(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

Siapkan Kehamilan Sehat Sejak Pranikah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong Gelar Edukasi dan Skrining Gizi di KUA Kuwarasan

KEBUMEN – Persiapan kehamilan yang sehat perlu dimulai sejak sebelum pernikahan. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gombong melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan pranikah dan skrining status gizi bagi pasangan calon pengantin (catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 13 pasangan calon pengantin.

Kegiatan bertajuk “Persiapan Kehamilan Sehat melalui Edukasi dan Skrining Status Gizi pada Pasangan Calon Pengantin di KUA Kecamatan Kuwarasan” ini dilaksanakan oleh lima mahasiswa, yaitu Beli Yana W., Lili Auliani H., Maudy Nydya D., Nafasati Aurelya P., dan Riski Febrianti, di bawah bimbingan Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasangan calon pengantin mengenai pentingnya menjaga status gizi dan kesehatan sebelum merencanakan kehamilan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah promotif dan preventif untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat serta membangun keluarga yang berkualitas.

Skrining Gizi sebagai Langkah Awal Persiapan Kehamilan

Rangkaian kegiatan meliputi skrining status gizi dan edukasi kesehatan pranikah kepada pasangan calon pengantin. Melalui skrining, peserta memperoleh gambaran awal mengenai kondisi status gizinya sebagai salah satu aspek yang perlu diperhatikan sebelum merencanakan kehamilan.

Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola hidup sehat, serta persiapan kehamilan sejak masa prakonsepsi. Penyampaian materi dilakukan agar calon pengantin dapat memahami bahwa kesehatan sebelum kehamilan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan ibu dan calon bayi.

“Persiapan kehamilan sebaiknya tidak hanya dilakukan setelah seorang perempuan dinyatakan hamil. Calon pengantin perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak sebelum kehamilan agar dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik,” ujar Lili Auliani Hakim, perwakilan tim pelaksana.

Tingkatkan Pengetahuan Calon Pengantin melalui Edukasi Kesehatan

Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya persiapan kesehatan sejak masa pranikah. Status gizi merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan karena kondisi gizi sebelum kehamilan berkaitan dengan kesehatan ibu selama kehamilan dan perkembangan janin.

Melalui kegiatan ini, 13 pasangan calon pengantin yang hadir diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi kesehatan, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, serta penerapan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui edukasi dan skrining status gizi, kami berharap calon pengantin semakin memahami bahwa kesehatan perlu dipersiapkan sejak dini. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi pasangan dalam merencanakan kehamilan yang sehat dan membangun keluarga berkualitas,” ungkap Riski Febrianti, perwakilan tim pelaksana.

Peran Mahasiswa dalam Mendukung Keluarga Sehat dan Berkualitas

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan pranikah. Melalui pendekatan edukatif dan pemeriksaan awal, mahasiswa berupaya membantu calon pengantin memperoleh informasi yang bermanfaat dalam mempersiapkan kesehatan sebelum kehamilan.

Dosen pembimbing, Dr. Siti Mutoharoh, S.ST., MPH, mendampingi pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kegiatan edukasi kesehatan secara langsung.

KUA Kecamatan Kuwarasan menjadi lokasi yang strategis untuk pelaksanaan kegiatan karena pasangan calon pengantin dapat dijangkau pada masa persiapan pernikahan. Dengan demikian, edukasi kesehatan diharapkan dapat diberikan pada waktu yang tepat, sebelum pasangan merencanakan kehamilan.

Langkah Awal Menuju Generasi yang Lebih Sehat

Melalui kegiatan edukasi dan skrining status gizi ini, tim pelaksana berharap kesadaran pasangan calon pengantin terhadap pentingnya kesehatan pranikah semakin meningkat. Persiapan yang dilakukan sejak masa prakonsepsi diharapkan dapat mendukung terciptanya keluarga yang sehat, berkualitas, dan lebih siap dalam merencanakan kehamilan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa persiapan pernikahan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan administratif dan kehidupan rumah tangga, tetapi juga mencakup kesiapan fisik dan kesehatan pasangan.

Sehat sebelum menikah, siap merencanakan kehamilan, bersama membangun keluarga berkualitas.

Dokumentasi Kegiatan

Pelaksanaan skrining status gizi pada pasangan calon pengantin di KUA Kecamatan Kuwarasan.

Penyampaian edukasi kesehatan pranikah mengenai gizi seimbang dan persiapan kehamilan sehat.

Interaksi dan diskusi tim pelaksana bersama pasangan calon pengantin.

Foto Bersama tim pelaksana dan peserta kegiatan.

PERKUAT PENDIDIKAN BERBASIS TEKNOLOGI, PRODI S1 TEKNOLOGI INFORMASI UNIMUGO JALANI ASESMEN LAPANGAN AKREDITASI

Suasana Asesemen Lapangan Akreditasi Prodi S1 Teknologi Informasi secara Daring. (Dok.Ft.Humas UNIMUGO)

GOMBONG – Komitmen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas terus diperkuat. Salah satunya melalui Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi S1 Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Humaniora UNIMUGO, yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Asesmen lapangan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akreditasi untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi S1 Teknologi Informasi berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut menghadirkan dua asesor dari LAM INFOKOM, yaitu Dr. Rasim, S.T., M.T. dan Dr. Rinci Kembang Hapsari, S.Si., M.Kom.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan komitmen UNIMUGO untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat tata kelola akademik dan kelembagaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan universitas yang unggul, inovatif, dan berkemajuan.

Sementara itu, Dr. Rasim, S.T., M.T. selaku Ketua Tim Asesor LAM INFOKOM menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam proses penilaian akreditasi. Proses ini dilakukan untuk melihat kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi penyelenggaraan program studi secara nyata.

Dari Fakultas Sains dan Humaniora, Dekan Ir. Eko Ari Wibowo, M.T. turut menyampaikan kesiapan fakultas dalam mendukung proses asesmen sekaligus pengembangan Program Studi S1 Teknologi Informasi. Dukungan tersebut mencakup peningkatan kualitas pembelajaran, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, serta penguatan kompetensi mahasiswa agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Program Studi S1 Teknologi Informasi sendiri terus diarahkan untuk menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi di UNIMUGO. Perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.

Melalui asesmen lapangan ini, UNIMUGO tidak hanya berupaya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Berbagai masukan dari asesor diharapkan dapat menjadi bahan penguatan bagi Program Studi S1 Teknologi Informasi dalam meningkatkan kualitas akademik dan layanan pendidikan.

Sementara itu, Kaprodi S1 Teknologi Informasi menyampaikan harapan agar proses asesmen ini dapat memberikan evaluasi yang konstruktif bagi program studi. Hasil asesmen diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengembangkan program studi, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperkuat kontribusi S1 Teknologi Informasi UNIMUGO di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Dengan semangat peningkatan mutu secara berkelanjutan, UNIMUGO terus melangkah menghadirkan pendidikan yang unggul, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berdampak bagi masyarakat.

MASTA PMB 2026 UNIMUGO, JADI AWAL MAHASISWA BARU MENGANAL KAMPUS DAN KEHIDUPAN PERGURUAN TINGGI

Prosesi Penyematan Jas Almamater dan Foto Bersama. Dok. Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) melaksanakan Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (MASTA PMB) Tahun Akademik 2026/2027 selama tiga hari, Selasa–Kamis, 29 September–1 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi rangkaian awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan perguruan tinggi, kehidupan akademik, nilai-nilai Kemuhammadiyahan, serta berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia di UNIMUGO.

Ketua Panitia MASTA PMB 2026, Tiyan Fathurokhman, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa sebelum memasuki rangkaian utama MASTA, panitia telah melaksanakan Matrikulasi dan Technical Meeting sebagai bentuk pembekalan dan persiapan mahasiswa baru.

Matrikulasi memberikan gambaran awal mengenai lingkungan perguruan tinggi, proses pembelajaran, kehidupan akademik, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa dalam menjalani perkuliahan. Sementara itu, Technical Meeting memberikan pembekalan teknis terkait rangkaian kegiatan MASTA, pembagian kafilah, tata tertib, ketentuan peserta, serta perlengkapan yang harus dipersiapkan.

Setelah melalui kedua tahapan tersebut, mahasiswa baru mengikuti rangkaian utama MASTA selama tiga hari yang meliputi MASTA Universitas, MASTA Ke-IMM-an, dan Ekspo Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Pada hari pertama, MASTA Universitas difokuskan pada pengenalan lingkungan dan kehidupan kampus. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan pimpinan universitas, fakultas, program studi, unit kerja, serta berbagai fasilitas yang tersedia di UNIMUGO.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan akademik dan nonakademik sekaligus membangun interaksi dengan sesama mahasiswa baru.

UNIMUGO Siapkan SDM Unggul dan Berkemaju an

Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memilih UNIMUGO sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi.

“Selamat kepada adik-adik mahasiswa baru yang telah memilih Universitas Muhammadiyah Gombong untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.

Rektor menyampaikan bahwa hingga pelaksanaan MASTA PMB 2026, tercatat 1.028 mahasiswa baru yang bergabung di UNIMUGO.

Menurutnya, UNIMUGO terus melakukan berbagai persiapan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, mulai dari penataan akademik, kurikulum, sistem pembelajaran, hingga sarana dan prasarana pendukung pendidikan.

“SDM berkemajuan memiliki beberapa karakter penting, di antaranya akhlak mulia, karakter yang baik, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kemampuan di bidang digital,” jelasnya.

Melalui rangkaian MASTA PMB 2026, UNIMUGO berharap mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami nilai-nilai yang menjadi dasar dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

MASTA menjadi langkah awal untuk membangun mahasiswa yang berkarakter, berilmu, berkemajuan, dan siap berkembang selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Gombong./TAY

 

UNIMUGO BEKALI 159 MAHASISWA KEPERAWATAN DENGAN KOMPTENSI KEGAWATDARURATAN MELALUI PELATIHAN BTCLS

 

Foto bersama usai kegiatan BTLCS gelombang I dan II Prodi Keperawatan Program Sarjana. Dok.Foto Humas UNIMUGO.

GOMBONG – Sebanyak 159 mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) mengikuti Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Pelatihan dilaksanakan secara blended learning dengan metode pembelajaran selama enam hari, terdiri atas tiga hari secara daring dan tiga hari secara luring. Kegiatan dibagi menjadi dua gelombang untuk memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah kepada seluruh peserta.

Gelombang pertama diikuti oleh 74 peserta dan berlangsung pada 14–19 September 2026. Selanjutnya, gelombang kedua diikuti oleh 85 peserta dan dilaksanakan pada 21–26 September 2026.

Ketua Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Ns. Tri Sumarsih, MNS., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan BTCLS tahun ini diikuti oleh 159 mahasiswa. Pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan sekaligus keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan.

BTCLS merupakan pelatihan yang memberikan pembelajaran mengenai penanganan trauma dan kegawatdaruratan jantung, bantuan hidup dasar, serta tindakan awal pada pasien dalam kondisi kritis. Melalui pembelajaran teori dan praktik, mahasiswa diharapkan mampu memahami langkah penanganan secara sistematis, cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO, Ns. Diah Astutiningrum, M.Kep., dalam sambutannya menekankan pentingnya pembekalan keterampilan kegawatdaruratan bagi mahasiswa keperawatan. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu memberikan respons yang tepat ketika menghadapi pasien dengan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Pelaksanaan pelatihan BTCLS ini menjadi salah satu bentuk komitmen FIKES UNIMUGO dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga keperawatan yang kompeten, profesional, sigap, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan kegawatdaruratan dalam praktik keperawatan, baik selama proses pendidikan maupun ketika nantinya terjun memberikan pelayanan kepada masyarakat./TAY

 

ASESMEN LAPANGAN AKREDITASI TEKNIK INDUSTRI UNIMUGO, LANGKAH PENGUATAN MUTU DAN KUALITAS PENDIDIKAN

Asesmen Lapangana AkreditasI Prodi Teknik Industri dilaksanakan secara daring dari Lam-Teknik. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus berkomitmen meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Humaniora, yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan asesmen lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akreditasi Program Studi Teknik Industri. Melalui kegiatan ini, kesiapan program studi dalam memenuhi standar mutu pendidikan, tata kelola, sumber daya manusia, pembelajaran, sarana prasarana, serta berbagai aspek pendukung lainnya dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UNIMUGO, Fakultas Sains dan Humaniora, Program Studi Teknik Industri, dosen, tenaga kependidikan, serta tim asesor dari LAM Teknik.

Dekan Fakultas Sains dan Humaniora UNIMUGO, Ir. Eko Ari Wibowo, M.T., menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum penting bagi Program Studi Teknik Industri untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.

Menurutnya, proses akreditasi tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan standar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi program studi untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Asesor LAM Teknik, Komarudin, S.T., M.Eng., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan proses untuk melihat secara langsung kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan.

Proses asesmen dilakukan melalui berbagai kegiatan, antara lain verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pemangku kepentingan, dan peninjauan berbagai fasilitas pendukung kegiatan akademik.

Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Teknik Industri UNIMUGO diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UNIMUGO dalam mewujudkan program studi yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing, serta terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan dunia industri./TAY

 

BEKALI CALON LULUSAN HADAPI DUNIA KERJA DAN PERKUAT KARAKTER, UNIMUGO GELAR JOB FAIR DAN BAITUL ARQAM PURNA STUDI

Foto peserta terbaik Jobfair dan Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026. Dok.Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG, UNIMUGO – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menyelenggarakan Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa tingkat akhir dan calon wisudawan/wisudawati menghadapi dunia profesional sekaligus memperkuat bekal spiritual dan Kemuhammadiyahan.

Mengusung tema “Membentuk Lulusan Berdaya Saing, Unggul dan Berkarakter untuk UNIMUGO Bertransformasi”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 9–11 September 2026, di lingkungan Universitas Muhammadiyah Gombong.

Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ruang untuk mempertemukan calon lulusan dengan dunia kerja melalui Job Fair, tetapi juga menjadi wadah pembekalan melalui Baitul Arqam Purna Studi. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kesiapan yang lebih utuh, baik dari sisi kompetensi, wawasan karier, karakter, maupun nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

Bekal Memasuki Dunia Profesional

Ketua Panitia, Apt. Muhromim, M.Farm., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa tingkat akhir dan calon wisudawan/wisudawati mengenai Kemuhammadiyahan serta wawasan seputar dunia kerja.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum maupun setelah memasuki dunia profesional. Mulai dari kesiapan menghadapi proses rekrutmen, memahami dinamika dunia kerja, hingga membangun karakter dan sikap profesional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta memiliki kesiapan yang lebih baik untuk melangkah ke dunia kerja dengan membawa kompetensi, karakter, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UNIMUGO,” demikian pokok laporan Ketua Panitia.

Diikuti 423 Peserta

Antusiasme peserta dalam kegiatan ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 423 peserta mengikuti rangkaian Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026, termasuk 20 peserta yang mengikuti secara online.

Peserta berasal dari berbagai program studi di lingkungan UNIMUGO, meliputi:

Fakultas Ilmu Kesehatan

  • S1 Farmasi: 66 peserta
  • S1 Kebidanan: 52 peserta dan 19 peserta
  • S1 Keperawatan: 52 peserta
  • Profesi Apoteker: 41 peserta
  • D3 Keperawatan: 34 peserta
  • Profesi Ners A: 33 peserta
  • Profesi Ners B: 28 peserta
  • Profesi Bidan: 14 peserta
  • D3 Kebidanan: 10 peserta

Fakultas Sains dan Humaniora

  • S1 Manajemen: 28 peserta
  • S1 Hukum: 17 peserta
  • S1 Teknik Industri: 9 peserta

Selain itu, sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan secara daring.

Menariknya, peserta dari Program Profesi Apoteker berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang dari Sulawesi Tengah, Lampung, Batam, Palembang, Lombok, Madura, Denpasar, Kalimantan Barat, Sumbawa, Raja Ampat, Ambon (Maluku), Gorontalo, Sorong (Papua Barat Daya), Bekasi, hingga Tigaraksa, Banten.

Keragaman asal peserta tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kiprah pendidikan UNIMUGO telah menjangkau mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.

Perkuat Karakter dan Nilai Kemuhammadiyahan

Dalam sambutan Rektor UNIMUGO yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang III, Ns. Dr. Ike Mardiati Agustin, M.Kep., Sp.Kep.J., disampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan nilai yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia profesional.

Melalui Baitul Arqam Purna Studi, calon lulusan diberikan ruang untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Kemuhammadiyahan sebelum menyelesaikan masa studinya.

Sementara melalui Job Fair, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai peluang dan kebutuhan dunia kerja. Perpaduan kedua agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen UNIMUGO dalam menyiapkan lulusan yang unggul, berdaya saing, profesional, serta berkarakter Islami.

Hadirkan Tokoh dan Mitra Strategis

Rangkaian Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 juga menghadirkan sejumlah tokoh dan narasumber, di antaranya Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., Wakil Menteri P2MI/Perlindungan Pekerja Migran Indonesia; Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Rektor UNIMUGO; Joko Purnomo, M.M., Ketua PDM Kebumen; Dr. Dodok Sartono, S.E., M.M., Sekretaris PWM Jawa Tengah; serta Mintaraga Eman S., Lc., MA., Wakil Ketua PDM Banyumas.

Kehadiran para tokoh tersebut memberikan perspektif yang beragam bagi peserta, khususnya terkait dunia kerja, pengembangan diri, Kemuhammadiyahan, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Langkah Menuju Lulusan UNIMUGO yang Unggul dan Berdampak

Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen UNIMUGO dalam memastikan proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi berlanjut pada kesiapan lulusan untuk berkarya, berkontribusi, dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UNIMUGO terus mendorong lahirnya lulusan yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, memiliki daya saing di dunia kerja, serta tetap membawa nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan dalam setiap langkah pengabdiannya./TAY

 

Translate »