(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

HMPM UNIMUGO DAN HMM UNIMMA foto bersama usai melaksanakan kegiatan. Dok. Foto Istimewa

GOMBONG –  Sebanyak 35 mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terjun langsung ke lapangan untuk membedah dapur strategi UMKM di Magelang.
Bukan sekadar kunjungan biasa, kolaborasi dua kampus ini bertujuan untuk menguji teori manajemen yang mereka pelajari di kelas dengan realita keras di dunia usaha. Fokus kajian mereka tertuju pada salah satu UMKM khas Magelang yang tengah berjuang di tengah kepungan kompetitor oleh-oleh dan produsen slondok senior.
Realita Lapangan: Kalah Pamor dari Pemain Lama
Berdasarkan hasil observasi, mahasiswa menemukan tantangan besar yang dihadapi pelaku usaha lokal. Meski memiliki potensi besar dalam penjualan camilan dan kebutuhan harian, UMKM ini dinilai belum mampu mendominasi pasar.
“Kami melihat ada celah besar yang harus ditutup. Pesaing lama sudah lebih dulu mencuri perhatian konsumen dengan variasi produk slondok yang lebih beragam serta promosi media sosial yang sangat agresif,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa di sela kegiatan.
Selain faktor keragaman produk, mahasiswa menyoroti aspek visual toko dan aksesibilitas lokasi kompetitor yang jauh lebih memikat mata pelanggan.
Inovasi Digital Jadi Kunci Penyelamat
Menanggapi temuan tersebut, para mahasiswa sepakat bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Mereka memberikan masukan konstruktif agar UMKM binaan mulai memperkuat branding digital dan menciptakan inovasi produk agar tidak sekadar menjadi “pengikut” di pasar.
Dari perspektif manajemen, tim menyarankan penguatan loyalitas pelanggan dan peningkatan kualitas layanan sebagai senjata utama untuk merebut hati konsumen dari para pesaing.
Sinergi Pendidikan dan Industri
Kegiatan kolaboratif antara UNIMUGO dan UNIMMA ini membuktikan komitmen kedua institusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya jago teori, tetapi juga peka terhadap dinamika bisnis modern.
Diharapkan, masukan dari para calon manajer muda ini dapat menjadi amunisi baru bagi pelaku UMKM di Magelang untuk naik kelas dan tampil lebih kompetitif di tengah ketatnya persaingan industri kreatif dan kuliner.
Translate »