(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

PEMBEKALAN PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN DASAR PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PROGRAM DIPLOMA STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG TAHUN 2021

Jum’at, 11 Juni 2021

Praktek Klinik Keperawatan Dasar merupakan praktek dasar yang dilaksanakan di rumah sakit. Praktek ini biasa di sebut PKK Dasar, akan dilaksanakan oleh mahasiswa keperawatan program diploma. Tempat praktek menggunakan 6 rumah sakit yang ada di Kabupaten Kebumen, diantaranya RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS PKU Muhammadiyah Sruweng, RSDS Kebumen, RS Permata Medika Kebumen, RS Purwaganda dan RS Purbowangi. Pembekalan PKK Dasar ini bertujuan untuk mensosialisaikan kepada mahasiswa yang akan praktek di rumah sakit mengenai attitude, soft skill dan keaktifan mahasiswa saat praktek di Rumah Sakit.

Nurlaila, M.Kep selaku Ketua Program Studi Keperawatan Program Diploma memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara pembekalan Praktek Klinik Keperawatan atau PKK Dasar bagi mahasiswa tingkat 1 semester 2. Dalam sambutannya, pesan beliau, praktek dilahan akan bertemu dengan pasien, tidak hanya praktek dengan panthom seperti halnya di Laboratorium Kampus. Tata tertib yang ada di rumah sakit harus mahasiswa patuhi, contoh jam praktek. Ada pembimbing yang akan membimbing kalian selama di rumah sakit. Mahasiswa diharapkan aktif ketika mau tindakan karena untuk pengalaman kalian, mahasiswa dihimbau utk selalu menjaga prokes, persiapan APD  seperti ; face shield, masker dan hand sanitizer jangan lupa selalu dibawa saat praktek di rumah sakit. Semoga setelah praktek ini mahasiswa mampu menyerap ilmu yang dalam praktek. Pesannya, selamat berpraktek dan jangan lupa jaga kesehatan untuk mahasiswa

Hendri Tamara Yuda, M.Kep selaku PJ praktek memberikan pemaparan materi tentang Praktek Klinik Keperawatan Dasar. Pandemi memang berbeda ketika praktek di rumah sakit. APD perlu disiapkan antaranya, face shield, masker bedah, dan gown. APD ini wajib digunakan/dipakai saat praktek di rumah sakit. Selain APD, mahasiswa juga harus mencapai target penilaian yang sudah tercantum dalam buku panduan.

Sarwono, M.Kes (Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan ) berpesan, bahwa mahasiswa praktek membawa 2 nama instansi STIMUGO dan rumah sakit tempat praktek. Jadi mahasiswa harus benar-benar menjaga nama 2 instansi tersebut. Selain itu, mahasiswa juga harus menjaga sopan santun / attitude, cara berkomunikasi baik dengan pembimbing lahan atau pasien dan keluarga pasien tetap menggunakan bahasa yang baik. Harapanya ketika mahasiswa dapat menjaga soft skill yang baik, agar bisa citra kita juga baik yang nantinya ketika kalian sudah lulus akan dicari untuk bekerja di RS tersebut.

Isma Yuniar, M.Kep selaku Wakil Ketua Bidang Akademik, Mahasiswa silahkan untuk buku panduan tetap harus kita pegang artinya SOP dijalankan ketika praktek di rumah sakit. Metode yang digunakan yaitu student center learning artinya mahasiswa harus bisa mengembangkan diri untuk berinteraksi terhadapat potensi-potensi yang ada. Dosen hanya sebagai fasilitator bagi mahasiswa baik di dalam kelas maupun di rumah sakit.

 

 

 

 

VISITASI PENGGABUNGAN STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG DAN SEKOLAH TINGGI TEKHNOLOGI MUHAMMADIYAH MENJADI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Gombong, 16 Syawal 1442 H||Jum’at, 28 Mei 2021

Bapak Drs Tafsir, M.Ag (PWM) menyampaikan selamat datang kepada Tim Evalutor Kemendikbud Ristek dan LLDIKTI. Alhamdulillah STIMUGO dan STTM telah siap bergabung menjadi universitas. Semoga dengan visitasi ini dapat segera terwujud universitas yang kita harapkan. Unibersitas Muhammadiyah Gombong akan menjadi Universitas Muhammadiyah ke-9 di Jawa Tengah, selain Universitas Muhammadiyah Gombong, tahun 2021 akan ditambah lagi universitas Muhammadiyah ke-10 di Jateng yakni Universitas Muhammadiyah Klaten,” ujarnya.

Ibu Siti Nurul Jannah, S.T., M.Eng  (LLDIKTI 6): Kami mewakili LLDIKTI 6 sangat mengapresiasi usulan penggabungan kedua kampus menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong. Track record Muhammadiyah tidak diragukan lagi semoga segera terwujud menjadi universitas.

Ibu Desmelita (Kepala Biro Kelembagaan mewakili Kemendikbud Ristek): Harapannya setelah berubah bentuk dapat bersinergi dalam program-program yang akan dijalankan, mulai dari aspek hukum, aspek keuangan, dan aspek umum. Kemendikbud Ristek memiliki motto sigap melayani, sehingga dalam waktu yang sesingkat-singkatnya penggabungan menjadi universitas dapat segera terealisasi jika persyaratannya telah memenuhi.

Dr H. Fatah Widodo, Sp.M., M.Kes (Ketua BPH STIKES Muhammadiyah Gombong) memaparkan profil STIKES Muhammadiyah Gombong dan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Kebumen, dengan penggabungan menjadi universitas maka program studi yang tersedia adalah :

  1. Program Studi Keperawatan Program Sarjana
  2. Pendidikan Profesi Ners
  3. Program Studi Keperawatan Program Diploma
  4. Program Studi Kebidanan Program Diploma
  5. Program Studi Kebidanan Program Sarjana
  6. Pendidikan Profesi Kebidanan
  7. Program Studi Farmasi Program Sarjana
  8. Program Studi Manajemen Program Sarjana
  9. Program Studi Ilmu Hukum Program Sarjana
  10. Program Studi Teknik Industri Program Sarjana

PELATIHAN HIPERKES DAN KESELAMATAN KERJA PRODI D3 KEPERAWATAN STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

 

Pembukaan acara Pelatihan Hiperkes dan Keselamatan Kerja bagi Paramedis di STIKES Muhammadiyah Gombong Tahun 2021 dilakukan langsung oleh Ketua Ibu Dr.Hj.Herniyatun,M.Kep,Sp,Mat pada Senin 24 Mei 2021 secara daring melalui zoom meeting. Pelatihan Hiperkes dan K2 yang diselenggarakan selama Lima Hari dari tanggal 24 – 25 Mei 2021 merupakan wujud implementasi visi kompetitif. Prodi Keperawatan Program D-3 membekali mahasiswa dengan Sertifikasi program Hiperkes dan K2 agar lulusan perawat tidak hanya bekerja di rumah sakit namun dapat bekerja di perusahaan besar. Pelatihan ini diselenggarakan atas kerjasama STIKES Muhammadiyah Gombong dengan Balai K2 Jawa Tengah.
Pada pembukaan pelatihan, Ketua LLPIK STIKES Muhammadiyah Gombong Bapak Puji Handoko, M.Pd memberikan kultum untuk peserta yang dikisahkan oleh sahabat Nabi Muhammad SAW bernama Ummar bin Khatab bertanya kepada Ubay bin Lahab tentang apa itu Taqwa, namun sebelum beliau menjawab, Umar bin Khatab ditanya, ketika kaliah berjalan yang tidak rata dan bebatuan apa yang hendak kalian lakukan, seraya berdua menjawab hati-hati.. Ya, hakekat taqwa adalah hati-hati. Untuk itu, berhubungan dengan dunia kerja kalian nantinya ketika bekerja di Safety Work (Keselamatan Kerja). Harapannya dengan peserta mengikuti pelatihan ini menjadikan bekal atau pondasi awal sebelum masuk di dunia kerja.
Setelah kultum dilanjut sambutan dari ibu Ketua Dr.Hj.Herniyatun,M.Kep,Sp,Mat, mengucapkan terimakasih kepada Balai Keselamatan Kerja Jawa Tengah berkenan mengisi pelatihan ini, dengan harapan peserta pelatihan ini, mahasiswa Program Studi Keperawatan Diploma Tiga dapat mengembangkan potensi dibidang K3. Seraya mengucap Bismillahirohmanirohim acara Pelatihan Hiperkes dan Keselamatn Kerja Tahun 2021 secara resmi dibuka.
Pembukaan Pelatihan juga dihadiri langsung oleh Kepala Balai Keselamatan Kerja Jawa Tengah Bapak Hadi Prabowo, SIP, dalam sambutannya Bapak Hadi Prabowo menyampaikan terimakasih kepada STIKES Muhammadiyah Gombong karena dapat bersinergi dengan Balai Pelatihan Kesehatan Jawa Tengah untuk mengadakan pelatihan ini. Berharap nanti adik-adik mahasiswa/peserta mampu menyerap dan mengembangkan potensinya sesuai bidang Hiperkes dan Keselamatan Kerja, Pungkasnya

Organisasi Kemahasiswaan STIKES Muhammadiyah Gombong Diminta Adaptif Hadapi Pandemi Covid-19

Organisasi kemahasiswaan (Ormawa) dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) harus memiliki strategi dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kendati sampai saat ini pandemi masih belum selesai, organisasi harus tetap melanjutkan program kerja dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Hal itu ditekankan oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan AIK Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong H Sarwono SKM MKes saat melantik pengurus organisasi kemahasiswaan dan UKM periode 2020-2021 di kampus setempat, Selasa (23/2).

“Organisasi kemahasiswaan harus adaptif di masa pandemi ini. Salah satunya mulai membiasakan dengan kegiatan yang bersifat daring,” ujar Sarwono.

Dalam kesempatan itu, pengurus sejumlah organisasi kemahasiswan yang dilantik meliputi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM ), Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) meliputi Perhimpunan Mahasiswa Keperawatan Sarjana (Perhimaks), IKM Midwifery Student Association (MSA), HIMA Farmasi, IKM Prodi Keperawatan Program Diploma III dan Organisasi Mahasiswa Bidik Misi.
Dilantik juga pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Hizbul Wathon (HW).

Sejumlah pengurus UKM yang dilantik meliputi UKM Forum Bahasa (Forbas), UKM Palasigo, KSR, UKM Kewirausahaan, UKM Seni dan Budaya, UKM Olahraga, UKM Pusat Informasi dan Konseling (PIK). Pengurus organisasi kemahasiswan yang mengikuti pelantikan secara luring hanya perwakilan. Sedangkan sisanya mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Pelantikan dan serahterima jabatan, acara yang mengusung tema “Organisasi Sebagai Wadah Pengembangan Karakter Mahasiswa Dalam Mewujudkan Generasi yang Handal” itu dibuka oleh Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong Dr Hj Herniyatun MKep Sp Mat secara virtual. Acara juga diisi dengan dengan Talkshow Motivation Building secara virtual dengan pembicara CEO Tradha Group dokter Alauddien Reza Mardhika.

Lebih lanjut Sarwono mendorong organisasi mahasiswa untuk meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik. Saat ini pembelajaran menerapkan sistem blended learning yakni kombinasi antara pembelajaran daring dan tatap muka. Adapun praktik perawatan komunitas dan keluarga diatur dengan kelompok yang lebih sedikit.

“Namun masih diutamakan menggunakan pembelajaran online. Jika harus tatap muka, maka menerapkan prokes secara ketat,” ujarnya.

Kegiatan Daring

Begitu juga dalam program kerja organisasi kemahasiswaan juga didorong untuk memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang bersifat daring. Jika terpaksa kegiatan offline harus memenuhi protokol Covid-19. Selama pandemi, mahasiswa diminta tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

“Kami membangun sistem untuk mewadahi kegiatan mahasiswa. Termasuk koordinasi struktur organisasi, legalisasi proposal dan semacamnya bisa melalui sistem online,” ujar Sarwono berharap organisasi kemahasiswaan di STIKES Gombong menjadi laboratorium leadership calon pemimpin bangsa dan persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua STIKES Muhammadiyah Gombong Dr Herniyatun menyampaikan selamat bertugas bagi para pengurus yang dilantik. Dia menekankan bahwa aktif di organisasi kemahasiswan sangat baik bagi mahasiswa. Sebab mahasiswa yang aktif di organisasi diharapkan akan lebih sukses di kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat mendukung kegiatan organisasi kemahasiswaan baik melalui sarana dan prasarana,” katanya.

Presiden Mahasiswa (Persma) BEM STIKES Gombong Niko Septiawan mengatakan bahwa organisasi mahasiswa harus tetap melanjutkan program kegiatan dengan menerapkan adaptasi kebiasan baru yakni memanfaatkan teknologi. Tentu perlu strategi untuk menghadapi kondisi pandemi seperti saat ini. “Organisasi mahasiswa harus responsif dan fleksibel dalam menghadapi perubahan,” tandasnya.

 

Translate »