(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

Rektor dan Tim Task Force Prodi Keperawatan Program Diploma foto bersama dengan Asesor LAM-PTKes usai jalani proses akreditasi. Dok.Humas UNIMUGO

UNIMUGO – Program Studi Keperawatan Program Diploma III Fakultas Ilmu Kesehatan melaksanakan proses asesmen lapangan akreditasi yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 – 15 Januari 2026 di UNIMUGO

Asesmen lapangan ini menghadirkan tim asesor dari LAM-PTKes yang melakukan verifikasi dan validasi terhadap dokumen akreditasi yang sebelumnya telah disampaikan oleh program studi melalui Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS).

Kegiatan asesmen lapangan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta perwakilan alumni dan pengguna lulusan.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan asesmen lapangan merupakan momentum penting bagi institusi untuk melakukan refleksi sekaligus peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Beliau menegaskan bahwa Program Studi Keperawatan Program Diploma III memiliki komitmen kuat dalam menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, serta memiliki integritas tinggi dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada masyarakat.

“Untuk itu proses ini kami harapkan dapat memperoleh hasil sesuai harapan dan nantinya UNIMUGO dapat membuka Fakultas Kedokteran”, tegasnya

Sambutan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) yang disampaikan oleh Ulty Desmarnita, M.Kes.,Sp.Mat menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh UNIMUGO. Kehadiran kami di sini merupakan bagian dari proses penjaminan mutu eksternal untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan pada program studi telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Asesmen lapangan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi, klarifikasi, serta validasi terhadap data dan informasi yang telah disampaikan oleh program studi melalui dokumen akreditasi. Proses ini juga menjadi sarana dialog akademik yang konstruktif antara tim asesor dan pihak program studi guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai penyelenggaraan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada Masyarakat, ungkapnya.

“Kami berharap selama proses asesmen lapangan ini dapat terjalin komunikasi yang terbuka, objektif, dan profesional, sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang terbaik bagi pengembangan mutu program studi di masa yang akan datang”, tutupnya

Selama proses asesmen lapangan, tim asesor melakukan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya:

  • Klarifikasi dokumen akreditasi yang telah disusun oleh program studi
  • Diskusi bersama pimpinan universitas dan fakultas mengenai tata kelola, visi, serta strategi pengembangan program studi
  • Wawancara dengan dosen dan tenaga kependidikan terkait proses pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat
  • Dialog dengan mahasiswa dan alumni mengenai pengalaman akademik, layanan pendidikan, serta kesiapan lulusan dalam dunia kerja
  • Pertemuan dengan pengguna lulusan untuk mendapatkan masukan mengenai kualitas kompetensi lulusan program studi

Selain itu, asesor juga melakukan peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, seperti laboratorium keperawatan, ruang praktik, fasilitas pembelajaran, serta sistem pendukung akademik yang dimiliki oleh fakultas.

Translate »