
Sesi foto bersama usai kegiatan media gathering dan buka bersama dengan PWI Kebumen, Humas Sekolah Gombong dan Sekitarnya dan Influencer. Dok.Foto Humas UNIMUGO
GOMBONG – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menyelenggarakan acara Media Gathering bersama puluhan jurnalis dari berbagai media massa, baik cetak, elektronik, maupun online, di Ruang Kuliah 1, [Jum’at,13/03].
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi UNIMUGO untuk mempererat silaturahmi sekaligus memaparkan visi strategis institusi dalam meraih akreditasi “Unggul”.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Dadi Santoso, M.Kep, Ketua Admisi Lutfia Uli Na’mah, M.Kes, Ketua PWI Kebumen Supriyanto, Humas sekolah SMA N/SMK N/SMA S/SMK S se-Kecamatan Gombong dan Sekitarnya, serta Influencer Wilayah Kebumen dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si menekankan bahwa peran media sangat krusial sebagai jembatan informasi antara universitas dan masyarakat luas, terutama dalam mendukung transformasi UNIMUGO menjadi pusat keunggulan akademik di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
“Target saya satu tahun. Kami melihat ada peluang besar dari Menteri Kesehatan Indonesia untuk kebutuhan sekitar 260.000 Dokter baru hingga tahun 2029. Muhammadiyah melalui Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) secara nasional diminta menambah 40 hingga 60 Fakultas Kedokteran baru,” ungkapnya.
“Kemudian untuk pembangunan fakultas kedokteran kita laksanakan secara bertahap. Pada saat ini, UNIMUGO memiliki 13 program studi, di mana 7 di antaranya diproyeksikan segera meraih akreditasi “Unggul” setelah lebaran mendatang sebagai syarat pengajuan akreditasi institusi Unggul”, jelasnya.
Tak hanya itu, Prof Sofyan Anif juga berencana UNIMUGO juga menambah program studi baru seperti S2 Keperawatan, Psikologi, Aktuaria, hingga Fakultas Agama.
Pada kesempatan yang sama disampaikan oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Ns. Dadi Santoso, M.Kep Kehadiran Bapak/Ibu di sini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Bagi kami di UNIMUGO, media adalah pilar penting. Kami sadar, sebesar apa pun prestasi yang kami raih, jika tidak dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat, maka dampaknya tidak akan maksimal.
Saat ini, UNIMUGO sedang berlari kencang. Fokus utama kami adalah Akselerasi Menuju UNIMUGO Unggul. Kami terus berbenah—mulai dari peningkatan kualitas SDM, sarana prasarana, hingga perluasan jaringan kerjasama di tingkat nasional maupun internasional.
Namun, untuk mencapai predikat “Unggul” tersebut, kami membutuhkan sinergi. Kami butuh masukan, kritik yang membangun, dan tentu saja dukungan pemberitaan yang edukatif dari rekan-rekan sekalian. Kami ingin UNIMUGO tidak hanya dikenal sebagai institusi pendidikan, tapi juga sebagai solusi bagi permasalahan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan teknologi.
Beberapa poin utama yang dipaparkan dalam Media Gathering ini meliputi:
1. Akselerasi Akreditasi Unggul: Langkah-langkah strategis dalam peningkatan mutu SDM, sarana prasarana, serta tata kelola universitas, sekaligus menjawab tantangan Nasional perihal tenaga dokter di Indonesia.
2. Pelantikan Pejabat Struktural Baru: Pengenalan jajaran pimpinan periode 2026–2030 yang diharapkan membawa inovasi dan daya saing lebih kuat.
3. Penguatan Promosi Kreatif: Upaya universitas dalam mengenalkan program studi dan fasilitas modern kepada calon mahasiswa melalui kanal digital.
4. Kontribusi Daerah: Peran nyata UNIMUGO dalam pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan, khususnya di Kabupaten Kebumen dan sekitarnya, hal tersebut yang didukung penuh oleh pemerintah Kabupaten Kebumen yang disampaikan oleh Bupati Kebumen Dra.Lilis Nuryani pada saat sambutan kegiatan di UNIMUGO.
Dalam sesi diskusi, para jurnalis memberikan apresiasi atas keterbukaan informasi yang dilakukan UNIMUGO. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada kolaborasi penyampaian konten edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan buka bersama ramah tamah dan untuk terus menjalin komunikasi yang harmonis demi kemajuan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.