(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

UNIMUGO AKSELERASI TRANSFORMASI HUMAS MENUJU KAMPUS BERDAMPAK DI ERA DIGITAL

Pembukaan Kegiatan Penguatan Komunikasi Kehumasan Perguruan Tinggi yang Berdampak bersama LLDIKTI VI Tahun 2026. Dok. Foto Humas UNIMUGO

Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan “Penguatan Komunikasi Kehumasan Perguruan Tinggi yang Berdampak”yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah VI di Universitas Amikom Purwokerto, Rabu (13/05/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Umum LLDIKTI VI Jawa Tengah, Adhrial Refaddin, S.IP., M.P.P. dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa humas bukan sekadar fungsi administratif, melainkan instrumen strategis untuk membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang efektif dan transparan.

Inovasi “Ngudarasa” untuk Kampus Berdampak

Unimugo memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan program “Ngudarasa” (Ngeteh, Udari Rasa, dan Asa) bersama Humas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Tengah. Program ini menjadi wadah kolaborasi untuk saling berbagi pengalaman dan solusi dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital, sekaligus memperkuat visi Unimugo sebagai kampus yang kehadirannya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Materi Strategis dari Pakar Kehumasan

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber yang memberikan wawasan komprehensif bagi para praktisi humas:

  • Atik Rakhmawati, M.M membekali peserta dengan Strategi Public Speaking, menekankan pentingnya teknik persuasi dalam komunikasi kehumasan.
  • Anggry Windasari, M.I.Kom mengupas tuntas Peran Desain Visual, yang menjadi kunci utama dalam memenangkan atensi publik melalui kemasan konten yang profesional.
  • Eko Suseno Hendro Riyadi Matruty, M.M memaparkan strategi Pengembangan Humas yang Adaptif, Berkarakter, dan Berdampak, mendorong humas untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi namun tetap berbasis pada nilai-nilai karakter institusi.

Melalui keikutsertaan ini, Humas Unimugo siap mengaplikasikan strategi komunikasi yang lebih dinamis untuk memperkuat citra institusi sebagai pusat keunggulan pendidikan yang berdaya saing global dan bermanfaat secara sosial.

DR. SITI MUHOHAROH ANGKAT ISU KESEHATAN IBU: PROGRAM TRIPEL ELIMINASI JADI KUNCI KESELAMATAN GENERASI BANGSA

Dr. Siti Muthoharoh, MPH pada saat menyampaikan materi Program Tripel Eliminasi Jadi Kunci Selamatkan Generasi Bangsa. Dok. Foto Humas UNIMUGO

Gombong UNIMUGO – Momentum wisuda dan pengambilan sumpah profesi di Universitas Muhammadiyah Gombong pada Sabtu, 9 Mei 2026 menjadi lebih bermakna melalui orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH. Dalam orasinya yang bertajuk “Fidelity Program Tripel Eliminasi Ibu Hamil di Kabupaten Kebumen: Implementation Research”, ia menyoroti pentingnya kualitas pelaksanaan layanan kesehatan ibu hamil sebagai upaya melindungi generasi masa depan.

Di hadapan para wisudawan, pimpinan universitas, dosen, serta tamu undangan, Dr. Siti Mutoharoh mengajak seluruh hadirin membayangkan kondisi sederhana namun sangat penting: seorang ibu hamil yang datang ke fasilitas kesehatan dengan harapan melahirkan bayi sehat, tetapi masih menghadapi risiko penularan HIV, Hepatitis B, dan sifilis kepada bayinya.

Menurutnya, ketiga penyakit tersebut masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan ibu dan anak karena dapat menular selama masa kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Dampaknya pun tidak ringan, mulai dari gangguan kesehatan, kecacatan, hingga kematian ibu dan bayi.

“Program tripel eliminasi sebenarnya telah hadir sebagai solusi untuk mencegah penularan HIV, Hepatitis B, dan sifilis dari ibu ke anak. Namun tantangan terbesar bukan hanya menghadirkan program, melainkan memastikan program benar-benar berjalan sesuai standar,” ungkapnya dalam orasi ilmiah tersebut.

Dr. Siti Mutoharoh menjelaskan, Kabupaten Kebumen pernah menjadi salah satu daerah dengan angka kasus HIV dan AIDS tertinggi di Jawa Tengah pada tahun 2022. Di sisi lain, layanan tripel eliminasi di puskesmas masih memiliki cakupan sekitar 70 persen dan belum mencapai target WHO sebesar 95 persen.

Kondisi inilah yang mendorong dirinya melakukan penelitian implementation research dengan pendekatan implementation fidelity, yaitu menilai sejauh mana program kesehatan dijalankan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Melalui penelitian yang dilakukan pada tahun 2020–2023 tersebut, ia menemukan bahwa cakupan pemeriksaan ibu hamil sempat meningkat dari 75 persen menjadi 84 persen pada tahun 2022, namun kembali menurun pada tahun 2023. Meski demikian, seluruh ibu hamil yang terdeteksi positif HIV, Hepatitis B, maupun sifilis telah mendapatkan penanganan sesuai standar pelayanan kesehatan.

“Artinya, tantangan utama kita bukan pada pengobatan, tetapi bagaimana menjangkau lebih banyak ibu hamil agar bersedia melakukan pemeriksaan sejak dini,” jelasnya.

Penelitian tersebut juga mengungkap berbagai faktor yang memengaruhi keberhasilan program. Dari sisi layanan kesehatan, masih ditemukan kendala pada kebijakan, pedoman, dan standarisasi SOP yang belum berjalan optimal di seluruh puskesmas. Selain itu, variasi kualitas komunikasi dan konseling kepada ibu hamil juga masih terjadi.

Sementara dari sisi masyarakat, hambatan yang muncul antara lain kurangnya pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya pemeriksaan, rasa takut diperiksa, jarak fasilitas kesehatan, hingga dukungan keluarga yang belum maksimal.

Namun demikian, penelitian ini juga menemukan kekuatan besar dari peran bidan dan kader kesehatan dalam memberikan edukasi serta pendampingan kepada masyarakat. Peran mereka dinilai menjadi ujung tombak keberhasilan program tripel eliminasi di tingkat komunitas.

Dalam orasinya, Dr. Siti Mutoharoh menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya diukur dari jumlah layanan yang tersedia, tetapi dari kualitas pelaksanaan layanan yang benar-benar mampu melindungi ibu dan bayi.

Ia juga mendorong penguatan kebijakan, pelatihan tenaga kesehatan, monitoring program secara berkelanjutan, serta peningkatan keterlibatan masyarakat melalui peran bidan, kader, keluarga, dan pemerintah desa.

“Keberhasilan program tripel eliminasi adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Ketika ibu sehat dan bayi terlindungi sejak dalam kandungan, maka kita sedang mempersiapkan generasi Indonesia yang lebih kuat dan berkualitas,” tegasnya.

Orasi ilmiah tersebut menjadi salah satu momentum inspiratif dalam rangkaian wisuda dan pengambilan sumpah profesi di Universitas Muhammadiyah Gombong. Selain menampilkan capaian akademik, kegiatan ini juga mempertegas komitmen kampus dalam mendorong penelitian yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak.

57 APOTEKER UNIMUGO RESMI DIAMBIL SUMPAH, SIAP MENGABDI UNTUK NEGERI

Prosesi Angkat Sumpah Profesi Apoteker dengan di dampingi dari Rohaniawan Islam untuk Mahasiswa yang beragama Islam dan Rohaniawan dari Kristen untuk Mahasiswi yang beragama Kristen. Dok Foto Humas UNIMUGO

Gombong – Semangat pengabdian dan profesionalisme memenuhi Auditorium Universitas Muhammadiyah Gombong pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sebanyak 57 apoteker lulusan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) resmi mengucapkan sumpah profesi sebagai langkah awal menjalankan amanah di dunia kefarmasian dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Prosesi sakral ini menjadi momentum penting lahirnya tenaga kesehatan profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman. Dengan penuh khidmat, para apoteker muda mengikrarkan komitmen untuk mengabdikan ilmu dan dedikasi terbaik demi kesehatan masyarakat dan kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si menyampaikan bahwa sumpah profesi bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan kesehatan yang harus menjunjung tinggi etika, integritas, dan profesionalisme.

Beliau juga menegaskan bahwa UNIMUGO terus berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi nyata di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Sementara itu, sambutan dari Kolegium disampaikan oleh apt. Vitis Vini Fera Ratna Utami, S.Farm., M.Sc. yang memberikan apresiasi atas perjuangan para lulusan hingga sampai pada titik pengambilan sumpah profesi. Ia berpesan agar para apoteker senantiasa menjaga marwah profesi, meningkatkan kompetensi, serta menghadirkan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada keselamatan dan kebutuhan masyarakat.

Dukungan dan motivasi juga datang dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah melalui sambutan Prof. Ahmad Muttaqin, M.A., Ph.D. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya peran apoteker Muhammadiyah dalam menjawab tantangan kesehatan nasional melalui inovasi, pelayanan, dan pengabdian yang berkemajuan.

Sambutan perwakilan mahasiswa Siti Khoiriyah mengucapkan selamat dan sukses kepada 57 Apoteker baru UNIMUGO yang hari ini resmi mengucapkan sumpah profesi. Momentum ini bukan hanya menjadi akhir dari perjalanan akademik, tetapi juga awal pengabdian nyata kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui profesi kefarmasian.

Profesi apoteker adalah profesi mulia yang mengedepankan integritas, kompetensi, serta pelayanan kemanusiaan. Oleh karena itu, saya berharap seluruh lulusan mampu menjaga amanah profesi, menjunjung tinggi etika, serta terus meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan kontribusi terbaik di dunia kesehatan.

Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, apoteker dituntut menjadi pribadi yang adaptif, profesional, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Jadilah apoteker yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dalam setiap langkah pengabdian.

Terima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta semua pihak yang telah mendampingi perjuangan para lulusan hingga sampai pada titik membanggakan ini.

Prosesi pengambilan sumpah profesi ini menjadi simbol kesiapan 57 apoteker UNIMUGO untuk melangkah ke dunia profesional dengan membawa semangat “Siap Mengabdi untuk Negeri”. Dengan ilmu, dedikasi, dan nilai-nilai moral yang kuat, para lulusan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

 

MELAHIRKAN GENERASI PROFESIONAL BERKEMAJUAN, UNIMUGO GELAR WISUDA DAN ANGKAT SUMPAH PROFESI PERIODE I TA 2025/2026

Foto bersama usai prosesi wisuda dan angkat sumpah profesi periode I TA 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Gombong. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Momentum penuh kebanggaan dan haru mewarnai pelaksanaan Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi Universitas Muhammadiyah Gombong Tahun Akademik 2025/2026 Periode I yang diselenggarakan dengan khidmat pada Sabtu, 9 Mei 2026 di Auditorium UNIMUGO. Kegiatan ini menjadi penanda lahirnya generasi profesional baru yang siap mengabdi bagi bangsa, umat, dan kemanusiaan dengan semangat unggul, islami, dan berkemajuan.

Wisuda kali ini menjadi bukti nyata komitmen UNIMUGO sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang terus tumbuh menjadi kampus kesehatan dan sains yang adaptif, inovatif, serta berdaya saing global. Kehadiran para tokoh penting dari berbagai unsur pemerintah, organisasi profesi, hingga persyarikatan Muhammadiyah semakin menguatkan posisi UNIMUGO sebagai pusat pendidikan tinggi yang dipercaya masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin, M.A., Ph.D, Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong Prof. Sofyan Anif, M.Si, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Amiatiningsih, AMK, DPW PPNI Jawa Tengah Puguh Widiyanto, M.Kep., Ketua DPD PPNI Kebumen Oyi Widodo, S.Kep., Ns, Ketua IBI Kebumen Khamidah, SST., MM., Ketua PC IAI Kebumen Apt. Mustolih, M.Sc, Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo, M.M, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO Diah Astutiningrum, M.Kep, serta unsur Forkopimda, Badan Pembina Harian UNIMUGO, dan Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gombong.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh wisudawan dan peserta angkat sumpah profesi. Menurutnya, keberhasilan akademik bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian nyata di tengah masyarakat.

“Mulai hari ini, Saudara membawa nama almamater di setiap langkah. Maka saya titipkan tiga hal penting: jadilah profesional yang kompeten namun tetap beretika, jadilah insan yang cerdas namun tetap rendah hati, serta jadilah pembelajar sepanjang hayat karena dunia tidak pernah berhenti berubah,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik atau hard skill semata, tetapi juga ditopang oleh soft skill seperti integritas, keberanian, komunikasi, empati, dan daya juang tinggi. Nilai-nilai tersebut menjadi karakter utama lulusan UNIMUGO yang dipersiapkan untuk mampu bersaing di era global sekaligus tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan keislaman.

Sementara itu, sambutan dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Ahmad Muttaqin, M.A., Ph.D memberikan motivasi besar bagi perkembangan UNIMUGO ke depan. Ia menyampaikan harapan agar UNIMUGO terus memperkuat kualitas akademik, inovasi, riset, dan jejaring internasional sehingga mampu menjadi perguruan tinggi unggul yang memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan Persyarikatan Muhammadiyah.

alam sambutannya mewakili Bupati Kebumen, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen Dr. H. Agus Sunaryo, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kontribusi Universitas Muhammadiyah Gombong dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan profesional di bidang kesehatan maupun pendidikan.

Ia menegaskan bahwa UNIMUGO telah menjadi salah satu perguruan tinggi yang berperan strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui lahirnya lulusan-lulusan berkualitas, berkarakter, dan siap terjun di tengah masyarakat. Menurutnya, momentum wisuda bukan hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa dan keluarga, tetapi juga menjadi harapan baru bagi Kabupaten Kebumen dalam menghadirkan generasi muda yang mampu bersaing di era global.

“Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap para lulusan UNIMUGO dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat, menjaga profesionalisme, serta terus mengembangkan kompetensi sesuai perkembangan zaman,” ungkapnya.

Berikut Daftar Nama Mahasiswa Berprestasi

Foto bersama mahasiswa berprestasi wisuda dan angkat sumpah periode I TA 2025/2026. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Pada momen wisuda kali ini, UNIMUGO juga menampilkan deretan mahasiswa berprestasi yang berhasil mencatatkan capaian akademik luar biasa. Prestasi tersebut menjadi simbol kualitas pendidikan dan budaya akademik unggul yang terus dibangun di lingkungan kampus.

Dari Program Studi Keperawatan Program Sarjana, nama Fendi Setiawan berhasil menjadi sorotan dengan capaian IPK sempurna 4.00. Prestasi tersebut menjadi bukti dedikasi, disiplin, dan semangat belajar yang luar biasa selama menempuh pendidikan di UNIMUGO. Disusul Laelani Sulastri dengan IPK 3.94 serta Rara Ayu Puspita dengan IPK 3.91 yang menunjukkan kualitas lulusan keperawatan UNIMUGO semakin kompetitif dan berprestasi.

Pada Program Pendidikan Profesi Ners, capaian membanggakan juga diraih oleh Ilham Hukum Sofyan, Khoerul Umam, dan Ine Cahya Febyana yang sama-sama berhasil meraih IPK sempurna 4.00. Raihan tersebut menjadi gambaran kuat bahwa lulusan profesi Ners UNIMUGO tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi tenaga kesehatan profesional yang humanis, tangguh, dan berintegritas tinggi.

Prestasi gemilang turut hadir dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Siti Khoiriyah dan Fadila Amalina Putri sukses meraih IPK sempurna 4.00, sementara Nur Ambarwati memperoleh IPK 3.93. Capaian ini memperlihatkan kualitas pendidikan farmasi UNIMUGO yang semakin diperhitungkan dalam mencetak apoteker profesional yang siap menjawab tantangan dunia kesehatan modern.

Sementara itu, dari Program RPL Farmasi Program Sarjana, Alya Putri Humaira berhasil menunjukkan semangat luar biasa dengan meraih IPK 3.83. Keberhasilan tersebut menjadi inspirasi bahwa pendidikan di UNIMUGO membuka ruang luas bagi seluruh generasi pembelajar untuk terus berkembang dan meraih masa depan terbaik.

Wisuda dan Angkat Sumpah Profesi ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum lahirnya generasi unggul yang akan membawa nama baik almamater di berbagai bidang pengabdian. Dengan semangat “Unggul, Islami, dan Mendunia”, Universitas Muhammadiyah Gombong terus meneguhkan langkah sebagai kampus yang melahirkan lulusan profesional, berkarakter, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia dan dunia./TAY

 

PERERAT SINERGI STRATEGIS, SIAP CETAK GENERASI UNGGUL DI PMB 2026

Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si pada saat sambutan dan memaparkan langkah strategis UNIMUGO untuk kolaborasi dengan PCM dan PCA se-Kebumen di Aula PDM Kebumen. Dok. Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG – Menegaskan eksistensinya sebagai pusat keunggulan akademik, Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali melakukan manuver strategis. Bukan sekadar sosialisasi rutin, UNIMUGO secara resmi menggandeng Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Kebumen untuk menyukseskan agenda besar: Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026.

Kolaborasi ini menjadi manifestasi nyata dari filosofi “Dakwah melalui Pendidikan”. UNIMUGO menempatkan sinergi ini sebagai jembatan emas untuk mengintegrasikan gerakan persyarikatan dengan dunia pendidikan tinggi, guna melahirkan kader bangsa yang kompetitif di kancah global.

Pendidikan sebagai Arus Utama Dakwah

Ketua PDM Kebumen, Joko Purnomo, M.M, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif UNIMUGO. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah pilar fundamental dakwah Muhammadiyah yang harus dikelola secara kolektif.

“Sinergi ini adalah misi besar. Kita tidak hanya bicara soal angka pendaftaran mahasiswa, tapi tentang tanggung jawab bersama dalam menyiapkan generasi berakhlak mulia yang siap menaklukkan tantangan zaman,” pungkasnya penuh optimisme.

Kekuatan Kolaborasi Lintas Elemen

Senada dengan hal tersebut, Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si, menegaskan bahwa kekuatan utama kampus ini terletak pada akar rumputnya. Beliau percaya bahwa dukungan penuh dari PCM dan PCA adalah energi utama bagi UNIMUGO untuk terus bertransformasi.

“UNIMUGO berkomitmen untuk terus naik kelas. Dukungan dari PCM dan PCA adalah fuel yang menggerakkan kami menjadi kampus unggul dan berdaya saing tinggi. Kita bergerak bersama, besar bersama,” tegas Prof. Sofyan.

Inovasi dan Kemudahan PMB 2026

Dalam sesi pemaparan teknis, Ketua Admisi UNIMUGO, Lutfia Uli Na’mah, M.Kes, membedah berbagai strategi mutakhir yang disiapkan untuk PMB 2026. Ia menyoroti jalur pendaftaran yang lebih aksesibel, program studi unggulan yang relevan dengan industri masa depan, serta beragam skema kemudahan bagi calon mahasiswa.

“Kami menjemput bola hingga ke akar rumput. Melalui bantuan PCM dan PCA, informasi mengenai peluang masa depan di UNIMUGO akan tersampaikan secara masif dan akurat ke setiap pelosok daerah,” jelas Lutfia.

Menuju Ekosistem Pendidikan Berkemajuan

Langkah besar ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif namun tetap memegang teguh nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. UNIMUGO optimis bahwa dengan semangat kebersamaan ini, visi untuk menjadi perguruan tinggi yang Unggul dan Berkemajuan bukan sekadar target, melainkan realitas yang sedang diwujudkan.

Dengan dimulainya sinergi ini, UNIMUGO siap menyambut putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam perjalanan intelektual yang transformatif di tahun 2026.

 

BAROMETER PENDIDIKAN KESEHATAN, UNIMUGO SAMBUT KUNJUNGAN STRATEGIS BENCHMARKING UM PKU SURAKARTA

Pemaparan Profil Prodi Pendidikan Profesi Ners Oleh Ns. Wuri Utami, M.Kep., Ph.D pada kegiatan Benchmarking dari UM PKU Surakarta. Dok.Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG – Eksistensi Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) sebagai pusat keunggulan (Center of Excellence) di bidang kesehatan kian diakui secara luas. Hal ini dibuktikan dengan dipilihnya UNIMUGO sebagai destinasi benchmarking oleh Universitas Muhammadiyah (UM) PKU Surakarta pada Kamis, 29 April 2026.

Kunjungan ini difokuskan pada penguatan tata kelola dan inovasi kurikulum di Program Studi Keperawatan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Ners, yang selama ini menjadi salah satu pilar keunggulan akademik di UNIMUGO.

Sinergi Menuju Standar Global

Bertempat di Ruang Rapat BPH UNIMUGO yang representatif, rombongan tamu disambut langsung oleh jajaran pimpinan universitas. Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIMUGO Ns. Isma Yuniar, M.Kep, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah adalah kunci untuk mengakselerasi kualitas pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami menyambut hangat kehadiran rekan-rekan dari UM PKU Surakarta. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan ruang berbagi praktik baik (best practices) dalam mencetak tenaga ners yang profesional, kompeten, dan memiliki karakter Islami yang kuat. Sinergi ini adalah wujud nyata dari semangat Muhammadiyah untuk terus tumbuh bersama,” ungkap Wakil Rektor I.

Apresiasi Atas Kualitas UNIMUGO

Pihak UM PKU Surakarta melalui perwakilannya, Yuli Widyastuti, M.Kep., Sp.KMB, menyatakan kekagumannya terhadap perkembangan pesat dan sistem pendidikan yang diterapkan di UNIMUGO. Menurutnya, UNIMUGO memiliki tata kelola program studi keperawatan yang sangat inspiratif untuk diadopsi.

“Kami memilih UNIMUGO sebagai tujuan benchmarking karena reputasinya yang luar biasa dalam penyelenggaraan pendidikan ners. Kami berharap melalui diskusi ini, banyak inovasi dari UNIMUGO yang bisa kami bawa untuk memperkuat sistem di UM PKU Surakarta, terutama dalam hal integrasi kurikulum dan manajemen laboratorium,” ujar Yuli Widyastuti.

Bedah Strategi Keunggulan Pendidikan Ners

Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah pemaparan materi teknis yang disampaikan oleh Kaprodi Pendidikan Profesi Ners UNIMUGO, Ns. Wuri Utami, M.Kep., Ph.D. Beliau membedah secara mendalam sistem kurikulum terintegrasi, metode pembelajaran klinik yang inovatif, hingga strategi sukses UNIMUGO dalam mempertahankan angka kelulusan uji kompetensi yang tinggi.

“Kunci dari pendidikan profesi di UNIMUGO adalah kedisiplinan dalam penjaminan mutu dan sinkronisasi antara teori di kelas dengan praktik di lahan. Kami terus melakukan inovasi agar lulusan kami tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap teknologi kesehatan masa depan,” jelas Ns. Wuri Utami dalam paparannya.

Bedah Kurikulum dan Fasilitas Unggulan

Dalam sesi diskusi intensif, tim Prodi Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners UNIMUGO memaparkan secara detail mekanisme pembelajaran, sistem penjaminan mutu, hingga strategi pencapaian First Taker dalam Uji Kompetensi Ners. Delegasi UM PKU Surakarta juga diajak melihat secara langsung bagaimana ekosistem akademik di UNIMUGO didesain untuk mendukung kenyamanan serta ketajaman skill mahasiswa.

Komitmen Memajukan Bangsa

Kegiatan benchmarking ini diakhiri dengan komitmen kedua institusi untuk terus menjalin kerja sama berkelanjutan. Bagi UNIMUGO, kunjungan ini mempertegas posisinya sebagai “Trendsetter” pendidikan tinggi kesehatan yang tidak hanya fokus pada internal, tetapi juga berkontribusi aktif dalam memajukan kualitas Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) secara kolektif.

Dengan semangat “Unggul dan Berkemajuan”, UNIMUGO terus membuka pintu kolaborasi bagi berbagai pihak guna mewujudkan visi besar: mencetak generasi emas yang siap melayani bangsa dengan standar kompetensi global.

 

Translate »