https://fifa234.football/ https://www.johnhallconstr.com/ https://petsmags.com/ https://oxy-gencombustion.com/ https://fuyudrumz.com/ https://paito234.com/ https://toranokoshien.com/
Berita Terkini | Universitas Muhammadiyah Gombong
(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

RS Karya Medika Bekasi Jemput Bola Rekrut Lulusan STIKES Muhammadiyah Gombong

Saat para lulusan perguruan tinggi kesulitan mencari lowongan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19, para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong justru yang dicari oleh rumah sakit.

Salah satunya adalah Rumah Sakit Karya Medika Bekasi yang menjaring para lulusan baru STIKES Muhammadiyah Gombong untuk menjadi pegawai terutama perawat di rumah sakit tersebut. Tim dari RS Karya Medika melakukan jemput bola dengan menggelar rekrutmen langsung di kampus STIKES Muhammadiyah Gombong.

eleksi Digelar Selama Dua Hari

Rekrutmen yang bekerjasama dengan Carier and Development Center (CDC) STIKES Muhammadiyah Gombong digelar selama dua hari, Selasa-Rabu 22-23 Desember 2020. Hari pertama, seleksi secara tertulis dengan materi uji tulis khusus bidang keperawatan dan psikotest. Di sela-sela itu dilakukan presentasi terkait profil RS Karya Medika Bekasi.

Hari kedua dilanjutkan dengan wawancara. Mereka mengkonfirmasi hasil tes pada hari pertama. Termasuk melakukan komunikasi dengan para calon pegawai. Proses seleksi menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona (Covid-19).

Jalin Kerjasama Selama Lima Tahun

Wakil Ketua IV Bidang Kerjasama dan Hubungan Internasional STIKES Muhammadiyah Gombong Sawiji SKep Ns MSc menjelaskan bahwa kerjasama dengan RS Karya Medika merupakan pertama. Kedua pihak sepakat menjalin kerjasama rekrutmen selama lima tahun ke depan.

“Setiap tahun rencananya mereka akan menggelar rekrutmen di STIKES Muhammadiyah Gombong. Alhamdulillah Kami dipercaya memberikan alumni terbaik untuk bekerja di rumah sakit Karya Medika yang sedang berkembang pesat ini,” ujar Sawiji didampingi Penanggung Jawab CDC Sarwono MKes dan Ketua CDC Putra Agina WS MKep di sela-sela acara.

CDC Kelola Karir dan Kembangkan Alumni

Sawiji menambahkan melalui CDC pihaknya berkomitmen untuk mengelola karir dan mengembangkan para alumni. Setiap tahun menjelang wisuda CDC juga melaksanakan job fair sekaligus rekrutmen.

“Melalui rekrutmen itu, para alumni akan cepat terserap di rumah sakit mitra mulai dari lokal Kebumen dan sekitarnya hingga dari luar kota bahkan luar negeri,” ujarnya.

Dengan pola rekrutmen langsung ke kampus, para lulusan baru STIKES Muhammadiyah Gombong dimudahkan dalam mendapatkan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu para alumni tidak perlu menjalani seleksi di luar kota.

“Nantinya peserta yang lolos seleksi akan kontrak selama dua tahun. Jika kinerjanya bagus tahun ketiga akan langsung diangkat sebagai pegawai tetap,” ujarnya seraya menyebutkan pada tahun pertama akan mendapatkan asrama gratis.

Era Globalisasi, Tuntut Bidan Jadi Enterpreneur

Seorang bidan yang membuka praktik mandiri dapat disebut juga sebagai wirausahawan. Sebagai pelaku usaha mandiri dalam bentuk layanan jasa kesehatan dituntut untuk mengetahui dengan baik manajemen usaha. Bidan sebagai pelaku usaha mandiri dapat berhasil baik dituntut untuk mampu sebagai manajerial dan pelaksana usaha, di dukung pula kemampuan menyusun perencanaan Lutfia Uli Na’mah, S.ST., M.Kes.berdasarkan visi yang diimplementasikan secara strategis dan mempunyai ke mampuan personal selling yang baik guna meraih sukses. Diharapkan bidan nantinya mampu memberikan pelayanan kesehatan sesuai profesi dan mampu mengelola manajemen pelayanan secara profesional, serta mempunyai jiwa entrepreneur.

STIKES Muhammadiyah Gombong sebagai salah satu institusi pendidikan di bidang kesehatan yang memiliki program studi kebidanan pada Sabtu, 7 November 2020 menyelenggarakan Webinar Nasional Be a Midwife-Preneur dengan tema Strategi Pengembangan Pelayanan Kebidanan untuk Meningkatkan Berwirausaha.  Webinar kali ini mengundang narasumber ahli di bidangnya masing-masing.

Kegiatan webinar yang diikuti oleh lebih kurang 300 peserta ini dibuka oleh Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong, Dr. Hj. Herniyatun, M.Kep., S.Mat. Dalam sambutan singkatnya beliau mengatakan STIKES Muhammadiyah Gombong senantiasa berusaha mewujudkan visinya, menjadikan lembaga pendidikan kesehatan yang unggul modern dan islami, senantiasa memenuhi kebutuhan masyarakat terutama tentang perkembangan pendidikan khususnya pendidikan kebidanan. “Saat ini STIKES Muhammadiyah Gombong sedang proses mengajukan program studi profesi bidan, tinggal menunggu SK turun saja”, ucap beliau. Kegiatan webinar kali ini merupakan salah satu usaha institusi ksehatan satu-satunya di Kebumen ini untuk menciptakan lulusan kebidanan yang Islami dan berjiwa enterpreneur.

Sebagai pemateri pertama yakni dr. Faiz Allaudien Reza Mardhika seorang dokter umum, CEO Tradha Group dan Founder Ascendia. Pada kesempatan ini pemateri menyampaikan materi dengan topik “Strategi menjadi Pengusaha Muda” Selanjutnya pemaparan oleh pemateri kedua Dr. Ade Jubaedah, S.SiT., MM., MKM yang menjabat sebagai Sekjen Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia dengan materi Kebijakan Organisasi Profesi Bidan tentang Legalitas Pelayanan Praktek Mandiri Bidan”. Pemateri Ketiga Lutfia Uli Na’mah, S.ST., M.Kes. yang merupakan dosen program studi D3 Kebidanan STIKES Muhammadiyah Gombong dengan tema “Teknik Marketing Kebidanan”, dan pemateri keempat yakni Prita Yusita, S.Tr.Keb. selaku Bidan, CEO Ibu Alam Natural Birth & Breastfeeding Support dengan materi “Inovasi dan Kreativitas Bidan dalam Pelayanan Ibu dan Anak”.

Kegiatan ini dimoderatori oleh mahasiswa program studi D3 Kebidanan, Nova Destry Fabya yang cukup piawai mengatur lalu lintas dialog di media daring ini sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. Dengan terselenggaranya acara webinar ini, penyelenggara  berharap semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mampu memotivasi seluruh pesertanya untuk mengaplikasikan materi yang disampaikan di kehidupan sehari-hari.

MAHASISWA BANTU EVAKUASI WARGA KORBAN BANJIR KEBUMEN

Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Kebumen akhir-akhir ini menyebabkan sebagian wilayahnya tergenang banjir dan tanah longsor. Banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat beberapa tanggul yang jebol ini berdampak pada warga masyarakat yang tinggal disekitar tanggul. Bahkan banyak masyarakat yang terpaksa mengungsi. Dilansir dari wartaekonomi.co.id, kerugian yang dialami warga antara lain 7 unit rumah rusak berat, 16 unit rumah rusak sedang, 67 unit rumah rusak ringan, 2 sarana pendidikan, 36 titik jalan, 5 unit jembatan, dan 13 unit tanggul rusak.

 

Dalam upaya percepatan penanganan bencana banjir di wilayah Kabupaten Kebumen, sejumlah 31 mahasiswa STIKES Muhammadiyah Gombong yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Korp Suka Rela (KSR) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) diterjunkan langsung ke lokasi bencana pada 28 Oktober 2020.

 

 

 

 

 

Mahasiswa bekerja sama dengan MDMC Kebumen bergerak ke wilayah Kecamatan Puring menuju tempat pengungsian warga. Bantuan yang diberikan berupa obat-obatan, logistik, bantuan evakuasi warga, dan tim medis yang bertugas mengecek kesehatan para pengungsi. “Upaya ini merupakan bentuk kepedulian STIKES Muhammadiyah Gombong kepada sesama, semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana” tutur Dr. Herniyatun, M.Kep., Sp.Mat. selaku Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong.

Asesmen Lapangan Daring (ALD) Akreditasi Prodi Profesi Ners

STIKES Muhammadiyah Gombong pada tanggal 28 Oktober 2020 lalu telah melaksanakan Asesmen Lapangan secara Daring (ALD) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) untuk program studi Profesi Ners. Asesmen yang dilakukan oleh asesor Dr. Tri Ratnaningsih, S.Kep.Ns., M.Kes dari STIKes Bina Sehat PPNI Mojokerto, Dr. Tintin Sukartini, SKp, M.Kes dari Universitas Airlangga, dan Listyana Natalia Retnaningsih, S. Kep, Ns, MSN dari Universitas Respati Yogyakarta ini berlangsung selama 4 hari yaitu 28 – 31 Oktober 2020. Akreditasi ini dilaksanakan dengan harapan hasil akreditasi ulang kali ini bisa memberikan hasil terbaik yaitu naik peringkat atau minimal peringkat B.

Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong, Dr. Herniyatun, M,Kep. Sp.Mat. dalam sambutannya memberikan ucapan selamat datang kepada para asesor yang bertugas serta memaparkan berbagai perbaikan dan peningkatan kualitas yang dilakukan civitas akademika STIKES Muhammadiyah Gombong tidak hanya sarana dan prasarana penunjang, tetapi juga peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Kegiatan ini juga sukses terselenggara dengan kerjasama dari berbagai pihak seperti alumni, stakeholder, dan instansi mitra kerjasama STIKES Muhammadiyah Gombong baik dalam maupun luar negeri.

Asesmen Lapangan secara daring berlangsung lancar dan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Walaupun dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi zoom, tetapi tidak menyurutkan semangat civitas akademika untuk menyajikan yang terbaik. Semoga dengan usaha maksimal yang telah dilakukan akan mendapatkan hasil terbaik demi kemajuan STIKES Muhammadiyah Gombong.

Digelar Virtual, Wisuda STIKES Muhammadiyah Gombong Diwakili Lima Lulusan Terbaik

Salah satu lulusan terbaik STIKES Muhammadiyah Gombong mendapatkan kehormatan diwisuda secara langsung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wisuda merupakan puncak dari kebanggaan seorang mahasiswa setelah menempuh pendidikan di kampus. Namun di era pandemi Covid-19, para mahasiswa tidak bisa meluapkan kebahagiaanya dengan mengikuti prosesi wisuda.

Foto bersama ibu, bapak dan keluarga besar dengan latar belakang gedung kampus serta teman-teman seangkatan pun hanya tinggal angan-angan. Seperti dialami oleh para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong yang harus ikhlas mengikuti wisuda dari rumah masing-masing.

Halaman kampus STIKES Muhammadiyah Gombong yang biasanya penuh dengan keluarga wisudawan saat pelaksanaan wisuda, juga tampak begitu sepi. Tidak ada penjual jasa foto dadakan, termasuk mahasiswa yang menjadi penjual bunga. Hanya terpajang sejumlah karangan bunga dari perbankan di halaman depan kampus.

Ya, Sidang Terbuka Senat STIKES Muhammadiyah Gombong dengan agenda tunggal Wisuda XXXI, Pelantikan dan Angkat Sumpah Profesi Ners digelar secara virtual. Dari 563 lulusan, hanya tampak lima orang yang mendapatkan kehormatan mengikuti wisuda di auditorium kampus.

Wisudawan dan wisudawati tersebut merupakan lulusan terbaik di masing-masing Program Studi (Prodi) yakni Prodi DIII Kebidanan Nuri Zakiyah Amd Keb (IPK 3,81), Prodi DIII Keperawatan Muh Bahrul Huda Amd Kep (IPK 4.00).
Prodi Keperawatan Sarjana Reg A Aisya Oktaviani W SKep (IPK 3,88), Prodi Keperawatan Sarjana Reg B Taufiq Hidayat SKep (IPK 3,60). Prodi Farmasi Program Sarjana Sugeng Supriyanto S Farm (IPK 3,94), dan Program Pendidikan Profesi Ners Afton Feriadi SKep Ns (IPK 4,00).

Selain mendapatkan kehormatan diwisuda secara langsung, para lulusan terbaik juga mendapatkan penghargaan berupa uang Rp 1 juta dari Bank Jateng Cabang Kebumen. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan pelantikan dan angkat sumpah profesi ners dan bidan.

7.098 Alumni

Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong Dr Hj Herniyatun MKep SpMat menjelaskan, sejak wisuda pertama tahun 1997, STIKES Muhammadiyah Gombong telah meluluskan 7.098 alumni yang tersebar di rumah sakit ataupun layanan kesehatan baik dalam dan luar negeri.

Tahun ini, sebelum diwisuda 17 alumni sudah diterima bekerja di beberapa apotek di Kebumen, tiga alumni diterima Praktik Bidan Mandiri di wilayah Kebumen. Dua alumni diterima di RSU Wijayakusuma, dua alumni diterima di Klinik Dokter wilayah Gombong. Satu alumni bekerja di RS PKU Muhammadiyah Gombong, satu alumnus diterima di RS Purwogondo dan dua alumni diterima di salah satu SMK di Banyumas.

“Untuk menunjang karir kerja alumni, sebelum terjun di dunia kerja kami juga telah membekali soft skill dan kemampuan kerja alumni,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih karena terus dipercaya masyarakat dalam pendidikan tinggi. Tahun akademik 2020/2020 ini, jumlah mahasiswa STIKES Muhammadiyah Gombong adalah 1.337 dengan jumlah mahasiswa baru 575 orang.

Ke depan STIKES Muhammadiyah Gombong akan bergabung dengan STTM Kebumen dan akan berubah bentuk menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO). “Kami mohon doanya agar diberikan kemudahan dalam proses perubahan bentuk tersebut,” imbuh Herniyatun.

(SM/Anto)

STIKES Muhammadiyah Gombong Siap Buka Prodi Ilmu Hukum dan Manajemen

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong saat ini sedang melakukan persiapan perubahan status dari sekolah tinggi menjadi universitas.

Selain menambah Program Studi (Prodi) Teknik Industri hasil merger dengan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah (STTM) Kebumen, kampus ini akan membuka Prodi S1 Ilmu Hukum dan S1 Manajemen.

“Untuk Prodi S1 Kebidanan dan Profesi sudah dilaksanakan visitasi secara online. Saat ini menunggu rekomendasi dari LLDIKTI untuk diterbitkan surat keputusan,” kata Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong Dr Hj Herniyatun MKep Sp Mat didampingi Wakil Ketua IV Bidang Kerjasama dan Hubungan Internasional Sawiji MSc usai membuka Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Baitul Arqom.

Pada tahun depan pihaknya sudah menerima mahasiswa baru untuk program studi tersebut. Sehingga total terdapat lima Prodi Program Sarjana yakni S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Farmasi, Teknik Industri, Ilmu Hukum dan Manajemen. Sementara penambahan sejumlah Prodi baru lainnya seperti Pariwisata, Bisnis Digital, Administrasi Rumah Sakit dan Informasi Medik masih dalam proses.

“Semua persyaratan untuk menjadi universitas terpenuhi termasuk luas tanah 36.000 m2 sudah mencukup dari yang disyaratkan 10.000 m2,” ujarnya.

Sementara itu, tahun pelajaran 2020-2021, STIKES Gombong berhasil menjaring 398 mahasiswa baru. Para mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Baitul Arqom secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.

Selama empat hari, dalam kegiatan yang dibuka oleh Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong Dr Herniyatun para mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi dari para narasumber. Para mahasiswa dikenalkan dengan sistem perguruan tinggi di Indonesia yang disampaikan Dr M Samsudin MPd. Kemudian pembinaan gerakan nasional revolusi mental oleh Dr Azzam Syukur Rahmatullah MSI.

Para mahasiswa juga diberikan pembinaan kesadaran bela negara dan kehidupan berbangsa dan bernegara yang disampaikan dari Kodim 0709 Kebumen. Selain itu, para mahasiswa dibekali cara cerdas bermedia sosial dan pencegahan radikalisme dengan menghadirkan narasumber dari Polres Kebumen.

Dituntut Berkreasi

Para mahasiswa baru juga dikenalkan dengan layanan kemahasiswan. Materi ideologi Muhammadiyah disampaikan oleh Mintaraga Eman Surya Lc MA. Sedangkan faham agama dalam Muhammadiyah oleh Prof Dr H Suparman Syukur MA dan mengenal Muqodimah Anggaran Dasar Muhammadiyah oleh Ketua PD Muhammadiyah Kebumen KH Abduh Hisyam.

Sedangkan materi belajar di era 4.0 dengan new normal oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jateng Prof Dr DYP Sugiharto. Dalam pengenalan kampus ini, menghadirkan bintang tamu ustadzah Oki Setiana Dewi yang menyampaikan caracter building dengan tema Kader milenial yang arif, kreatif, inovatif dan berakhlakul karimah.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong dr Ibnu Nasher Arrohimi menyampaikan profil kader Muhammadiyah. Sedangkan Dr Ibnu Hasan memaparkan nilai perjuangan tokoh Muhammadiyah. Kemudian dr Hasan Bayuni memaparkan kesadaran lingkungan hidup dan kesiapsiagaan bencana di perguruan tinggi.

Ketua Panitia PKKMB STIKES Muhammadiyah Gombong Irmawan Andri Nugroho MKep menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan proses belajar dan suasana akademik di STIKES Muhammadiyah Gombong. Harapannya mahasiswa saat bergabung sudah siap belajar dan paham fasilitas apa saja yang dimiliki oleh kampus.

“Pengenalan kampus secara online untuk pertama kali menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana penyelenggara dituntut berkreasi dan berinovasi agar bisa mengemas kegiatan agar tetap berkesan kepada para mahasiswa baru,” ujar Irmawan Andri Nugroho.

Dosen Prodi S1 Keperawatan ini menyebutkan pihaknya memanfaatkan berbagai platform digital seperti Zoom Meeting, streaming Youtube dan WhatsApp hingga media sosial yang lain. Bahkan saat ini kampus ini membangun studio mini khusus untuk kegiatan-kegiatan online. “Tim IT kami juga menyiapkan sejumlah materi mulai video perkenalan,” ujarnya.

(SM-Anto)
Translate »