(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

STT Muhammadiyah Kebumen dan Stikes Muhammadiyah Gombong Bergabung Menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong

Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Muhammadiyah Kabupaten Kebumen dan STIKES Muhammadiyah Gombong telah resmi menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong.  pada Selasa (4/8). Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI telah menyerahkan secara resmi salinan Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 312/E/O/2021  tentang Izin Penggabungan STT Muhammadiyah Kabupaten Kebumen dan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong di Kabupaten Kebumen yang diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah.

Prof Dr Muhammad Zainuri DEA, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, menyerahkan salinan surat keputusan tersebut kepada Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Gombong, dr Fatah Widodo SPm MKes secara daring. Tampak hadir dalam penyerahan tersebut Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Lincolin Arsyad, juga jajaran dari LLDIKTI Wilayah VI.

Dengan diterimanya surat Keputusan Menteri Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 312/E/O/2021 ini, Prof. Zain mengharapkan agar Universitas Muhammadiyah Gombong dengan segera dapat melaksanakan program-programnya termasuk dalam rekruitmennya. Beliau juga mengatakan agar program-program studi yang telah diamanahkan dapat segera diakselerasi dalam rangka meningkatkan akreditasi sekaligus sebagai investasi awal dalam pengembangan Sumber Daya Manusia.

Dalam arahannya, Prof. Zain juga menegaskan tranformasi pendidikan tinggi melalui 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) dimana beberapa poin diantaranya menjadi indikator penting yang ditekankan, yaitu pada butir 6 dan butir 8. Beliau juga menegaskan tentang sistem baru yang dirancang kementrian tentang penjaminan mutu internal untuk peningkatan akreditasi dalam konteks penerapan 8 indikator kinerja Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Mohon diperhatikan, sistem penjaminan mutu internal itu nanti harus memperhatikan sistem penjaminan mutu eksternal, dimana di dalam butir tersebut harus terdapat lampiran surat pernyataan dari stakeholder yang menyatakan tentang kompetensi dan profesionalitas lulusan yang telah bekerja di lembaga tersebut dan harus dilampirkan di dalam borang akreditasi,” tegas Prof. Zain.

“Tidak lelah saya mengingatkan, di dalam SK tersebut ada diktum kelima, butir A dan butir B. Bapak dan Ibu harus siap untuk segera menyelesaikan migrasi data agar nanti kalau menyelenggarakan rekruitmen mahasiswa di akhir bulan Agustus atau September, maka semua data labelnya harus sudah Universitas Muhammadiyah Gombong. Nanti awal bulan Febuari 2022, dimohon untuk semua data pembelajaran selama satu semester harus sudah lengkap masuk ke PD-Dikti, supaya kami bisa segera mengevaluasi implementasi dari surat putusan ini.” tutupnya.

Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Gombong, dr Fatah Widodo SPm MKes, mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek dan LLDIKTI Wilayah VI atas kesediaannya untuk menggabungkan STT Muhammadiyah Kabupaten Kebumen dan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong.

Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof H Lincolin Arsyad MSc PhD, turut serta mengucapkan terima kasih atas penggabungan STT Muhammadiyah Kabupaten Kebumen dan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong. Beliau mengatakan bahwa yang terpenting bagi Majelis Dikti Litbang adalah di masa yang akan datang.

“Oleh karena itu, merger dari STT Muhammadiyah Kabupaten Kebumen dan STIKES Muhammadiyah Gombong ini harus berjalan mulus, perlu semuanya hati-hati, dan bekerjasama dengan baik supaya lembaga kita menjadi semakin besar dan membanggakan. Ini adalah harapan saya,” jelas Prof Lincolin.

“Sekali lagi terima kasih kepada Pak Zain dan teman-teman LLDIKTI Jawa Tengah atas segala bantuannya sehingga UM Gombong bisa lahir pada hari ini. Terima kasih juga kepada Pak Fatah dan PWM maupun PDM Jawa Tengah” tutupnya.

Resmi jadi Universitas Muhammadiyah Gombong

Rabu, 25 Dzulhijah 1442 H / 4 Agustus 2021

GOMBONG – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong (STIMUGO) merger dengan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah telah resmi berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Kemendikbud Ristek dilakukan secara daring melalui video conference / zoom meeting / live streming youtube LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah. Dalam surat keputusan sesuai dengan No.SK 312/E/0/2021 pada 5 Juli 2021 yang ditandatangi oleh Dirjen Dikti Prof Ir Nizam MSc DIC PhD IPU Asean Eng diserahkan oleh Kepala LLDikti Wilayah VI Prof Dr Ir Muhammad Zainuri D.E.A. Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menyelenggarakan 2 Fakultas ; Pertama Fakultas Sains dan Ilmu Terapat terdapat Program Studi ; Keperawatan (D3), Keperawatan (S1), Pendidikan Profesi Ners, Kebidanan (D3), Kebidanan S1, Pendidikan Profesi Bidan, dan Farmasi (S1) dan Kedua Fakultas Ilmu Sosial : Hukum (S1) dan Manajemen (S1) dan kedepan akan ada tambahan Program Studi baru yaitu Bisnis Digital dan Pariwisata.

Turut hadir dalam acara tersebut, Prof H Lincolin Arsyad M.Sc.,Ph.D  (Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah), Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Kebumen, Pimpinan Kecamatan Gombong dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah di Gombong.

Kepala LLDikti Wilayah VI Prof Dr Ir Muhammad Zainuri D.E.A memberikan pengarahan kepada Universitas Muhammadiyah Gombong tentunya sudah berubah untuk kedepan dapat segera menyelaraskan pengembangan sumber daya manusia dan dapat akreditasi kembali dalam kurun waktu 2 tahun.

■ Pengembangan Universitas

Dr.H.Fatah Widodo, Sp.M.,M.Kes selaku ketua Badan Pembina Harian mengharapkan setelah resmi menjadi UNIMUGO dapat segera menyesuaikan untuk dapat berprestasi di bidang akademik maupun non akademik baik nasional maupun internasional.

Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof H Lincolin Arsyad M.Sc.,Ph.D turut serta mengingatkan kepada dua perguruan tinggi yang di merger harus bekerjasama dengan baik supaya dapat menjadi Universitas yang mampu bersaing dimasa mendatang.

Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Gombong melalui Dr.Hj..Herniyatun, M.Kep,Sp.Mat akan segera melakukan terobosan guna mensosialisasikan program studi baru yaitu Prodi Manajemen, Prodi Hukum dan Prodi Teknik Industri yang masih kita buka sampai 26 September 2021. Disamping itu, memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para Dosen dan Tendik untuk bisa transfer keilmuwannya dari S1 ke S2 dan S3. Untuk sekarang ini ada 3 dosen yang sedang menempuh program doktoralnya antara lain, Nurlaila, M.Kep, Siti Muthoharoh,MPH dan Eka Novriana MPH di Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan dua Tendik yaitu Aang Anwarudin, S.T dan Indar Budi Utami, S.E sedang menempuh Program Magister di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Sampai saat ini alhamdulillah pendaftaran sudah lebih dari 500 calon mahasiswa baru. Termasuk prodi baru sudah ada peminat di prodi S1 Hukum dan S1 Manajemen.

■ Statmen

Alhamdulillah yang tak terhingga di usia ke 27 tahun berawal dari Akper Muhammadiyah Gombong pada tahun 1994 berubah menjadi STIKes Muhammadiyah Gombong di tahun 2003 dan pada tahun 2021 berubah lagi menjadi “Universitas”  Tak mudah untuk berproses sampai saat ini, sehingga Kami (UNIMUGO) akan senantiasa mengupdate perkembangan pendidikan dan inovatif agar tetap bisa menjujung visi Unggul,Modern,Islami dan misi  Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Kesehatan Berbasis Riset dan Teknologi serta Menyelenggarakan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sebagai Dakwah Islamiyah untuk Kemaslahatan Ummat.  Semoga dengan menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong kedepannya akan dapat memberikan manfaat bersama di bidang pendidikan.

Universitas Muhammadiyah Gombong juga akan segera membangun Kampus II di jalan “Arumbinang Kebumen” pungkas Herniyatun.

Vaksinasi Massal di STIKES Muhammadiyah Gombong

Gombong – Sabtu, 26 Juni 2021// 15 Dzulhijah 1442 H.

Dalam rangka Hari Ulang Tahun ( HUT ) Bayangkara ke-75 Polres Kebumen menggandeng Dinas Kesehatan Kebumen dan STIKES Muhammadiyah Gombong yang ditunjuk sebagai tempat untuk menyukseskan “Serbuan Vaksinasi Nasional”.  STIKES Muhammadiyah Gombong sangat mendukung hal tersebut, salah satunya dengan menyiapkan tempat dan koordinasi teknis pelayanan untuk vaksin bagi mahasiswa dan masyarakat umum di wilayah Kecamatan Gombong.

Dr.Hj.Herniyatun,M.Kep,Sp,Mat selaku Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong menyampaikan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kebumen dan Polres Kebumen yang telah milih STIMUGO menjadi tempat untuk kegiatan vaksinasi massal serta mengapresiasi kepada segenap Panitia dalam hal ini tim Satgas Covid-19  STIMUGO yang siap tanggap dengan persiapan yang singkat untuk memberikan pelayanan vaksinasi massal sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Bupati Kebumen H.Arif Sugiyanto,S.H beserta Wakil Bupati Hj.Ristawati Purwaningsih, S.ST, M.M. meninjau langsung kegiatan tersebut, serta turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dr. H.A. Dwi Budi Satrio,M.Kes, dan Ka.Polres Kebumen AKBP Piter Yanottama, S.H., S.I.K. pada kegiatan vaksinasi dan menyapa peserta vaksin, pesan Bupati jangan lupa prokes 5M ( Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumuman, Mengurangi Mobilitas di Luar ) tetap dipatuhi dan dilaksanakan.

☆Tempat Vaksinasi

STIKES Muhammadiyah Gombong menyiapkan 8 ruang kelas untuk proses vaksinasi tersebut, terbagi dalam ruang screning, ruang injeksi, tempat untuk cetak sertifikat dan ruang tunggu yang representatif sehingga pengunjung yang akan divaksin tidak berkerumun. Dosis yang disiapkan untuk vaksin sejumlah 1500 untuk dosis vaksin pertama, akan tetapi tidak hanya vaksin pertama, vaksin kedua bagi mahasiswa dan masyarakat umum tetap dilayani. Vaksinasi massal tahap kedua nanti akan diinformasikan melalui media online STIKES Muhammadiyah Gombong.

PEMBEKALAN PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN DASAR PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PROGRAM DIPLOMA STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG TAHUN 2021

Jum’at, 11 Juni 2021

Praktek Klinik Keperawatan Dasar merupakan praktek dasar yang dilaksanakan di rumah sakit. Praktek ini biasa di sebut PKK Dasar, akan dilaksanakan oleh mahasiswa keperawatan program diploma. Tempat praktek menggunakan 6 rumah sakit yang ada di Kabupaten Kebumen, diantaranya RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS PKU Muhammadiyah Sruweng, RSDS Kebumen, RS Permata Medika Kebumen, RS Purwaganda dan RS Purbowangi. Pembekalan PKK Dasar ini bertujuan untuk mensosialisaikan kepada mahasiswa yang akan praktek di rumah sakit mengenai attitude, soft skill dan keaktifan mahasiswa saat praktek di Rumah Sakit.

Nurlaila, M.Kep selaku Ketua Program Studi Keperawatan Program Diploma memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara pembekalan Praktek Klinik Keperawatan atau PKK Dasar bagi mahasiswa tingkat 1 semester 2. Dalam sambutannya, pesan beliau, praktek dilahan akan bertemu dengan pasien, tidak hanya praktek dengan panthom seperti halnya di Laboratorium Kampus. Tata tertib yang ada di rumah sakit harus mahasiswa patuhi, contoh jam praktek. Ada pembimbing yang akan membimbing kalian selama di rumah sakit. Mahasiswa diharapkan aktif ketika mau tindakan karena untuk pengalaman kalian, mahasiswa dihimbau utk selalu menjaga prokes, persiapan APD  seperti ; face shield, masker dan hand sanitizer jangan lupa selalu dibawa saat praktek di rumah sakit. Semoga setelah praktek ini mahasiswa mampu menyerap ilmu yang dalam praktek. Pesannya, selamat berpraktek dan jangan lupa jaga kesehatan untuk mahasiswa

Hendri Tamara Yuda, M.Kep selaku PJ praktek memberikan pemaparan materi tentang Praktek Klinik Keperawatan Dasar. Pandemi memang berbeda ketika praktek di rumah sakit. APD perlu disiapkan antaranya, face shield, masker bedah, dan gown. APD ini wajib digunakan/dipakai saat praktek di rumah sakit. Selain APD, mahasiswa juga harus mencapai target penilaian yang sudah tercantum dalam buku panduan.

Sarwono, M.Kes (Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan ) berpesan, bahwa mahasiswa praktek membawa 2 nama instansi STIMUGO dan rumah sakit tempat praktek. Jadi mahasiswa harus benar-benar menjaga nama 2 instansi tersebut. Selain itu, mahasiswa juga harus menjaga sopan santun / attitude, cara berkomunikasi baik dengan pembimbing lahan atau pasien dan keluarga pasien tetap menggunakan bahasa yang baik. Harapanya ketika mahasiswa dapat menjaga soft skill yang baik, agar bisa citra kita juga baik yang nantinya ketika kalian sudah lulus akan dicari untuk bekerja di RS tersebut.

Isma Yuniar, M.Kep selaku Wakil Ketua Bidang Akademik, Mahasiswa silahkan untuk buku panduan tetap harus kita pegang artinya SOP dijalankan ketika praktek di rumah sakit. Metode yang digunakan yaitu student center learning artinya mahasiswa harus bisa mengembangkan diri untuk berinteraksi terhadapat potensi-potensi yang ada. Dosen hanya sebagai fasilitator bagi mahasiswa baik di dalam kelas maupun di rumah sakit.

 

 

 

 

VISITASI PENGGABUNGAN STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG DAN SEKOLAH TINGGI TEKHNOLOGI MUHAMMADIYAH MENJADI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Gombong, 16 Syawal 1442 H||Jum’at, 28 Mei 2021

Bapak Drs Tafsir, M.Ag (PWM) menyampaikan selamat datang kepada Tim Evalutor Kemendikbud Ristek dan LLDIKTI. Alhamdulillah STIMUGO dan STTM telah siap bergabung menjadi universitas. Semoga dengan visitasi ini dapat segera terwujud universitas yang kita harapkan. Unibersitas Muhammadiyah Gombong akan menjadi Universitas Muhammadiyah ke-9 di Jawa Tengah, selain Universitas Muhammadiyah Gombong, tahun 2021 akan ditambah lagi universitas Muhammadiyah ke-10 di Jateng yakni Universitas Muhammadiyah Klaten,” ujarnya.

Ibu Siti Nurul Jannah, S.T., M.Eng  (LLDIKTI 6): Kami mewakili LLDIKTI 6 sangat mengapresiasi usulan penggabungan kedua kampus menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong. Track record Muhammadiyah tidak diragukan lagi semoga segera terwujud menjadi universitas.

Ibu Desmelita (Kepala Biro Kelembagaan mewakili Kemendikbud Ristek): Harapannya setelah berubah bentuk dapat bersinergi dalam program-program yang akan dijalankan, mulai dari aspek hukum, aspek keuangan, dan aspek umum. Kemendikbud Ristek memiliki motto sigap melayani, sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya penggabungan menjadi universitas dapat segera terealisasi jika persyaratannya telah memenuhi.

Dr H. Fatah Widodo, Sp.M., M.Kes (Ketua BPH STIKES Muhammadiyah Gombong) memaparkan profil STIKES Muhammadiyah Gombong dan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Kebumen, dengan penggabungan menjadi universitas maka program studi yang tersedia adalah :

  1. Program Studi Keperawatan Program Sarjana
  2. Pendidikan Profesi Ners
  3. Program Studi Keperawatan Program Diploma
  4. Program Studi Kebidanan Program Diploma
  5. Program Studi Kebidanan Program Sarjana
  6. Pendidikan Profesi Kebidanan
  7. Program Studi Farmasi Program Sarjana
  8. Program Studi Manajemen Program Sarjana
  9. Program Studi Ilmu Hukum Program Sarjana
  10. Program Studi Teknik Industri Program Sarjana
Translate »