus penilaian tidak hanya pada pemenuhan dokumen, tetapi juga pada implementasi sistem penjaminan mutu internal yang konsisten, relevansi kurikulum, serta daya saing lulusan di dunia kerja.
Melalui materi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami arah kebijakan terbaru dalam sistem akreditasi, serta mampu mempersiapkan strategi yang tepat dalam meningkatkan kualitas institusi dan program studi secara berkelanjutan.
Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Menuju Perguruan Tinggi Unggul Berdaya Saing Global” yang menyoroti pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan pendidikan tinggi di era globalisasi. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya berorientasi pada aspek akademik semata, tetapi juga harus adaptif, inovatif, dan responsif terhadap dinamika perkembangan zaman.
Lebih lanjut, Prof. Harun menekankan bahwa transformasi menuju perguruan tinggi unggul harus dimulai dari penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, internasionalisasi menjadi salah satu kunci penting, baik melalui kolaborasi global, pertukaran akademik, maupun publikasi ilmiah bereputasi.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menggarisbawahi pentingnya budaya mutu yang terintegrasi di seluruh lini institusi, didukung oleh pemanfaatan teknologi digital sebagai enabler utama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan pendidikan. Dengan langkah transformasi yang terarah dan berkelanjutan, perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing global, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.
HMPM UNIMUGO DAN HMM UNIMMA foto bersama usai melaksanakan kegiatan. Dok. Foto Istimewa
GOMBONG – Sebanyak 35 mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terjun langsung ke lapangan untuk membedah dapur strategi UMKM di Magelang.
Bukan sekadar kunjungan biasa, kolaborasi dua kampus ini bertujuan untuk menguji teori manajemen yang mereka pelajari di kelas dengan realita keras di dunia usaha. Fokus kajian mereka tertuju pada salah satu UMKM khas Magelang yang tengah berjuang di tengah kepungan kompetitor oleh-oleh dan produsen slondok senior.
Realita Lapangan: Kalah Pamor dari Pemain Lama Berdasarkan hasil observasi, mahasiswa menemukan tantangan besar yang dihadapi pelaku usaha lokal. Meski memiliki potensi besar dalam penjualan camilan dan kebutuhan harian, UMKM ini dinilai belum mampu mendominasi pasar.
“Kami melihat ada celah besar yang harus ditutup. Pesaing lama sudah lebih dulu mencuri perhatian konsumen dengan variasi produk slondok yang lebih beragam serta promosi media sosial yang sangat agresif,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa di sela kegiatan.
Selain faktor keragaman produk, mahasiswa menyoroti aspek visual toko dan aksesibilitas lokasi kompetitor yang jauh lebih memikat mata pelanggan.
Inovasi Digital Jadi Kunci Penyelamat Menanggapi temuan tersebut, para mahasiswa sepakat bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Mereka memberikan masukan konstruktif agar UMKM binaan mulai memperkuat branding digital dan menciptakan inovasi produk agar tidak sekadar menjadi “pengikut” di pasar.
Dari perspektif manajemen, tim menyarankan penguatan loyalitas pelanggan dan peningkatan kualitas layanan sebagai senjata utama untuk merebut hati konsumen dari para pesaing.
Sinergi Pendidikan dan Industri Kegiatan kolaboratif antara UNIMUGO dan UNIMMA ini membuktikan komitmen kedua institusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori, tetapi juga peka terhadap dinamika bisnis modern.
Diharapkan, masukan dari para calon manajer muda ini dapat menjadi amunisi baru bagi pelaku UMKM di Magelang untuk naik kelas dan tampil lebih kompetitif di tengah ketatnya persaingan industri kreatif dan kuliner.
Gombong – Sebuah capaian prestisius diraih oleh dunia pendidikan Kebumen. Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., yang merupakanRektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), secara resmi terpilih menjadi anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk periode 2026–2031.
Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Pleno Khusus Senat Akademik UGM di Yogyakarta pada Jumat (24/4). Prof. Sofyan Anif terpilih dari unsur Tokoh Muhammadiyah setelah melalui rangkaian seleksi ketat dan uji publik.
Terpilihnya Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si dinilai sebagai langkah strategis bagi UGM dalam memperkuat jejaring akademis lintas perguruan tinggi. Pengalaman beliau dalam memimpin universitas dan kontribusinya bagi dunia pendidikan nasional utamanya di Muhammadiyah diharapkan dapat memberikan perspektif segar dalam arah kebijakan UGM lima tahun ke depan.
Dalam keterangannya, pihak UNIMUGO menyampaikan rasa bangga atas amanah baru yang diemban oleh sang Rektor. Hal ini membuktikan bahwa dedikasi akademisi dari Gombong diakui di level nasional oleh universitas peringkat teratas di Indonesia.
MWA UGM sendiri merupakan badan tertinggi di universitas yang memiliki peran krusial, di antaranya menetapkan kebijakan umum, mengangkat dan memberhentikan rektor, serta melakukan pengawasan terhadap pengelolaan universitas.
Pandangan Mengenai Peran MWA:
Setelah resmi ditetapkan sebagai anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. menyampaikan beberapa pandangan strategis dan harapannya untuk masa depan dunia pendidikan diantaranya;
Pengawal Kebijakan & Strategi: beliau melihat MWA sebagai organ yang berfungsi menetapkan kebijakan umum serta mengawasi arah pengembangan universitas agar tetap sejalan dengan visi institusi.
Representasi Stakeholder: Beliau menekankan pentingnya komposisi MWA yang beragam—terdiri dari tokoh masyarakat, alumni, dan pakar—untuk memastikan universitas memiliki koneksi yang kuat dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Penjaga Budaya Mutu: Dalam konteks Muhammadiyah, peran MWA mencakup pengawasan terhadap implementasi Total Quality Management (TQM), sebuah prinsip yang beliau yakini dapat membawa kampus menuju akreditasi “Unggul”
Pertemuan silaturahmi untuk event panahan nasional. Dok. Foto Humas UNIMUGO
Gombong – (17/04) Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menerima kunjungan dari Ketua PanahMu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam rangka penjajakan kerja sama penyelenggaraan event panahan tingkat nasional yang direncanakan akan digelar di UNIMUGO.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor UNIMUGO beserta jajaran pimpinan universitas di lingkungan kampus. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan fokus pembahasan pada pengembangan olahraga panahan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si menyambut baik inisiasi kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan event panahan tingkat nasional ini sejalan dengan komitmen UNIMUGO dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, khususnya di bidang olahraga.
“UNIMUGO sangat terbuka terhadap kolaborasi positif seperti ini. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi, dakwah, serta pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga panahan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rektor UNIMUGO berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak luas, baik bagi civitas akademika maupun masyarakat, serta mampu mengangkat nama UNIMUGO di tingkat nasional melalui penyelenggaraan event yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua PanahMu PP Muhammadiyah dr. Mohammad Maezi menyampaikan apresiasi kepada Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), khususnya UNIMUGO, yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan olahraga panahan dalam skala nasional.
Ia menegaskan bahwa panahan bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga memiliki nilai historis dan spiritual dalam Islam, sehingga sangat relevan untuk dikembangkan di lingkungan Muhammadiyah.
“Kami sangat mengapresiasi langkah UNIMUGO dalam menginisiasi event ini. Harapannya, ke depan kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin berskala nasional, sekaligus sebagai wadah untuk menyelaraskan dan mengembangkan olahraga panahan di lingkungan Muhammadiyah maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya sinergi yang kuat antara UNIMUGO dan PanahMu dalam menghadirkan kegiatan yang inspiratif, kompetitif, serta berdampak positif bagi pengembangan olahraga panahan di Indonesia.
Foto bersama usai pembukaan ofline kegiatan Jobfair dan Baitul Arqam Purna Studi Tahun 2026. Dok. Foto Humas UNIMUGO
Gombong – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menyelenggarakan kegiatan strategis bagi calon alumninya melalui Baitul Arqam dan Job Fair Purna Studi Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara blended (offline–online) selama tiga hari, dimulai pada Rabu, 8 April 2026 secara daring, serta dilanjutkan secara luring pada Kamis–Jum’at, 9–10 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si, Wakil Rektor III Dr. Ns. Ike Mardiati Agustin, M.Kep., Sp.J., Wakil Rektor IV Ns. Dadi Santoso, M.Kep., Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Diah Astutiningrum, M.Kep., Wakil Dekan FIKES Dyah Puji Astuti, MPH, Kaprodi Kebidanan Program Sarjana Bdn. Adinda Putri Sari Dewi, M.Keb., Kaprodi Farmasi Program Sarjana Tri Cahyani, M.Farm., Ketua LPPIK UNIMUGO Sawiji Amani, M.Sc., Ph.D, serta diikuti oleh 151 peserta yang merupakan mahasiswa purna studi/calon alumni UNIMUGO 2026.
Baitul Arqam Purna Studi Mahasiswa merupakan kegiatan pembinaan ideologis dan spiritual yang diselenggarakan bagi mahasiswa tingkat akhir sebagai bekal sebelum memasuki dunia pasca kampus. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), sekaligus membentuk karakter lulusan yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki semangat berkemajuan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Muhromim, M.Farm menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 151 orang, yang terdiri dari 96 mahasiswa Pendidikan Profesi Ners, 43 mahasiswa Pendidikan Profesi Apoteker, 10 mahasiswa Farmasi Program Sarjana, 1 mahasiswa Keperawatan Program Diploma, dan 1 mahasiswa Kebidanan Program Sarjana. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia seperti Papua, NTB, Kalimantan, dan Sumatera.
Ia juga menambahkan bahwa sebanyak 15 calon alumni dari Program Studi DIII Keperawatan dan Profesi Ners telah mengikuti rangkaian rekrutmen di RS IZZA Karawang dan dinyatakan lolos tahap administrasi serta akan melanjutkan ke proses seleksi berikutnya. “Harapannya, sebelum wisuda para lulusan sudah mendapatkan pekerjaan, salah satunya di RS IZZA Karawang,” ungkapnya.
Sambutan Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si pada Kegiatan Baitul Arqam dan Jobfair Purna Studi Tahun 2026. Dok. Foto Humas UNIMUGO
Sementara itu, Rektor UNIMUGO Prof. Sofyan Anif, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para calon alumni yang telah lulus Uji Kompetensi (UKOM) serta berpartisipasi dalam kegiatan Baitul Arqam dan Job Fair ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki karakter dan nilai keislaman yang kuat.
“Harapannya, para lulusan UNIMUGO mampu menjadi tenaga profesional yang unggul, berintegritas, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan target ke depan agar lulusan UNIMUGO dapat terserap secara optimal di dunia kerja, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan rekognisi lulusan di berbagai sektor industri kesehatan.
Rangkaian Kegiatan Baitul Arqam dan Job Fair:
Adapun materi dalam kegiatan Baitul Arqam meliputi Faham Agama Muhammadiyah oleh Muhammad Zuhron Arofi, M.Pd.I., Risalah Islam Berkemajuan oleh Muslim Fikri, M.Si., Muhammadiyah sebagai Gerakan Ilmu Amaliah dan Amal Ilmiah oleh Dodok Sartono, M.M., serta Etos Kerja Kader Muhammadiyah oleh Mintaraga Eman Surya, Lc., M.A.
Selain itu, kegiatan Job Fair menghadirkan berbagai mitra kerja sama, di antaranya Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen, LPK Bahana Inspirasi Muda Bandung, sharing inspirasi oleh alumni Endar Pambudi, S.Kep., Ns yang berkarier di Jepang, RS IZZA Karawang, RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS PKU Muhammadiyah Sruweng, RSU Permata Medika Kebumen, LPK Timur Jaya Lestari, serta organisasi profesi DPD PPNI Kebumen dan IAI Kebumen.
Melalui rangkaian materi, diskusi, dan refleksi yang mendalam, peserta diajak untuk meneguhkan komitmen keislaman, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai profesionalisme yang selaras dengan ajaran Islam. Baitul Arqam Purna Studi ini juga menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran calon alumni sebagai kader persyarikatan dan agen perubahan di tengah masyarakat.
Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan para lulusan UNIMUGO mampu menjadi insan yang tidak hanya unggul secara akademik dan kompetitif di dunia kerja, tetapi juga kokoh dalam nilai, berjiwa sosial, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang berkemajuan./Tay
Sambutan Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si (Bendahara PWM Jateng dan Rektor UNIMUGO) pada saat kegiatan Halal Bihalal di Kediaman Ketua PWM Jawa Tengah Dr. Tafsir, M.Ag. Dok.Foto Istimewa
Kebumen – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan di kediaman Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dr. Tafsir, M.Ag, di Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, pada Selasa, 1 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen, Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), perwakilan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. Dahlan Rais, M.Hum, serta tamu undangan dan tokoh masyarakat sekitar. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah khidmat dan makna dari momentum silaturahmi pasca Idul Fitri ini.
Acara diawali dengan sambutan dari tuan rumah, Irfangi, M.Pd, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah Ramadan.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Prof. Sofyan Anif, M.Si selaku perwakilan PWM Jawa Tengah sekaligus Rektor UNIMUGO. Ia menekankan pentingnya hikmah silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, silaturahmi tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi sarana untuk saling mengenal, memahami, dan memperkuat sinergi antar elemen umat.
Sementara itu, Drs. Ahmad Dahlan Rais dalam sambutannya mewakili PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi khas yang melengkapi perayaan Idul Fitri. Momentum ini menjadi sarana untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.
Kegiatan semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Abduh Hisyam. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema budaya silaturahmi yang telah mengakar di masyarakat. Ia mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi silaturahmi sebagai bagian dari nilai luhur yang mampu memperkuat persatuan dan keharmonisan sosial.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat Idul Fitri tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat./Tay