(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

STIKES GOMBONG TANGGAP BENCANA TSUNAMI

Menyikapi berita akan adanya gempa berpotensi tsunami dipesisir selatan pulau jawa mahasiswa KSR STIKes Muhammadiyah Gombong didampingi pembimbing KSR berperan serta dalam kegiatan pengobatan masal yang diadakan oleh MDMC Kebumen.

Petugas yang terlibat diantaranya tim dokter dan perawat dari RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS PKU Muhammadiyah Sruweng dan RS PKU Muhammadiyah Petanahan serta RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun .

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilakukan di dua tempat yakni 30 Juli 2019 di Lapangan Diponegoro Ambal Kebumen dan 31 Juli 2019 di Lapangan Kecamatan Puring Kebumen .

Hendri Tamara Yudha, M.Kep selaku pembimbing KSR STIMugo mengatakan Kegiatan pengobatan masal ini dilaksanakan dalam rangka mendukung secara aktif kegiatan ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami yang diadakan oleh BNPB yang diawali dari Banyuwangi Jawa Timur dan di akhiri di Pandeglang.

Hendri juga menambahkan Kegiatan Destana Tsunami meliputi sosialisasi pencegahan dan penanganan bencana tsunami di sekolah dan Pasar, pengobatan masal penanaman Mangrove, penilaian ketangguhan desa dan banyak kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang berada di daerah rawan bencana tsunami.

Stikes Muhammadiyah Gombong Kirim Mahasiswa KKN di Bengkulu

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong mengirim 10 mahasiswa untuk mengikuti  Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bengkulu.

Sepuluh mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Farmasi tersebut merupakan delegasi Program KKN Muhammadiyah VI Bengkulu bertajuk “Bakti Muhammadiyah untuk Negeri”. Progam  tersebut  akan belangsung pada 30 Juli sampai 11 September 2019.  Para mahasiswa tersebut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) Husnul Khuluq.

eberangkatan  para mahasiswa dilepas oleh Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun Mkep SpMat di kampus Jalan Yos Sudarso 461 Gombong, Sabtu (27/7/2019). Turut mendampingi Arnika Dwi Asti SKep Ns MKep dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Muhammadiyah Gombong.

Arnika Dwi Asti menjelaskan para mahasiswa nantinya akan bergabung dengan mahasiswa 40 perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia.  Mereka akan ditempatkan di sembilan kecamatan di Bengkulu.

“Tahun ini merupakan tahun kedua keikutsertaan mahasiswa Stikes Gombong dalam Program KKN Muhammadiyan untuk Negeri. Tahun sebelumnya KKN Muhammadiyah diselenggarakan di Kabupaten Purbalingga,” ujar Arnika Dwi Asti kepada di sela-sela pelepasan.

Arnika mengatakan, para mahasiswa yang menjadi delegasi dari Stikes Muhammadiyah Gombong merupakan mahasiswa pilihan. Selain memenuhi persyarakat seperti aktif di organisasi kemahasiswaan, mereka juga mengikuti seleksi administrasi, seperti  indeks prestasi komulatif (IPK) minimal 3,0, keterangan sehat, dan mendapatkan ijin dari orang tua.

“Sebelumnya mereka juga membuat proposal program apa saja yang bakal dilaksanakan di lokasi KKN,” tandasnya.

Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun menambahkan, KKN Muhammadiyah untuk Negeri sebagai wahana belajar para mahasiswa sekaligus tukar budaya antar daerah di Indonesia.

“Selain itu juga mengenalkan dakwah Islam melalui perguruan  tinggi Muhammadiyah untuk kemajuan daerah,” ujarnya. (ndo)

 

KETUA STIKES GOMBONG LEPAS MAHASISWA PROFESI NERS 2019/2020

Dalam rangka mewujudkan visi institusi pendidikan kesehatan yang unggul, modern dan islami STIKes Muhammadiyah Gombong terus berbenah mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di era global. Sebanyak 116 mahasiswa profesi ners mengikuti prosesi pelepasan dan  pembekalan praktek klinik dan praktek komunitas di kampus setempat.

Acara yang berlangsung Sabtu (27/7/19) dibuka langsung oleh Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep, Sp. Mat. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua, Kepala Program Studi dan segenap dosen program Studi Profesi Ners. Dalam sambutannya, Ketua STIKes  mengucapkan selamat kepada mahasiswa transprogram S1 Keperawatan ke Profesi Ners, beliau juga menekankan kepada mahasiswa khususnya profesi ners angkatan tahun ini  untuk benar-benar memahami dan menjalankan kode etik profesi keperawatan selama dalam menjalani praktek klinik ataupun praktek komunitas selama satu tahun kedepan sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu beliau juga berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menjaga perilaku sopan santun dan soft skill serta lolos panum, jangan sampai melanggar aturan yang ada di lahan praktek baik di rumah sakit maupun komunitas, tegas beliau.

Koordinator Profesi Ners Dadi Santoso, M.Kep menyampaikan ke 116 mahasiswa profesi ners ini akan menjalani  seleksi 5 kompetensi dasar dan tes Diagnostik yang diterapkan oleh pihak RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yang meliputi BSL (Basic Life Suport) atau bantuan hidup dasar, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pasien Safety, Pencegahan dan Pengendalian infeksi dan Customer Service.

Uji 5 kompetisi dasar ini adalah salah satu syarat utama mahasiswa sebelum menjalani praktik klinik di rumah sakit yang diselenggarakan oleh pihak diklat rumah sakit RSUD Margono selama 2 hari yaitu materi dan ujian. Setelah mahasiswa dinyatakan lulus 5 kompetensi maka berhak menjalankan praktik klinik dan mendapatkan sertifikat yang nantinya juga berfungsi sebagai surat keterangan pendamping ijasah (SKPI) yang berlaku selama 2 tahun.

Selain itu Dadi menambahkan untuk memenuhi permintaan dokumen berbentuk paperless pihaknya juga sudah berkordinasi dengan pihak pembimbing lahan dan bagian IT kampus untuk segera merealisasikan program tersebut.

Adapun pembagian  mahasiswa praktek menjadi dua kelompok besar yaitu 96 mahasiswa ditempatkan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto untuk praktek klinik yang meliputi stase Gawat Darurat selama 2 bulan, stase Keperawatan Medical Bedah selama 2 bulan, stase anak selama 1 bulan dan stase Maternitas selama 1 bulan. Untuk selebihnya 20 mahasiswa ditempatkan di Desa Sampang Kecamatan Sempor untuk praktek komunitas selama 2 bulan. Dua kelompok itu nantinya akan bergantian untuk praktik klinik dan praktik komunitas.

Acara dilanjutkan pengarahan dari Wakil Ketua bidang Akademik, Keuangan, Kemahasiswaan dan Kerjasama. Selain itu mahasiswa juga dibagikan buku kode etik keperawatan.

Menutup acara pembacaan serentak buku kode etik keperawatan dan pembacaan komitmen mahasiswa praktek.

 

MAHASISWA KEBIDANAN STIKES GOMBONG DIBEKALI KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS

Sejumlah mahasiswa Program Studi D3 Kebidanan STIKes Muhammadiyah Gombong mengikuti Native Speaker (20/7/2019). Para mahasiswa peserta dikenalkan dengan mahasiswa asing dari beberapa negara.

Selama mengikuti Native, para mahasiswa asing dari Meksiko, Cheko, Palestina, Madagaskar, dan Ukraina berdialog secara langsung dengan mahasiswa STIKes Gombong.

Saat mengunjungi STIKes Gombong, para peserta mengikuti beberapa kegiatan diantaranya pembukaan, perkenalan, dan praktek komunikasi pelayanan kesehatan di mini hospital kampus setempat.

Dari sejumlah kegiatan tersebut yang paling menarik ialah tatkala para mahasiswa asing menjadi probandus di layanan Mini Hospital kampus. Mereka antusias berpura-pura menjadi pasien dengan menjawab segala pertanyaan yang dilontarkan oleh mahasiswa Stikes Gombong.

Ketua Program Studi D3 Kebidanan Eka Novyriana, S.ST, MPH mengatakan, program ini adalah salah satu implementasi pembelajaran bahasa Inggris  dikelas semester dua dengan sistem dialog langsung dengan mahasiswa asing, harapannya mahasiswa STIKes Gombong khususnya kebidanan mempunyai pengalaman dan mampu berkomunikasi dengan bahasa asing nantinya.

PRODI D3 KEPERAWATAN STIKES GOMBONG RAIH NILAI TERTINGGI UKOM 2018

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Gombong kembali menunjukan kualitasnya. Kamis 25/7/2019 melalui Program Studi D3 Keperawatan menerima piagam penghargaan sebagai Institusi dengan prosentase kelulusan 100 % Uji Kompetensi (UKOM) Tertinggi Periode Oktober 2018.

Piagam diberikan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia berbarengan dengan Kongres Nasional II yang berlangsung selama 3 hari di Yogyakarta 25-27 Juli 2019.

Bambang Utoyo, M.Kep Sekprodi D3 Keperawan selaku perwakilan penerima piagam sangat bersyukur dengan hasil ini. Beliau menyampaikan terimaksih kepada seluruh civitas akademika terutama tim kurikulum yang telah bekerja keras membangun sistem pembelajaran prodi sehingga mampu mecapai prestasi tingkat nasional ini.

Hj. Herniyatun. M.Kep, Sp. Mat selaku Pimpinan tertinggi institusi turut berbangga atas capaian prestasi ini, beliau berharap piagam ini tidak hanya sebagai pajangan diruang prodi akan tetapi sebagai motivasi untuk selalu meningkatkan kualitas sistem pembelajaran di STIKes Muhammadiyah Gombong pada umumnya.

 

LAM- PT.Kes VISITASI STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Senin, 22/07/2019 LAM-PT.Kes (Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan) melakukan visitasi Program Studi Farmasi Program Sarjana STIKes Muhammadiyah Gombong. Akreditasi merupakan salah satu bentuk penilaian (evaluasi) mutu dan kelayakan institusi perguruan tinggi atau program studi yang dilakukan oleh organisasi atau badan mandiri di luar perguruan tinggi. Bentuk penilaian mutu eksternal yang lain adalah penilaian yang berkaitan dengan akuntabilitas, pemberian izin, pemberian lisensi oleh badan tertentu.

Bagi Perguruan Tinggi akreditasi Program Studi adalah suatu hal yang sangat penting untuk menentukan kualitas, dengan akreditasi  berarti adanya jaminan dari pemerintah bahwa penyelenggaraan Program Studi telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh LAM-PT. Kes (Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan). Standar tersebut  sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

Diawal acara sambutan Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong sekaligus pemaparan profil melalui tayangan Video Profil Institusi dilanjutkan perkenalan assesor yg disampaikan Prof. Dr. H. Achmad Syahrani, Apt, MS, selaku perwakilan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PT.Kes) saat memberikan sambutan dalam pembukaan Visitasi Akreditasi Program Studi Farmasi Program Sarjana STIKes Muhammadiyah Gombong,

Institusi  menyambut penuh antusias visitasi LAM-PT.Kes, akreditasi adalah hal besar yang harus dipersiapkan dengan matang oleh karena itu sudah dipersiapkan jauh-jauh hari dan ini disampaikan oleh Ketua STIKes  Muhammdiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep, Sp. Mat beliau juga mengajak seluruh karyawan untuk menghadapi akreditasi dengan gembira, Beliau juga menambahkan status akreditasi suatu Program Studi merupakan cermin kinerja Program Studi yang bersangkutan dan menggambarkan mutu, efisiensi, serta relevansi suatu program studi yang diselenggarakan dan  hasil ini akan berpengaruh kepada seluruh elemen yang terkait dengan institusi.

Selain Prof. Dr. H. Achmad Syahrani, Apt, MS,  (UNAIR) assesor yang bertugas adalah Subehan, S.Si.,M.Pharm.Sc.,Ph.D.,Apt (UNHAS) Kegiatan berlangsung di Ruang Kuliah 1, mulai pukul 08.00 WIB dihadiri oleh pihak intern STIKes diantaranya Ketua Badan Pembina Harian (BPH) dalam hal ini dihadiri langsung oleh dr. H. Fatah Widodo, SpM, M.Kes(MMR) beserta anggota,  Tim Akreditasi Institusi, QMS, Pimpinan Intitusi, unit-unit pendukung Institusi dan tidak lupa menghadirkan mahasiswa, alumni serta pengguna lulusan/stakeholder.

Tujuh standar penilaian yang diperiksa oleh tim asesor, diantaranya Standar 1 Penilaian Visi dan Misi, Standar 2 Tata pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu,  Standar 3 Mahasiswa dan Lulusan, Standar 4 Sumber Daya Manusia, Standar 5 Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik, Standar 6 Pembiayaan, Sarana dan Prasarana serta Sistem Informasi, dan Standar  7 Penelitian, Pelayanan, dan Pengabdian Masyarakat dan Kerja Sama.

Dengan pelaksanaan visitasi akreditasi Program Studi Farmasi Program Sarjana ini diharapkan memperoleh hasil yang terbaik sesuai dengan yang telah dicita-citakan Program Studi Sarjana Farmasi STIKes Muhammdiyah Gombong menjadi pusat pendidikan farmasi yang unggul dalam bidang farmasi klinik dan herbal, inovatif serta islami.

 

Translate »