(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

UNIMUGO BEKALI 159 MAHASISWA KEPERAWATAN DENGAN KOMPTENSI KEGAWATDARURATAN MELALUI PELATIHAN BTCLS

 

Foto bersama usai kegiatan BTLCS gelombang I dan II Prodi Keperawatan Program Sarjana. Dok.Foto Humas UNIMUGO.

GOMBONG – Sebanyak 159 mahasiswa Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) mengikuti Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Pelatihan dilaksanakan secara blended learning dengan metode pembelajaran selama enam hari, terdiri atas tiga hari secara daring dan tiga hari secara luring. Kegiatan dibagi menjadi dua gelombang untuk memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan terarah kepada seluruh peserta.

Gelombang pertama diikuti oleh 74 peserta dan berlangsung pada 14–19 September 2026. Selanjutnya, gelombang kedua diikuti oleh 85 peserta dan dilaksanakan pada 21–26 September 2026.

Ketua Program Studi Keperawatan Program Sarjana, Ns. Tri Sumarsih, MNS., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan BTCLS tahun ini diikuti oleh 159 mahasiswa. Pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan bekal pengetahuan sekaligus keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan.

BTCLS merupakan pelatihan yang memberikan pembelajaran mengenai penanganan trauma dan kegawatdaruratan jantung, bantuan hidup dasar, serta tindakan awal pada pasien dalam kondisi kritis. Melalui pembelajaran teori dan praktik, mahasiswa diharapkan mampu memahami langkah penanganan secara sistematis, cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIMUGO, Ns. Diah Astutiningrum, M.Kep., dalam sambutannya menekankan pentingnya pembekalan keterampilan kegawatdaruratan bagi mahasiswa keperawatan. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu memberikan respons yang tepat ketika menghadapi pasien dengan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Pelaksanaan pelatihan BTCLS ini menjadi salah satu bentuk komitmen FIKES UNIMUGO dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga keperawatan yang kompeten, profesional, sigap, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan kegawatdaruratan dalam praktik keperawatan, baik selama proses pendidikan maupun ketika nantinya terjun memberikan pelayanan kepada masyarakat./TAY

 

ASESMEN LAPANGAN AKREDITASI TEKNIK INDUSTRI UNIMUGO, LANGKAH PENGUATAN MUTU DAN KUALITAS PENDIDIKAN

Asesmen Lapangana AkreditasI Prodi Teknik Industri dilaksanakan secara daring dari Lam-Teknik. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus berkomitmen meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Humaniora, yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan asesmen lapangan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses akreditasi Program Studi Teknik Industri. Melalui kegiatan ini, kesiapan program studi dalam memenuhi standar mutu pendidikan, tata kelola, sumber daya manusia, pembelajaran, sarana prasarana, serta berbagai aspek pendukung lainnya dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UNIMUGO, Fakultas Sains dan Humaniora, Program Studi Teknik Industri, dosen, tenaga kependidikan, serta tim asesor dari LAM Teknik.

Dekan Fakultas Sains dan Humaniora UNIMUGO, Ir. Eko Ari Wibowo, M.T., menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum penting bagi Program Studi Teknik Industri untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.

Menurutnya, proses akreditasi tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan standar, tetapi juga menjadi kesempatan bagi program studi untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Asesor LAM Teknik, Komarudin, S.T., M.Eng., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan proses untuk melihat secara langsung kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan.

Proses asesmen dilakukan melalui berbagai kegiatan, antara lain verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pemangku kepentingan, dan peninjauan berbagai fasilitas pendukung kegiatan akademik.

Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Teknik Industri UNIMUGO diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UNIMUGO dalam mewujudkan program studi yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing, serta terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan dunia industri./TAY

 

BEKALI CALON LULUSAN HADAPI DUNIA KERJA DAN PERKUAT KARAKTER, UNIMUGO GELAR JOB FAIR DAN BAITUL ARQAM PURNA STUDI

Foto peserta terbaik Jobfair dan Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026. Dok.Foto Humas UNIMUGO

GOMBONG, UNIMUGO – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menyelenggarakan Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa tingkat akhir dan calon wisudawan/wisudawati menghadapi dunia profesional sekaligus memperkuat bekal spiritual dan Kemuhammadiyahan.

Mengusung tema “Membentuk Lulusan Berdaya Saing, Unggul dan Berkarakter untuk UNIMUGO Bertransformasi”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 9–11 September 2026, di lingkungan Universitas Muhammadiyah Gombong.

Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ruang untuk mempertemukan calon lulusan dengan dunia kerja melalui Job Fair, tetapi juga menjadi wadah pembekalan melalui Baitul Arqam Purna Studi. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki kesiapan yang lebih utuh, baik dari sisi kompetensi, wawasan karier, karakter, maupun nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

Bekal Memasuki Dunia Profesional

Ketua Panitia, Apt. Muhromim, M.Farm., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa tingkat akhir dan calon wisudawan/wisudawati mengenai Kemuhammadiyahan serta wawasan seputar dunia kerja.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum maupun setelah memasuki dunia profesional. Mulai dari kesiapan menghadapi proses rekrutmen, memahami dinamika dunia kerja, hingga membangun karakter dan sikap profesional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta memiliki kesiapan yang lebih baik untuk melangkah ke dunia kerja dengan membawa kompetensi, karakter, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UNIMUGO,” demikian pokok laporan Ketua Panitia.

Diikuti 423 Peserta

Antusiasme peserta dalam kegiatan ini cukup tinggi. Tercatat sebanyak 423 peserta mengikuti rangkaian Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026, termasuk 20 peserta yang mengikuti secara online.

Peserta berasal dari berbagai program studi di lingkungan UNIMUGO, meliputi:

Fakultas Ilmu Kesehatan

  • S1 Farmasi: 66 peserta
  • S1 Kebidanan: 52 peserta dan 19 peserta
  • S1 Keperawatan: 52 peserta
  • Profesi Apoteker: 41 peserta
  • D3 Keperawatan: 34 peserta
  • Profesi Ners A: 33 peserta
  • Profesi Ners B: 28 peserta
  • Profesi Bidan: 14 peserta
  • D3 Kebidanan: 10 peserta

Fakultas Sains dan Humaniora

  • S1 Manajemen: 28 peserta
  • S1 Hukum: 17 peserta
  • S1 Teknik Industri: 9 peserta

Selain itu, sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan secara daring.

Menariknya, peserta dari Program Profesi Apoteker berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang dari Sulawesi Tengah, Lampung, Batam, Palembang, Lombok, Madura, Denpasar, Kalimantan Barat, Sumbawa, Raja Ampat, Ambon (Maluku), Gorontalo, Sorong (Papua Barat Daya), Bekasi, hingga Tigaraksa, Banten.

Keragaman asal peserta tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kiprah pendidikan UNIMUGO telah menjangkau mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.

Perkuat Karakter dan Nilai Kemuhammadiyahan

Dalam sambutan Rektor UNIMUGO yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang III, Ns. Dr. Ike Mardiati Agustin, M.Kep., Sp.Kep.J., disampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan nilai yang menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia profesional.

Melalui Baitul Arqam Purna Studi, calon lulusan diberikan ruang untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Kemuhammadiyahan sebelum menyelesaikan masa studinya.

Sementara melalui Job Fair, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai peluang dan kebutuhan dunia kerja. Perpaduan kedua agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen UNIMUGO dalam menyiapkan lulusan yang unggul, berdaya saing, profesional, serta berkarakter Islami.

Hadirkan Tokoh dan Mitra Strategis

Rangkaian Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 juga menghadirkan sejumlah tokoh dan narasumber, di antaranya Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., Wakil Menteri P2MI/Perlindungan Pekerja Migran Indonesia; Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Rektor UNIMUGO; Joko Purnomo, M.M., Ketua PDM Kebumen; Dr. Dodok Sartono, S.E., M.M., Sekretaris PWM Jawa Tengah; serta Mintaraga Eman S., Lc., MA., Wakil Ketua PDM Banyumas.

Kehadiran para tokoh tersebut memberikan perspektif yang beragam bagi peserta, khususnya terkait dunia kerja, pengembangan diri, Kemuhammadiyahan, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Langkah Menuju Lulusan UNIMUGO yang Unggul dan Berdampak

Job Fair & Baitul Arqam Purna Studi UNIMUGO 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen UNIMUGO dalam memastikan proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi berlanjut pada kesiapan lulusan untuk berkarya, berkontribusi, dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UNIMUGO terus mendorong lahirnya lulusan yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, memiliki daya saing di dunia kerja, serta tetap membawa nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan dalam setiap langkah pengabdiannya./TAY

 

PENDAMPINGAN PENDIRIAN FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIMUGO SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU PUSAT KEILMUAN KESEHATAN UNGGULAN

Peninjauan Gedung Fakultas Kedokteran UNIMUGO. Dok. Foto Humas

 

Gombong, 9 September 2026 — Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) terus memantapkan langkah menuju pendirian Fakultas Kedokteran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Pendampingan Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gombong yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, di Ruang Kuliah 1 UNIMUGO.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UNIMUGO, Ir. M. Yahya Fuad, S.E. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pendampingan sebagai bagian dari langkah strategis UNIMUGO dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran. Menurutnya, pendirian Fakultas Kedokteran merupakan sebuah langkah besar yang membutuhkan kesiapan, perencanaan matang, serta sinergi dari seluruh unsur universitas dan pihak terkait.

Beliau berharap proses pendirian Fakultas Kedokteran dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, tidak hanya dari sisi administratif dan sarana prasarana, tetapi juga dari kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, akademik, serta penguatan jejaring kerja sama.

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Prof, Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum memberikan apresiasi atas ikhtiar UNIMUGO dalam mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran. Proses ini tentu tidak hanya membutuhkan kesiapan secara administratif, tetapi juga kesiapan akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, tata kelola, jejaring rumah sakit, serta dukungan seluruh elemen persyarikatan.

Karena itu, seluruh proses persiapan harus dilakukan secara terencana, bertahap, dan berbasis standar mutu. Setiap persyaratan perlu dipetakan dengan baik, kemudian disiapkan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pimpinan universitas, fakultas, persyarikatan, rumah sakit, tenaga akademik, maupun mitra strategis lainnya.

Selanjutnya, sambutan sekaligus pemaparan disampaikan langsung oleh Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si.

Dalam paparannya, Rektor menjelaskan berbagai kesiapan dan persyaratan yang telah dimiliki UNIMUGO sebagai bagian dari proses pendirian Fakultas Kedokteran. Salah satunya adalah kesiapan sumber daya manusia dan pengembangan akademik yang terus diperkuat.

UNIMUGO saat ini memiliki 7 program studi dengan akreditasi Unggul. Selain itu, terdapat 21 Dosen yang sedang menempuh Program Doktor (S3),13 dosen yang telah terdata secara resmi di PDDIKTI, sementara 8 dosen lainnya telah menyelesaikan pendidikan namun masih menunggu penerbitan ijazah.

Dari sisi jabatan akademik, sebanyak 6 dosen telah menduduki jabatan Lektor Kepala, sedangkan 4 dosen lainnya sedang dalam proses pengajuan tahap II. Kondisi tersebut menjadi salah satu modal penting dalam penguatan kapasitas akademik UNIMUGO.

Tidak hanya pada aspek akademik, UNIMUGO juga terus menjaga tata kelola dan akuntabilitas kelembagaan. Hal ini ditunjukkan dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama empat tahun berturut-turut.

Arah Transformasi Strategis

Dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan arah transformasi strategis pendirian Fakultas Kedokteran UNIMUGO. Pendirian Fakultas Kedokteran dipandang sebagai bagian dari langkah jangka panjang untuk memperkuat UNIMUGO sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdampak, khususnya dalam bidang kesehatan.

Sejalan dengan rencana tersebut, UNIMUGO juga menyiapkan strategi pengembangan program studi magister sebagai penguatan jenjang pendidikan dan keilmuan. Beberapa program magister yang menjadi prioritas meliputi:

  • Magister Keperawatan
  • Magister Hukum Kesehatan
  • Magister Manajemen Rumah Sakit
  • Magister Kebidanan

Pengembangan tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang semakin lengkap, mulai dari pendidikan vokasi, sarjana, profesi, hingga jenjang magister dan kedokteran.

Menuju Pusat Keilmuan Kesehatan Unggulan

Pendirian Program Studi Kedokteran menjadi salah satu prioritas UNIMUGO karena dinilai strategis dalam mendukung visi kampus menuju pusat keilmuan kesehatan unggulan.

Melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan program studi, tata kelola yang baik, serta jejaring kemitraan, UNIMUGO terus mempersiapkan diri agar mampu menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. dr. Budu, Ph.D., SpM memberikan pendampingan dan pengarahan terkait pendirian Fakultas Kedokteran. Beliau menyampaikan berbagai kiat dan strategi yang perlu dipersiapkan agar proses pendirian dapat berjalan secara sistematis dan memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan.

Pendampingan ini menjadi momentum penting bagi UNIMUGO untuk melakukan evaluasi, memperkuat kesiapan, sekaligus menyusun langkah strategis menuju terwujudnya Fakultas Kedokteran.

Dengan semangat UNIMUGO Unggul, Islami, Berkemajuan, dan Berdampak, pendirian Fakultas Kedokteran diharapkan menjadi bagian dari transformasi UNIMUGO dalam memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan serta memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat./TAY

 

UNIMUGO JADI TUAN RUMAH SILATURAHMI PANDU KEHORMATAN DAN PELATIHAN NASIONAL HIZBUL WATHAN 2026

Foto bersama usai menerima sertifikat/piagam Kepanduan Hizbul Wathan. (Dok.Foto Humas UNIMUGO)

Gombong, 30 Agustus 2026 — Semangat kepanduan, silaturahmi, dan regenerasi kader berpadu dalam kegiatan Silaturahmi Pandu Kehormatan, Pelatihan Nasional, serta Pengukuhan Ahli Pandu Alumni Jaya Melati 2 Hizbul Wathan Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Sabtu–Ahad, 29–30 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Hizbul Wathan untuk kembali mempererat ukhuwah, berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat komitmen dalam menyiapkan kader-kader kepanduan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi persyarikatan, masyarakat, dan bangsa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Tengah Dr. Slamet Widodo, M.Pd., Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo, M.M., Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Tengah Ramanda Taufik, jajaran Kwarda Hizbul Wathan Jawa Tengah, para pelatih HW, serta Pandu Senior Hizbul Wathan dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kehadiran para pandu senior dari berbagai daerah, di antaranya Klaten, Solo, Cepu, Semarang, Pekalongan, Cilacap, dan Kebumen, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar agenda pertemuan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyambung kembali jejaring silaturahmi dan pengalaman kepanduan lintas generasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengukuhan Ramanda dan Bunda Ahli Pandu Alumni Jaya Melati 2, yang sebelumnya mengikuti proses pendidikan di Klaten. Agenda kemudian dilanjutkan dengan forum diskusi yang menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pengembangan gerakan kepanduan Hizbul Wathan serta penguatan peran para pandu senior dalam membina kader di berbagai daerah.

Pada hari kedua, peserta disuguhi penampilan dari Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah Kabupaten Cilacap yang semakin menambah semarak suasana kegiatan sekaligus memperlihatkan kreativitas dan semangat generasi kepanduan Hizbul Wathan.

UNIMUGO Dorong Regenerasi dan Penguatan Kader

Dalam sambutan Ketua Panitia yang disampaikan oleh Wakil Rektor III UNIMUGO, Dr. Ns. Ike Mardiati A., M.Kep., Sp.Kep.J, disampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Tengah yang telah memberikan kepercayaan kepada UNIMUGO sebagai tuan rumah kegiatan.

Ia juga menyampaikan bahwa UNIMUGO terus melakukan transformasi dan penguatan kelembagaan untuk menjadi perguruan tinggi yang semakin berkualitas dan berkemajuan.

“Pertama-tama kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan kepada Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Tengah atas kepercayaannya kepada UNIMUGO. UNIMUGO terus bertransformasi dan berikhtiar untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Tengah Ramanda Taufik menyampaikan apresiasi kepada UNIMUGO yang telah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi dan pengukuhan Ahli Pandu Alumni Jaya Melati 2.

Menurutnya, pertemuan tersebut memiliki makna penting karena mempertemukan para pandu senior dari berbagai daerah dalam satu ruang silaturahmi dan penguatan gerakan.

“Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini hadir pandu senior dari Klaten, Solo, Cepu, Semarang, Pekalongan, Cilacap, dan Kebumen. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kader-kader di akar rumput melalui gerakan kepanduan Hizbul Wathan,” tutur Ramanda Taufik.

Ia berharap semangat para pandu senior tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi terus ditransformasikan menjadi energi untuk membangun dan menghidupkan gerakan kepanduan Hizbul Wathan di tengah masyarakat.

Rektor UNIMUGO Prof.Dr.Sofyan Anif, M.Si dan Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo, M.M memberikan ucapan selamat kepada peserta Hizbul Wathan. (Dok. Foto UNIMUGO)

Rektor UNIMUGO: Jadikan Silaturahmi sebagai Energi untuk Mengabdi

Membuka secara resmi kegiatan tersebut, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir di Kampus UNIMUGO.

Dalam amanatnya, Rektor menekankan bahwa silaturahmi bukan hanya tentang mempertemukan orang-orang yang memiliki latar belakang dan pengalaman yang sama, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan, menyatukan gagasan, serta menghadirkan kontribusi yang lebih besar bagi umat dan bangsa.

Menurutnya, pengalaman panjang para pandu senior merupakan aset penting yang perlu diwariskan kepada generasi muda. Nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat pengabdian yang tumbuh dalam gerakan kepanduan sangat relevan untuk menjawab tantangan generasi saat ini.

“Semoga pertemuan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, berbagi pengalaman, dan melahirkan gagasan-gagasan baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Prof. Sofyan Anif.

Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh peserta.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan kepada kita semua. Semoga dari kegiatan ini lahir kader-kader Hizbul Wathan yang tangguh, berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap memberikan pengabdian terbaik bagi umat, persyarikatan, dan bangsa,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar menjadi tempat berlangsungnya kegiatan, UNIMUGO melalui momentum ini menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi ruang kolaborasi, silaturahmi, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter dan berdampak.

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen UNIMUGO untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian.

Dua hari di Auditorium UNIMUGO pun menjadi bukti bahwa silaturahmi dapat menjadi jembatan antargenerasi, pengalaman dapat menjadi bekal regenerasi, dan kepanduan dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi kader-kader yang siap mengabdi dan memberi dampak.

Dari UNIMUGO, semangat kepanduan terus menyala. Dari para senior, pengalaman diwariskan. Dari generasi muda, masa depan gerakan dipersiapkan.

Translate »