(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

RESMI DILANTIK JADI REKTOR UNIMUGO, PROF. DR. SOFYAN ANIF., M.SI TARGETKAN UNIMUGO UNGGUL

Pengukuhan Rektor UNIMUGO Prof. Dr.Sofyan Anif, M.Si oleh Ketua Majelis Diktilitbang Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. Dok foto humas UNIMUGO

 

Gombong UNIMUGO – Dua Amal Usaha milik Muhammadiyah di Kabupaten Kebumen, Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan RS PKU Muhammadiyah Gombong resmi memiliki pemimpin baru.

Pelantikan Rektor UNIMUGO dan pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk masa jabatan 2025-2029 berlangsung secara khidmat pada Senin, 8 Desember 2025 di Auditorium UNIMUGO.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir M.Si. Turut hadir Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiadi M.Si, Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH Tafsir M.Ag, Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo, M.M, Ketua PCM Gombong Ir. H.M. Fuad Yahya, S.E, Rektor PTMA se-Jawa Tengah, Direktur RS PKU Muhammadiyah se-Kabupaten Kebumen, serta Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Hanif, M.Si mengucapkan terima kasih kepada PP Muhammadiyah, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, PWM, PDM dan PCM Gombong atas kepercayaannya kepada saya untuk berjuang di UNIMUGO.

Mendasar pengalamannya pada saat memimpin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Sofyan Anif berkomitmen menerapkan teori manajemen pendidikan modern Total Quality Management (TQM) di UNIMUGO.

Pada teori TQM, kami meyakini bahwa proses jauh lebih penting daripada input,” tegasnya. Untuk itu, beliau menekankan penguatan proses dengan membangun budaya mutu dan kualitas di semua program studi.

Menurutnya, ada tiga syarat utama dalam TQM yang akan diterapkan. “Seluruh pimpinan, dari Rektor hingga pimpinan program studi, harus memiliki visi dan misi yang seragam,” jelasnya.

Hal pendukung yang lain adalah sinergi, tidak boleh ada beda arah atau berseberangan antara Rektor, Wakil Rektor, dan Dekan.

Sambutan Bupati Kebumen Dra. Hj. Lilis Nuryani pada saat pelantikan rektor UNIMUGO. Akan Mendukung penuh dari Pemerintah untuk UNIMUGO. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kebumen

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk kesekian kalinya di UNIMUGO.

Beliau menegaskan, UNIMUGO dan RS PKU Muhammadiyah Gombong merupakan dua amal usaha Muhamamdiyah dibidang pendidikan dan kesehatan yang menjaga martabat manusia melalui ilmu dan pelayanan kesehatan.

Bupati Lilis juga menyampaikan selamat kepada rektor dan direksi yang baru dilantik. “Selamat kepada Prof. Dr. Sofyan Anif dan dr. Desatya Rossa Amygha, M.M. Kami yakin di tangan beliau, dengan kerja sama yang baik bersama BPH dan Persyarikatan, UNIMUGO bisa terus maju dan segera punya Fakultas Kedokteran,” harapnya seraya menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kebumen.

“UNIMUGO telah menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Kebumen dan wilayah sekitar. Di sini lahir calon perawat, bidan, apoteker, tenaga kesehatan, insan industri, dan pemimpin masa depan,” ujar Bupati Lilis.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada PCM Gombong yang baru saja meraih predikat best of the best PCM se-Indonesia di Banjarmasin, serta mengapresiasi keberhasilan RS PKU Muhammadiyah Gombong Group yang kini menaungi lima rumah sakit yang tersebar di empat kabupaten (Kebumen, Banyumas, Cilacap, dan Purworejo).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si pada saat Tauziah Pelantikan Rektor UNIMUGO Masa Jabatan 2025 – 2029. Dok. Foto Humas UNIMUGO

Haedar Nashir Tekankan Kolaborasi dan Solusi Masalah

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan bahwa rumah sakit dan universitas adalah dua program utama Muhammadiyah yang telah berjalan puluhan tahun.

Beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan strategis antara pemerintah dan komponen bangsa dalam membangun Indonesia, tidak bisa bergerak sendiri-sendiri.

Beliau juga menegaskan semangat Persyarikatan untuk terus berkiprah dalam pendidikan dan kesehatan untuk semakin berkualitas, mengingat rendahnya daya saing dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia.

“Demi usaha memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, ini memerlukan gerak yang semakin maju,” kata Haedar Nashir.

Mengutip konsep Nexus, Haedar Nashir menyebut siapa yang menguasai jaringan informasi dan kolaborasi, ia akan menguasai dunia. Terkait kesulitan dan kendala dalam pembangunan atau hal apapun, termasuk bencana di Sumatera, Haedar Nashir meminta agar semua pihak fokus pada solusi.

Ia menyerukan agar lembaga pendidikan dan kesehatan melahirkan sumber daya manusia yang mampu menyelesaikan masalah, dengan memecahkan masalah yang sedang terjadi sembari mengevaluasi proses jangka panjang mengapa masalah tersebut terjadi.

“Kalau setiap ada masalah kita terus saling menyalahkan, kita akan kehilangan momentum untuk memecahkan masalah itu sendiri,” tegasnya.

Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagi keberkahan melalui penyerahan 1.500 paket sembako kepada penerima manfaat di Gombong dan sekitarnya sebagai wujud kepedulian sosial Muhammadiyah.(TAY)

 

 

MUNAS AIPNEMA KE-6, PROF. DR. SOFYAN ANIF TEKANKAN PERAWAT BERDAMPAK

Foto Bersama Ketua AIPNEMA dengan Bupati Kebumen dan Peserta AIPNEMA 2025. Dok.Foto UNIMUGO

Gombong Unimugo – Musyawarah Nasional (Munas) 6 Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AIPNEMA) kembali digelar di Universitas Muhammadiyah Gombong (4-6/12/2025).

Setelah 18 tahun sejak didirikannya AIPNEMA pada tahun 2007 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Gombong (saat ini telah berubah bentuk menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong), pada tahun ini UNIMUGO ditunjuk sebagai tuan rumah/panitia Munas ke-6 oleh pengurus pusat AIPNEMA. Kegiatan ini diikuti oleh 122 peserta dari 44 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah seluruh Indonesia, dengan mengusung tema “Penguatan Kolaborasi dan Mutu Pendidikan Ners Muhammadiyah ‘Aisyiyah Menuju Berdaya Saing Global”.

Acara ini dihadiri Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D, Direktur Jenderal Jenderal Penempatan Migran Indonesia Ahnas, S.Ag., M.Si, Ketua AIPNEMA Dr. Mundakir, Ns., M.Kep, Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Fitri Arofiati S.Kep Ns, MAN, Ph.D, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si, Bupati Kebumen yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Agus Sunaryo, S.Pd., M.Pd, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen yang diwakilkan oleh K.H. Abd. Rais.

Pada kesempatan ini Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si memberikan sambutan melalui daring dan mengucapkan selamat kepada pengurus/panitia UNIMUGO yang telah menyelenggarakan kegiatan MUNAS AIPNEMA ke-6 ini di UNIMUGO.

Kegiatan MUNAS AIPNEMA ini merupakah bukti bahwa perjalanan Muhammadiyah terus memberikan dampak nyata kepada serapan alumni keperawatan, jelasnya.

“Lebih lanjut, harapannya MUNAS AIPNEMA akan melahirkan rumusan-rumusan gagasan yang dapat memberikan terobosan agar serapan keperawatan di dunia kerja luar negeri dapat bersaing secara global”, tutupnya.

Ketua AIPNEMA Dr. Mundakir, M.Kep mengucapkan alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala pada hari ini, Kamis tanggal 4 hingga Sabtu 6 Desember 2025 kita akan melaksanakan MUNAS ke-6, dan kita bersyukur bisa menghadiri kegiatan ini mudah-mudahan kegiatan yang akan kita lakukan ini diberikan kemudahan kelancaran dan ridho Allah subhanahu wa ta’ala.

Dengan penuh percaya diri beliau juga menyampaikan Insyaallah kekuatan kita akan semakin kuat dan berbeda dengan asosiasi yang lain. Kekuatan yang dimiliki itu banyak variasi sehingga kita mampu membimbing, mewujudkan para lulusan kita menjadi berkompeten baik nasional maupun internasional.

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melalui Fitri Arfati, MAN, Ph.D pada sambutannya mengatakan AIPNEMA pertama kali lahir memang di UNIMUGO dulu masih STIKES Muhammadiyah Gombong.

Pada kesempatan kali ini bagaimana kita mencoba untuk menguatkan kolaborasi dan juga meningkatan mutu pendidikan dalam menghadapi era global. PTMA ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung dunia pendidikan, diantaranya dengan menciptakan lulusan yang berdaya saing karena didukung oleh sumber daya manusia/pendidik yang berkompeten dalam bidang keilmuannya, ungkap Fitri.

“Mari bapak ibu kita buka acara MUNAS AIPNEMA pada kesempatan kali ini dengan bersama-sama membaca lafal basmalah”, tutupnya.

RAKORNAS HUMAS PTMA PERTAMA. DORONG HUMAS, PERKUAT PERAN HUMAS DI ERA DISRUPSI

Sidang AD/ART Humas PTMA ke-1 di Yogyakarta (06/12/2025). dok.Foto Humas UNIMUGO

Gombong UNIMUGO – Forum Humas Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) gelar Rapat Koordinasi Nasional kali pertama di Yogyakarta (5/12/2025)

Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran dan strategi komunikasi publik dengan berpartisipasi dalam Forum Humas Perguruan Tinggi Muhammadiyah–’Aisyiyah (PTMA).

Forum yang dihadiri oleh para pengelola humas dari seluruh PTMA se-Indonesia ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan arah komunikasi dan publikasi perguruan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital serta meningkatnya kebutuhan transparansi informasi kepada masyarakat.

Ketua Forum Humas PTMA sekaligus Kepala Bidang Humas dan Protokol (BHP) UAD, Ariadi Nugraha, S.Pd., M.Pd., pada laporannya memaparkan data partisipasi yang menunjukkan antusiasme tinggi dari anggota forum. Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 123 peserta hadir dari 74 PTMA di seluruh Indonesia.

‘Tantangan Humas PTMA saat ini atau era disrupsi kita harus benar-benar aktif, kreatif serta inovatif dalam mengemas narasi positif dan menciptakan ruang komunikasi yang inklusif dan berpengaruh’, ungkapnya

‘Lebih lanjut Ariadi mengharapkan peran Humas PTMA menjadi garda paling depan dalam membangun reputasi publik, identitas, nilai serta prestasi institusi yang tersampaikan ke publik dengan baik’, tandasnya

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum UAD, Dr. Utik Bidayati, S.E., M.M., pada kesempatannya menyampaikan peran Humas PTMA sangat vital, untuk itu diharapkan seluruh elemen Humas PTMA saling membangun sinergi dengan kuat dan dapat menyampaikan semua informasi positif dan terbaik dari masing- masing institusi.

Hadir pada kesempatan ini Muh. Mudzakkir, S.Sos., M.A., Ph.D. Wakil Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dalam sambutannya beliau berpesan, “PTMA bisa kuat dan hebat asal kita bersama-sama membangun kesepemahaman tentang arah forum humas ini sebagai salah satu forum yang ada di bawah Majelis Diktilitbang untuk memajukan PTMA,” ungkapnya.

Secara resmi Rakornas Humas PTMA digelar sebagai bentuk penguatan kelembagaan dan acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Forum Humas PTMA. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah kepada Ketua Forum Humas PTMA. Momen ini menandai legitimasi formal struktur kepengurusan dalam mengemban amanah organisasi ke depan.

Forum Humas PTMA ini juga dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., “Peran humas sangat krusial, yaitu harus mampu membranding perguruan tinggi. Oleh karena itu mari sama-sama mengemas informasi dan kelebihan yang ada di kampus agar masyarakat dan stakeholder tertarik dengan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” tutupnya.

Dalam Rakornas Humas PTMA yang dilaksanakan selama 3 hari ada berbagai pembahasan penting di antaranya, strategi kehumasan di PTMA, tantangan perguruan tinggi swasta di era gempuran Perguruan Tinggi Negeri- Badan Hukum (PTN-BH), analisis serta penguatan hubungan antarlembaga, pengelolaan media sosial, media relations, best practice pengelolaan humas di PTMA, serta risalah islam berkemajuan dan key performa index

UNIMUGO DUKUNG PENGUATAN EKOSISTEM RISET DAERAH: JADI NARASUMBER WORKSHOP JURNAL ILMIAH KABUPATEN KEBUMEN

Putra Agina Widyaswara Suwaryo, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D tim dari UNIMUGO pada saat pemaparan materi. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Kebumen – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan riset dan publikasi ilmiah daerah. Kali ini, UNIMUGO dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam Workshop Penulisan dan Pengelolaan Jurnal Riset dan Inovasi Kabupaten Kebumen, yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kebumen, pada Kamis, 26 Juni 2025 di Ruang Teater Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Daerah untuk memperkuat kapasitas publikasi ilmiah lokal melalui dua jurnal ilmiah yang dikelola Bapperida, yaitu Jurnal Krisakti dan Jurnal Semarak Kabumian. Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Krenova dan Lomba Artikel Ilmiah Kabupaten Kebumen Tahun 2025.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Hj. Lilis Nuryani, yang memberikan sambutan pembuka dan menyerahkan penghargaan kepada para pemenang. Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kebumen.

Dalam sesi utama workshop, dosen UNIMUGO Putra Agina Widyaswara Suwaryo, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D., yang juga merupakan Editor in Chief Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan dan anggota dewan editor serta reviewer berbagai jurnal nasional dan internasional, membawakan materi tentang strategi pengelolaan jurnal ilmiah berbasis OJS (Open Journal System), proses editorial, sistem review, hingga indeksasi dan akreditasi jurnal.

“Mengelola jurnal bukan sekadar teknis penerbitan, tetapi juga membangun ekosistem keilmuan yang kredibel dan berkelanjutan. Perguruan tinggi, termasuk UNIMUGO, harus hadir sebagai penggerak literasi ilmiah dan kualitas publikasi,” jelas Putra Agina dalam pemaparannya.

Peserta workshop terdiri dari perwakilan dinas, guru, penulis artikel, serta pengelola jurnal dari berbagai instansi dan komunitas akademik. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang aktif, khususnya terkait langkah-langkah meningkatkan mutu jurnal agar terindeks SINTA dan DOAJ.

Keterlibatan UNIMUGO dalam kegiatan ini mempertegas kontribusi kampus sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun iklim riset dan inovasi yang berbasis akademik, terbuka, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

UNIMUGO KONTRIBUSI DAERAH: HASILKAN REKOMENDASI KEBIJAKAN STRATEGIS DI BIDANG KESEHATAN BERSAMA BAPPERIDA KEBUMEN

Foto bersama tim UNIMUGO dengan Bapperida Kebumen. Dok Foto Humas UNIMUGO

Kebumen – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pembangunan daerah melalui kontribusi akademik dalam penyusunan Naskah Rekomendasi Kebijakan Kesehatan bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kebumen.

Kolaborasi ini dimulai sejak 12 Februari 2025, ketika Bapperida Kebumen menghimpun para akademisi dari lima perguruan tinggi di Kebumen untuk membentuk tim riset tematik. UNIMUGO menugaskan tim dosen dari lintas keilmuan yang terdiri dari Putra Agina Widyaswara Suwaryo, S.Kep.Ns., M.Kep., Ph.D, Nurlaila, S.Kep.Ns., M.Kep., Wulan Rahmadhani, Dr.PH., dan Ardiansyah Ahmad, S.Kep., Ns., MARS untuk mengangkat tema penting bertajuk: “Membangun Sistem Kesehatan Berkelanjutan: Evaluasi Layanan Primer, Penyakit Tidak Menular, Penurunan AKI/AKB, dan Transformasi Digital.”

Setelah melalui tahapan analisis, survei, dan studi kebijakan, hasil kajian dipaparkan dalam kegiatan Diseminasi Naskah Rekomendasi Kebijakan pada Selasa, 24 Juni 2025 bertempat di Ruang Teater Disarpus Kabupaten Kebumen, yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan termasuk perwakilan BRIDA Provinsi Jawa Tengah, Arif Sofiyanto, S.Sos., M.Si.

Dalam paparannya, tim UNIMUGO memberikan berbagai rekomendasi strategis, seperti:

  • Penambahan fasilitas kesehatan primer dan tenaga kesehatan di wilayah terpencil.
  • Optimalisasi sistem rujukan dan gawat darurat (SPGDT).
  • Penguatan pencegahan dan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM).
  • Perluasan akses layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
  • Pengembangan integrasi sistem digital layanan kesehatan di Kebumen.

“Kami percaya bahwa kontribusi keilmuan dari perguruan tinggi dapat memberikan solusi konkret bagi tantangan pembangunan kesehatan di daerah, dan UNIMUGO siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” ungkap Putra Agina, koordinator tim dosen UNIMUGO dalam kegiatan diseminasi.

Partisipasi UNIMUGO ini menjadi bukti nyata penerapan tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam hal penelitian dan pengabdian masyarakat, sekaligus menegaskan posisi kampus sebagai center of excellence dalam membangun kesehatan masyarakat berbasis data dan inovasi.

UNIMUGO DUKUNG PENGUATAN KAPASITAS BIDAN DESA DALAM PENGURANGAN RESIKO BENCANA DI KEBUMEN

 

Putra Agina Widyaswara Suwaryo, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D. dan Podo Yuwono, S.Kep., Ns., M.Kep sebagai fasilitator pada kegiatan tersebut. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Kebumen – Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat dan penanggulangan bencana dengan turut berkontribusi sebagai narasumber utama dalam kegiatan “Pertemuan Pengurangan Risiko Bencana” yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan PPKB Kabupaten Kebumen, Selasa (17/6).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh bidan desa se-Kabupaten Kebumen ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan, terutama di tingkat desa, dalam menghadapi bencana. UM Gombong mengirimkan dua dosen terbaiknya, yaitu Putra Agina Widyaswara Suwaryo, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D. dan Podo Yuwono, S.Kep., Ns., M.Kep., sebagai fasilitator mewakili Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)/Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PDM Kebumen.

Materi yang disampaikan meliputi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Klaster Kesehatan, Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta Mobilisasi dan Evakuasi Korban Bencana. Seluruh sesi dirancang untuk memberikan pemahaman praktis dan kesiapsiagaan bidan desa dalam menghadapi situasi darurat.

“Keterlibatan perguruan tinggi, khususnya Unimugo dan LRB PDM Kebumen, dalam edukasi kebencanaan di tingkat masyarakat desa adalah bentuk nyata dari tridharma perguruan tinggi sekaligus penguatan syiar nilai-nilai Islam berkemajuan dalam konteks kemanusiaan,” jelas Putra Agina.

Kegiatan ini juga disinergikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketangguhan masyarakat dari level paling dasar.

Kontribusi Unimugo melalui kegiatan ini tidak hanya memperkuat peran kampus sebagai pusat keilmuan, tetapi juga mempertegas identitas kampus sebagai institusi yang hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan solusi dan pendampingan berbasis keilmuan serta nilai-nilai keislaman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BANTU PENYANDANG DISABILITAS, UNIMUGO BEKERJASAMA DENGAN BAZNAS RI DAN MTK PP ‘AISYIYAH GELAR TOT PENGAJAR AL-QUR’AN BAHASA ISYARAT

Rektor UNIMUGO Dr. Herniyatun. M.Kep., Sp. Mat pada saat sambutan kegiatan. Foto Dok.Humas UNIMUGO

Gombong UNIMUGO – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) bersama Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP)  ‘Aisyiyah dan Baznas RI menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Pengajar Al Qur’an Isyarat pada Hari Sabtu – Ahad, 14-15 Juni 2025 dengan peserta seluruh Anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se-Kabupaten Kebumen di Ruang Kuliah 1 Gedung Rektorat UNIMUGO.

Hadir pada kegiatan tersebut Rektor UNIMUGO Dr. Herniyatun, M.Kep.,Sp.Mat, Ketua Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kemenag RI Abdul Aziz Sidqi, M.Ag, Bupati Kebumen yang diwakili oleh  Asisten 3 Bidang Administrasi Sekretaris Daerah Kebumen Moh. Arifin, M.T, Ketua Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) PP ‘Aisyiyah Evi Sofia Inayati, M.Psi, Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo, M.M, PDA Kebumen Navi Agustina., M.Psi, serta Ketua PDNA Kebumen

Kegiatan dibuka oleh Ketua LPMQ Baznas RI Abdul Aziz Sidqi, M.Ag melalui video conference. Pada sambutannya beliau menekankan Pendidikan Inklusif dan Kebijakan Pemenuhan Hak Keagamaan bagi Penyandang disabilitas di Indonesia.

‘Kelompok disabilitas perlu mendapatkan perhatian khusus, dalam kesempatan tersebut mereka diberi kesempatan untuk tampil. Tujuannya agar disabilitas sensorik dan rungu wicara, bisa membaca Al-Qur’an dengan bahasa isyarat’, terangnya.

Pertama-tama, izinkan saya atas nama pimpinan dan keluarga besar Universitas Muhammadiyah Gombong menyampaikan terima kasih dan kami merasa terhormat dan bersyukur dapat menjadi tuan rumah pada kegiatan yang sangat mulia ini yaitu Pelatihan TOT Pengajar Al Qur’an Bahasa Isyarat bagi saudara kita penyandang disabilitas sensorik rungu wicara, disampaikan pada saat sambutan oleh Rektor UNIMUGO Dr. Herniyatun, M.Kep.Sp.Mat

Lebih lanjut Rektor UNIMUGO mengatakan akan selalu membuka diri dan siap berkontribusi dalam kegiatan yang memajukan pendidikan inklusif, khususnya dalam mendekatkan Al-Qur’an kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

‘Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, mitra kerja, dan para pejuang literasi Al-Qur’an bagi difabel yang telah memprakarsai program ini. InsyaAllah, pelatihan ini akan melahirkan para pengajar yang tidak hanya kompeten secara teknis, namun juga memiliki empati, kesabaran, dan semangat melayani’, tutupnya.

Bupati Kebumen dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Kebumen Moh. Arifin, S.Si., M.T menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada UNIMUGO, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dan Baznas yang telah memprakarsai pelatihan ini.

‘Kegiatan ini tidak hanya penting tapi juga sangat mulia, mereka berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an. Mereka berhak mendapatkan guru yang sabar dan mampu menjelaskan dengan Bahasa yang mereka pahami. Dengan niat yang baik dan usaha yang sungguh-sungguh ilmu ini akan menjadi amal jariyah’, ungkapnya.

Ketua MTK PP ‘Aisyiyah Evi Sofia Inayati, M.Psi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kerjasama antara MTK PP ‘Aisyiyah dengan UNIMUGO dan Baznas RI sehingga kegiatan ini dapat terlaksana di UNIMUGO.

‘Ada optimisme baru ketika kegiatan ini dilaksanakan, sehingga harapannya nanti dapat menjadi pengajar Al Qur’an walaupun dengan keterbatasan penyandang disabilitas’, ujarnya.

Materi yang disampaikan oleh narasumber antara lain:

  1.   Urgensi Pelatihan Mushaf Al-Qur’an Isyarat oleh Abdul Aziz Sidqi, M.Ag
  2.   Karakter Gerakan ‘Aisyiyah oleh Dr. Siti ‘Aisyiyah, M.Ag
  3.   Fikih Difabel oleh Ro’fah, M.Ag., Ph.D
  4.   Konsep Dasar Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara oleh Dr, Fandi Akhmad, M.Pdi dan Novita Nur A., S.I.Kom
  5.   Mushaf Al-Qur’an Isyarat Metode Kitabah dan Tilawah (Sejarah dan Kaidahnya) oleh Elfandi Nain, S.T.
  6.   Penguatan dan Review Mushaf Al-Qur’an Isyarat Kitabah dan Tilawah oleh Elfandi Nain, S.T

 

 

 

INOVASI SEDIAAN FARMASI: NANOEMULSI MINYAK ATSIRI BUNGA CENGKEH SEBAGAI ANTI INFLAMASI

Orasi Ilmiah oleh Dr. Apt Naelaz Zukruf Wakhidatul K., M.Pharm pada acara wisuda dan angkat sumpah profesi yang digelar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), (Dok.Foto Humas UNIMUGO)

 

Gombong UNIMUGO – Orasi Ilmiah oleh Dr. Apt Naelaz Zukruf Wakhidatul K., M.Pharm pada acara wisuda dan angkat sumpah profesi yang digelar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), (03/05).

Orasi tentang kefarmasian mengangkat tema ‘Inovasi Sediaan Farmasi: Nanoemulsi Minyak Atsiri Bunga Cengkeh sebagai Anti Inflamasi”.

  1. Tantangan dalam Pengembangan Obat Herbal

Dalam era perkembangan ilmu kefarmasian saat ini, obat herbal tetap menjadi pilihan penting dalam pengobatan. Indonesia, dengan kekayaan biodiversitasnya, memiliki potensi besar dalam pengembangan obat dari bahan alam. Salah satu tanaman yang telah lama dikenal memiliki khasiat obat adalah cengkeh (Syzygium aromaticum L.).

Minyak atsiri bunga cengkeh (MABC) mengandung eugenol sebanyak 78-95% yang telah terbukti memiliki aktivitas antiinflamasi yang signifikan. Eugenol bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase-2 (COX-2) hingga 58,15% dan lipooksigenase-12 hingga 86,15%. Enzim-enzim ini berperan penting dalam proses inflamasi atau peradangan.

Namun, pengembangan sediaan farmasi dari minyak atsiri menghadapi berbagai tantangan, antara lain:

  1. Ketidakstabilan termodinamika yang menyebabkan pemisahan fase
  2. Penguapan yang cepat pada sediaan konvensional
  3. Kelarutan minyak atsiri yang sangat rendah
  4. Hambatan penetrasi obat saat menembus lapisan stratum corneum kulit
  1. Inovasi Nanoemulsi: Solusi Penghantar Obat Modern

Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian kami mengembangkan cara baru dalam mengantarkan obat ke tubuh menggunakan teknologi sangat kecil yang disebut “nanoteknologi” salah satunya yaitu nanoemulsi.

Mudahnya, minyak atsiri bunga cengkeh diubah menjadi tetesan-tetesan super kecil yang diselimuti oleh bahan pelindung khusus, kemudian dicampur dengan air hingga menjadi cairan jernih. Tetesan ini sangat kecil, 1000 kali lebih kecil dari ketebalan rambut manusia, sehingga tidak terlihat oleh mata secara langsung.

Metode pengecilan ukuran ini memiliki beberapa keuntungan Istimewa yaitu:

  • Tidak mudah rusak dan tetap stabil dalam waktu lama
  • Dapat mengatur seberapa cepat obat dilepaskan ke dalam kulit
  • Melindungi bahan aktif dari kerusakan akibat cahaya, tingkat keasaman, dan perubahan suhu
  • Memudahkan obat menembus lapisan kulit dan bekerja lebih efektif

Dalam penelitian ini, kami mencampurkan minyak atsiri bunga cengkeh dengan bahan-bahan pendukung khusus yaitu isopropil miristat sebagai fase minyak, tween 80 sebagai surfaktan, PEG 400 sebagai ko surfaktan, dan akuades sebagai fase air hingga mendapatkan formula terbaik.

Hasilnya adalah cairan jernih dengan tetesan minyak cengkeh berukuran sangat kecil (sekitar 17 nanometer) yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang tetapi dapat memiliki efek antiradang. Nanoemulsi yang dihasilkan memiliki ukuran partikel sangat kecil yaitu 17,69 nm dengan indeks polidispersitas 0,057 dan zeta potensial -5,36 mV.

 

  1. Pengembangan Sediaan Gel dan Uji Efektivitas

Karena minyak atsiri bunga cengkeh dalam bentuk nanoemulsi masih terlalu encer, maka kami mengubahnya menjadi gel agar bisa menempel lebih lama pada kulit yang meradang. Untuk membuat gel ini, kami menggunakan bahan pengental khusus dan metode perhitungan matematika yang tepat untuk mendapatkan kekentalan yang ideal dengan menggunakan Karbopol 940 sebagai bahan pengental gel dan Trietanolamin (TEA).

Hasil pengujian menunjukkan bahwa gel ini memiliki beberapa keunggulan:

  • Tetap stabil dan tidak berubah bentuk selama sebulan penyimpanan
  • Mampu melepaskan bahan aktif secara perlahan dan terus-menerus ke dalam kulit
  • Sangat aman digunakan karena tidak menyebabkan iritasi atau kemerahan pada kulit. Yang mana uji keamanan ini menggunakan hewan percobaan kelinci albino galur new zealand sebanyak 4 hewan. Pengujian dilakukan sesuai dengan ketetapan peraturan KaBPOM RI Nomor 10 tahun 2022 mengenai Pedoman Uji Toksisitas Non Klinik
  1. Yang paling menggembirakan, ketika kami menguji nanoemulsi minyak atsiri bunga cengkeh dalam gel ini pada hewan percobaan yaitu mencit putih galur Balb/c sebanyak 28 yang mana kulitnya sengaja kami buat meradang dengan disuntikan minyak kroton, dan menghasilkan: Bengkak pada kulit hewan percobaan berkurang secara nyata, Jumlah sel-sel peradangan menurun drastis, Protein penyebab peradangan (COX-2) berkurang hampir 30%.
  2. Yang lebih menakjubkan lagi, nanoemulsi minyak atsiri bunga cengkeh dalam gel ini ternyata memiliki khasiat antiradang yang setara dengan obat antiinflamasi yang telah beredar di pasaran (Voltaren). Hal Ini menunjukkan bahwa temuan kami berpotensi menjadi alternatif pengobatan alami yang efektif untuk mengatasi peradangan.

 

Penutup

Penelitian ini menggambarkan bagaimana inovasi teknologi farmasi dapat mengoptimalkan potensi bahan alam Indonesia. Melalui pendekatan nanoteknologi, kita dapat mengatasi keterbatasan penggunaan obat herbal konvensional dan mengembangkan sediaan yang lebih efektif, stabil, dan nyaman digunakan.

Sebagai lulusan farmasi, penelitian ini menunjukkan betapa luasnya peluang yang dapat dijelajahi dalam karier profesional kefarmasian. Keahlian dan kreativitas farmasis sangat dibutuhkan untuk mengembangkan produk-produk farmasi yang inovatif demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Saya berharap orasi singkat ini dapat menginspirasi teman-teman untuk terus berinovasi dan mengembangkan ilmu kefarmasian dan mengembangkan ilmu sesuai bidangnya masing-masing untuk menghasilkan inovasi serta pelayanan yang unggul dalam bidang kerja teman-teman sekalian. Selamat menempuh kehidupan baru sebagai profesional dalam bidangnya masing-masing dan jadilah pionir dalam pengembangan produk-produk kesehatan inovatif berbasis kekayaan alam Indonesia./TAY

ANGKATAN PERDANA, UNIMUGO LULUSKAN 39 APOTEKER

Pengambilan Sumpah Apoteker oleh Rohaniawan. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Gombong UNIMUGO – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) meluluskan Apoteker Muda angkatan pertama. Sebanyak 39 lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Program Profesi (PSPA) resmi diangkat sumpah. Prosesi pengambilan sumpah profesi yang digelar khidmat di Auditorium Unimugo pada hari Sabtu, 3 Mei 2025.

Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah. Sebuah tonggak baru telah diukir bersama. Untuk pertama kalinya, UNIMUGO melahirkan para apoteker profesional yang siap mengabdi kepada bangsa, negara, dan mengemban misi kemanusiaan.

Perjalanan untuk sampai di titik ini bukanlah jalan yang mudah. Butuh ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah dari para calon apoteker, bimbingan yang sabar dari para preseptor, serta doa dan dukungan tanpa henti dari keluarga tercinta.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar etika kefarmasian dan sumpah profesi oleh Ketua Program Studi Profesi Apoteker, apt. Ayu Nissa Aini, M.Farm yang didampingi oleh Ketua Program Studi Farmasi Dr. apt. Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah, M.Pharm dan Ketua IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Kabupaten Kebumen apt. Mustholih, S.Farm.  Para apoteker baru juga tampil dengan jas putih, simbol kesucian, integritas, dan komitmen dalam menjalankan amanah mereka di dunia kesehatan.

Pelantikan angkatan pertama Apoteker Unimugo ini menjadi tonggak penting, tak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi upaya peningkatan pelayanan kesehatan nasional melalui penyediaan tenaga kefarmasian yang kompeten dan beretika.

 

“Ingatlah, profesi ini bukan tentang gelar di belakang nama”, ujar Rektor UNIMUGO Dr. Herniyatun, M.Kep., Sp. Mat

Rektor dalam sambutannya menyampaikan ini tentang hati yang peduli, tangan yang melayani, dan pikiran yang tak pernah berhenti mencari solusi untuk umat manusia. Setiap resep yang kalian racik, setiap obat yang kalian serahkan, harus mengandung nilai kejujuran, kasih sayang, dan tanggung jawab.

“Hari ini kita bersumpah, esok kita mengabdi. Karena di balik setiap obat, ada harapan seorang manusia.” tegas Herni

“Selamat mengemban amanah besar ini. Jadilah cahaya di mana pun kalian berada”, pesannya.

Setelah prosesi angkat sumpah dan pemberian setifikat profesi, nilai Ujian Kompetensi, sertifikat OSCE kepada peserta angkat sumpah selesai, proses seremoni dilanjutkan dengan penyerahan Apoteker baru dari Ketua Program Studi Profesi Apoteker UNIMUGO kepada Kolegium Farmasi yang diwakili oleh Dr. apt, Hari Susanti, S.Si, M.Si selaku Bidang Mutu dan Akreditasi. Selain dihadiri oleh Kolegium Farmasi, turut hadir pada kegiatan tersebut perwakilan dari Loka POM Purwokerto, perwakilan dari rekanan apotek – apotek, Penjual Besar Farmasi (PBF), Dinas Kesehatan dari Kabupaten Kebumen, Banyumas, Purbalingga dan Purworejo.

Pada angkat sumpah apoteker yang dimulai pada pukul 13.30 dan selesai pada pukul 16.00, dari 39 mahasiswa peserta angkat sumpah, keluar sebagai lulusan terbaik ke-1 adalah Munirol Afiffah dengan IPK 4.00, selanjutnya Sela Setiawati dengan IPK 3.97 sebagai lulusan terbaik ke-2,  dan Nuzulia Sari Asyifa sebagai lulusan terbaik ke- 3 dengan IPK 3.97.

WISUDA PERIODE I 2025, UNIMUGO TEGASKAN LULUSAN SIAP BERDAYA SAING GLOBAL

Senat Universitas Muhammadiyah Gombong membuka Agenda Wisuda TA.2024/2025. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Gombong UNIMUGO – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan Agenda Tunggal Upacara Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Periode I Tahun Akademik 2024/2025 pada hari Sabtu, 3 Mei 2025 di Auditorium Universitas.

Pada prosesi yang digelar mulai pukul 08.00 pagi tersebut, UNIMUGO mewisuda dan melantik 189 mahasiswa yang berasal dari 5 Progam Studi yaitu DIII Keperawatan sebanyak 2 mahasiswa, S1 Keperawatan 124 mahasiswa, S1 Farmasi 12 mahasiswa, Pendidikan Profesi Ners 50 mahasiswa, dan S1 Teknik Industri 1 mahasiswa.

Rektor UNIMUGO Dr. Herniyatun, M.Kep., Sp.Mat pada saat sambutan Agenda Wisuda TA.2024/2025. Dok.Foto Humas UNIMUGO

 

Lulusan UNIMUGO dalam menempuh perkuliahan telah mendapatkan berbagi ilmu dan pengalaman, melalui pembelajaran di kelas, laboratorium, dan tempat praktik, baik di dunia kerja maupun wirausaha. Tidak hanya itu, dalam aspek pembelajaran, UNIMUGO telah menerapkan kurikulum berbasis capaian pembelajaran (Outcome Based Education/OBE), metode pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI), pembelajaran kolaboratif, keterlibatan dunia industri, serta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Hal ini selaras dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yaitu Kampus Berdampak, yang berorientasi terhadap pentingnya kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.

Ilmu yang telah diperoleh harus dilandasi moral dan etika, agar membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia. Ilmu yang dimiliki juga menjadi sarana untuk mempertebal keimanan kepada Sang Pencipta. Tampilkan diri saudara sebagai pribadi yang tangguh, rendah hati, dan percaya diri dalam menghadapi dunia kerja. Berpegang teguhlah selalu pada nilai-nilai agama, karena Insya Allah hal tersebut akan menjadi petunjuk keselamatan di dunia dan akhirat, ujar Rektor UNIMUGO Dr. Herniyatun, M.Kep., Sp.Mat.

Herni juga menyampaikan ilmu yang telah diperoleh di UNIMUGO harus dilandasi moral dan etika, agar membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia. Semoga ilmu yang dimiliki juga menjadi sarana untuk mempertebal keimanan kepada Sang Pencipta.

“Mulai hari ini, saudara resmi menjadi bagian dari keluarga besar alumni Universitas Muhammadiyah Gombong. Kami berpesan agar Saudara selalu menjaga nama baik almamater tercinta ini,”, pungkasnya.

Adapun pada wisuda 2024/2025 Periode I ini, wisudawan terbaik dari Prodi S1 Keperawatan diraih oleh Anandaru Putri Shindu Pertiwi dengan IPK 3.94, Wiji Sri Kusumaningsih dengan IPK 3.82 dari Prodi S1 Farmasi dan Titien Ages Setyaningsih dengan IPK 4.00 dari Prodi Pendidikan Profesi Ners.

Akreditasi Prodi Kebidanan “Baik Sekali”

Pada tahun 2025 ini, Program Studi Kebidanan Sarjana dan Profesi Bidan Universitas Muhammadiyah Gombong telah meraih akreditasi “Baik Sekali”. Pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan resmi dari pemerintah Republik Indonesia atas kualitas dan keberadaan institusi kami. Dengan hasil ini, kami berharap akan semakin meningkatkan kepercayaan mahasiswa, orang tua, serta masyarakat terhadap Universitas Muhammadiyah Gombong. Insya Allah, kami akan senantiasa menjaga amanah ini dengan memberikan pendidikan dan layanan terbaik sesuai kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan pemerintah. “Universitas terus berbenah dengan memperkuat kinerja dan meningkatkan kepuasan pemangku kepentingan melalui strategi yang diterapkan di seluruh unit kerja’, tutup Rektor

Motivasi Bupati untuk wisudawan dan UNIMUGO

Selain dihadiri oleh orang tua atau wali wisudawan, kegiatan wisuda juga dihadiri oleh tamu undangan dari Persyarikatan Muhammadiyah, Lembaga dan Dinas di lingkungan Kabupaten Kebumen, Direktur Rumah Sakit negeri dan swasta, serta Rektor atau Direktut Perguruan Tinggi di wilayah Kabupaten Kebumen, dan Organisasi Profesi Keperawatan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Kebumen. Untuk tamu dari Persyarikatan Muhammadiyah hadir secara langsung Wakil Sekretaris Majelis Dikti Litbang Dr. Muhammad Syamsudin, M.Pd, dari PWM Jawa Tengah H. M. Abduh Hisyam, M.Ag selaku Wakil Ketua, Ketua PDM Kebumen H. Joko Purnomo, MM dan Ketua PCM Gombong Ir. H. M. Fuad Yahya.

Sedangkan dari pemerintahan daerah Kabupaten Kebumen, Bupati Kebumen Hj.Lilis Nuryani hadir dan berkenan memberikan sambutan dan motivasi kepada wiusdawan. Selain Bupati hadir juga dari Kejaksaan Negeri Kebumen, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen. Pada sambutannya Bupati Kebumen menyampaikan bahwa wisudawan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan membawa kemahlahatan di tengah masyarakat. Beliau juga menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Kebumen siap memberikan dukungan dalam pengembangan UNIMUGO kedepannya.

Translate »