by Humas Unimugo | Mar 21, 2019 | Berita Terkini
Enam orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong mengikuti International Nursing Student Forum (INSF) di Universiti Malaysia Sarawak (Unimas) Malaysia. Tak hanya menjadi peserta delegasi Stikes Gombong juga menjadi panitia bersama bergabung dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia, Thailand, Filipina dan China.
Dalam forum internasional yang berlangsung pada 9-10 Maret 2019 tersebut, enam mahasiswa yang terdiri atas tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) DIII Keperawatan dan tiga dari S1 Keperawatan juga mempresentasikan hasil riset karya mereka. Kehadiran mahasiswa tersebut didampingi oleh dua orang dosen pembimbing dan staf tata usaha.
Wakil Ketua IV Bidang Kerjasama Stikes Muhammadiyah Gombong Sawiji MSc yang ikut mendampingi para mahasiswa tersebut mengatakan, keterlibatan mahasiswa Stikes Muhammadiyah Gombong pada ajang INSF sudah yang ke-10 kali. Sejak tahun 2012, setiap tahun pihaknya selalu mengirimkan delegasi untuk bergabung dalam forum yang tahun ini digelar di Unimas Serawak Malaysia.
“Forum internasional itu mahasiswa dapat mengupdate ilmu dan isu-isu kesehatan dunia. Selain itu juga mengetahui perkembangan terbaru keperawatan era industri 4.0,” ujar Sawiji kepada Suara Merdeka, Kamis (14/3).
Selain itu, kunjungan ke Unimas tersebut dimanfaatkan untuk menggelar eksekutif meeting dalam rangka melakukan penjajakan kerjasama antara Stikes Muhammadiyah Gombong dengan Unimas Malaysia. “Rencana kerjasama yang sedang dijajaki meliputi pertukaran mahasiswa, studi lanjut S2 dan S3 hingga joint publikasi riset di jurnal ilmia,” imbuh Sawiji didampigi Bagian Humas Stikes Gombong Ukis Erliwianto SE.
Sawiji menegaskan bahwa dengan berbagai program kerjasama internasional, pihaknya berkomitmen ingin membangun Stikes Muhammadiyah Gombong sebagai perguruan tinggi lokal dengan kualitas global. Selain itu, kerjasama internasional terus ditingkatkan dalam rangka proses menjadi universitas. Nantinya Stikes Gombong akan memiliki kelas internasional, termasuk membuka S2 program internasional.
“Dari sisi penyerapan kerja, para mahasiswa yang memiliki pengalaman belajar di luar negeri memiliki kesempatan dan peluang kerja yang cukup baik. Selain itu, secara mental mereka memiliki kepercayaan diri yang baik dalam menghadapi persaingan di era global,” tandasnya seraya menyebutkan pengalaman di luar negeri juga bisa dicantumkan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).
by Humas Unimugo | Mar 14, 2019 | Berita Terkini
Sebanyak 319 mahasiswa tingkat I Sekolah Tinggil Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong mengikuti pelatihan softskill di kampus setempat, baru-baru ini. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Career Development Center (CDC) berlangsung sehari penuh.
Dibuka oleh Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep Sp Mat menghadirkan pemateri dari Tim Pengembangan Softskill. Para mahasiwa dari Program Studi S1 Keperawatan, S1 Farmasi, D3 Keperatawan dan D3 Kebidanan tersebut mendapatkan sejumlah materi mengenai komunikasi, etika dan sopan santun.
Materi konsep pelayanan masa depan disampaikan oleh Ns Andy Sofyan P MKep, Komunikasi efektif oleh Muh Ali SKep MMKes, Konsep otaak sehat sebagai dasar pelayanan dan konsep soft skill dan handling conplain disampaikan oleh Dr Rita Kartika Sari SKM MKes.
Ketua CDC Stikes Muhammadiyah Gombong Putra Agina WS MKep menjelaskan, pelatihan softskill merupakan salah satu program kerja CDC Stikes Muhammadiyah Gombong untuk meningkatkan komunikasi, etika, sopan santun, salam guna mempersiapkan layanan kepada masyarakat.
“Pelatihan ini sekaligus persiapan praktik baik di rumah sakit maupun pelayanan kesehatan,” ujar Putra Agina didampingi Ketua Panitia Endah Setianingsih MKep kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Putra Agina menambahkan, kemampuan komunikasi yang baik sangat penting dimiliki oleh mahasiswa kesehatan. Pasalnya, peran petugas kesehatan sebagai educator menjadikan komunikasi wajib dilakukan dengan baik yang harus dimulai dari tahap akademik.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswan Sarwono SKM MKes menambahkan, softskill yang baik akan semakin meningkatkan performance dan kualitas mahasiswa di masyarakat. “Hal ini perlu dilakukan agar bisa menjadi pembeda antara mahasiswa Stikes Muhammadiyah Gombong dengan perguruan tinggi lain,” ujar Sarwono.
by Humas Unimugo | Mar 14, 2019 | Berita Terkini
Organisasi kesejahteraan sosial di Jepang yakni Yayasan Hadiah Kekaisaran “Saiseikai” menyatakan siap menerima perawat lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong. Tak tanggung-tanggung, yayasan yang berdiri sejak 1911 atas sumbangan Kaisar Meiji itu bisa menerima 10 orang per tahun.
Informasi itu diperoleh saat Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep SpMat dan Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Ery Purwanti melakukan kunjungan balasan ke Spesial Nursing Nagamachi di Kota Yamagata, Jepang, baru-baru ini. Nagamachi merupakan satu dari sekian banyak jaringan Yayasan Saiseikai di Jepang.
Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep SpMat menjelaskan, dalam kunjungan balasan itu pihaknya mengunjungi rumah sakit, panti jompo dan tempat penitipan anak. Pihaknya diterima oleh pendiri dan pengurus panti Hamasaki Makoto serta jajaran manajemen. Pihaknya juga menemui sejumlah alumni Stikes Gombong yang bekerja sebagai care worker di sana.
Selain itu, kunjungan selama tiga hari efektif tersebut juga dilakukan pembahasan mengenai program pengiriman pengawai. Itinya, setiap tahun mereka siap menerima 10 alumni Stikes Muhammadiyah Gombong sebagai care worker.
“Kunjungan ini merupakan balasan dari dua kunjungan dari Saiseikai ke kampus Stikes Muhammadiyah Gombong,” ujar Herniyatun kepada Suara Merdeka usai kunjungan.
Lebih lanjut, Herniyatun menambahkan, saat ini sudah banyak alumni Stikes Muhammadiyah Gombong yang bekerja di jaringan Saiseikai. Yang menarik, mereka di sana tidak sekadar bekerja dalam jangka pendek tetapi bisa mengikuti ujian negara sehingga jika lulus bisa tinggal dan bekerja di Jepang dalam jangka waktu lama.
Selain itu, sebelum mulai bekerja, mereka juga disediakan tempat belajar. Termasuk di sediakan tempat tinggal atau apartemen. Adapun sistem penggajian juga disamakan dengan orang Jepang. “Untuk gaji pekerja baru sebesar Rp 20 juta/bulan,” ujarnya.
Layanan Kesehatan
Disebutkan bahwa awal pendirian pertama Saiseikai diperuntukan untuk membantu dan melayani orang-orang yang tidak mampu. Berkantor pusat di Tokyo yayasan memiliki jaringan kantor cabang di 40 dari 47 prefektur Jepang. Saiseikai bertujuan untuk terus menumbuhkan kehadirannya sebagai organisasi kesejahteraan sosial dan institusi medis publik.
Yayasan ini mempekerjakan sekitar 58.000 staf yang berdedikasi masing-masing terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan layanan kesehatan, medis, dan kesejahteraan. Anggota staf ini melakukan kegiatan mereka di 705 fasilitas dan program penjangkauan Saiseikai, yang meliputi rumah sakit, fasilitas layanan kesehatan untuk orang tua, lembaga kesejahteraan untuk orang tua dan anak-anak, stasiun perawatan keperawatan kunjungan rumah, dan sebagainya.
Sebelumnya, Wakil Direktur Special Nursing Nagamachi Yamagata Abe Hishashi berkunjung ke Stikes Gombong. Dia datang bersama dua alumni Stikes yang bekerja di sana yakni Agus Triyanto dan Angga. Alumni Stikes Gombong dinilai memiliki kompetensi yang memadai, etos kerja bagus serta karakter yang baik.
Dalam kesempatan itu, Abe Hishashi menyebutkan bahwa jumlah lansia di Jepang cukup banyak. Jumlah itu tidak sebanding dengan penduduk produktif. Sehingga Jepang membutuhkan tenaga kesehatan untuk memberikan layanan bagi lansia.
“Untuk itu, bagi yang tertarik untuk menjadi tenaga kesehatan di Jepang bisa bergabung di Nagamachi,” ujar Abe Sishashi.
by Humas Unimugo | Jan 29, 2019 | Berita Terkini
KEBUMEN – Sebanyak empat orang Pendonor Darah Sukarela (DDS) asal Kabupaten Kebumen mendapatkan penghargaan dari Presiden Indonesia. Penghargaan tersebut dilaksanakan karena pendonor telah berdonor sebanyak 100 kali. Adapun Penyematan Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial DDS 100 dilaksanakan di Puri Agung Convention Hall Hotel Grand Sahid Jakarta Pusat, hari ini Sabtu (26/1/2019).
Adapun keempat pendonor darah yang mendapatkan penghargaan tersebut yakni Kuswanto (60) yang kini bekeja di RSKIA Dewi Queen, Soffan (54) yang kini bekerja di STIKES Muhammadiyah Gombong, Sugeng Haryono (61) yang kini bekerja di PT Sundus dan Rohadi (61) seorang pensiunan Kejaksaan Negeri.
Sekretaris PMI Kebumen Salim Wazdy MPd menyampaikan, saat ini para peserta yang akan mendapatkan penghargaan sudah berada di Jakarta. Malam ini pesertaakan melaksanakan gladi untuk persiapan acara besok pagi. “Kami menyampaikan selamat kepada para pendonor. Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat,” paparnya.
(more…)
by Humas Unimugo | Jan 26, 2019 | Berita Terkini
KEBUMEN, suaramerdeka.com – Bantuan bagi korban banjir di Kebumen berdatangan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya bantuan logistik berupa makanan dan alat mandi dikirimkan oleh organisasi perawat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Stikes Muhammadiyah Gombong, Sabtu (19/1).
PPNI mengirimkan logistik antara lain berupa nasi 50 bungkus, lima karton air minum kemasan 600 ml, 40 kemasan biskuat energi, 30 kemasan biskuit sari gandum. Kemudian sabun mandi batangan (20 pcs), roti bolu kemasan 24 gram 16 kemasan, dan roti basah 27 pcs
.
Selain itu, DPK Stikes dan Stikes Muhammadiyah Gombong menyalurkan bantuan kepada warga Desa Madurejo, Kecamatan Puring yang terisolasi akibat banjir. Bantuan yang diberikan meliputi, telur tiga krat, 120 nasi bungkus, biskuit, air mineral lima karton dan bumbu dapur 5 kg.
Tanggulangi Bencana
Kemudian bantuan untuk Desa Sugihwaras, Kecamatan Adimulyo antara lain telur dua krat, air mineral empat karton, mie telur dua karton, juga minyak goreng dua karton, pampers sebanyak satu dus, kecap satu dus dan bumbu dapur 10 kg, sayur mayur satu keranjang, mie instan 11 dus, kopi saset enam dus, air mineral 20 dus, gula pasir 30 kg makanan ringan delapan dus, dan beras.
Ketua DPD PPNI Kebumen, Tri Tunggal Eko Sapto mengatakan, semua jalur PPNI Kebumen bergerak untuk mengambil peran dalam menanggulangi bencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kebumen.
“Salah satunya dengan mengirimkan bantuan berupa makanan, peralatan mandi, dan obat-obatan kepada korban bencana,” ujar Tri Tunggal, berharap bantuan yang disalurkan oleh PPNI dapat membantu meringankan beban korban bencana.
by Humas Unimugo | Dec 28, 2018 | Berita Terkini
Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep, Sp. Mat melantik pengurus BEM, IKM dan UKM STIKes Muhammadiyah Gombong masa jabatan 2018/2019, Jumat (28/12/2018) di gedung Rektorat lantai 3 Kampus setempat.
Acara dihadiri oleh jajaran Pimpinan, Dosen, karyawan dan mahasiswa. Dalam sambutanya Ketua STIKes berharap pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi seorang pemimpin dan suri toladan bagi mahasiswa yang lain dalam hal prestasi. Beliau juga menyampaikan 3 tips menjadi seorang pemimpin yang berhasil diantaranya seorang pemimpin harus mempunyai kapabilitas dalam hal leadership, pengetahuan dan manajemen, selain itu seorang pemimpin juga harus mempunyai kredibilitas yang baik jujur, terbuka dan kinerja yang baik selain itu seorang pemimpin juga dituntut memiliki akseptabilitas bisa diterima semua kalangan’ucap beliau.
(more…)
by Humas Unimugo | Dec 22, 2018 | Berita Terkini
Bidang Kemahasiswaan STIKes Muhammadiyah Gombong mengadakan Workshop PKM dengan tema ‘ Sukses PKM 2019 ’ pada Sabtu, 22/12/2018 kampus setempat. Acara dihadiri oleh Pimpinan, Dosen Pembimbing dan Mahasiswa dengan total peserta mahasiswa 80 dan 10 dosen pembimbing PKM.
Workshop dibuka langsung oleh Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep, Sp. Mat sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada peserta. Dalam sambutannya Herniyatun mengatakan “PIMNAS adalah ajang bergengsi tertinggi perhelatan mahasiswa tingkat nasional yang banyak menjanjikan fasilitas dan juga hadiah”, oleh karena itu target PKM tahun ini adalah masuk PIMNAS akan tetapi target tersebut jangan dijadikan tujuan utama, yang penting adalah niat beribadah karena Alloh SWT tegas beliau. Selain membawa nama baik institusi PKM ini adalah salah satu bukti arti mahasiswa yang sesungguhnya yang tidak hanya sekedar mengikuti perkuliahan dikampus belaka.
(more…)
by Humas Unimugo | Dec 19, 2018 | Berita Terkini
Program Studi (Prodi) DIII Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong kembali mengelar Pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) atau Basic Trauma and Cardiac Life Support bagi mahasiswa tingkat akhir. Pelatihan yang bekerjasama dengan Pusbankes 118-PERSI DIY itu digelar di Gedung Rektorat Lantai 2 kampus setempat.
Pelatihan diikuti oleh 144 peserta. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama digelar Rabu-Minggu (12-16/12) diikuti 80 peserta. Sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada 16-20 Januari 2019 diikuti 64 peserta.
Sejumlah narasumber dari Pusbankes 118-PERSI Cabang DIY dihadirkan mengisi materi. Meliputi dokter spesialis dan subspesialis serta perawat senior dan berpengalaman dari PERSI Cabang DIY-Pusbankes 118 yang dipimpin dokter Hendro Wartatno SpB KBD. Pelatihan diberikan dalam bentuk kuliah, diskusi, role play, simulasi, dan case study.
Adapun materi yang diberikan selama pelatihan meliputi antara lain; SPGDT dan manajemen bencana, initial assessment, pengelolaan jalan nafas dan pernafasan, bantuan hidup dasar, shocks dam perdarahan, stabilisasi dan transportasi, biomekanik trauma, trauma kepala, trauma dada, trauma abdomen, pengelolaan keracunan, hingga henti jantung.
Selain itu juga dilakukan simulasi resusitasi jantung paru, pengelolaan jalan nafas dan bantuan pernafasan, stabilisasi dan transportasi serta dedibrikasi. Para peserta pelatihan tampak antusias mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir.
(more…)
by Humas Unimugo | Dec 15, 2018 | Berita Terkini
STIKes Muhammadiyah Gombong kembali mendapatkan kepercayaan user terhadap alumninya. Walaupun masih berstatus fresh graduate, sebanyak 31 alumni STIKes Muhammadiyah Gombong mengikuti seleksi calon karyawan RS Pondok Indah Group pada Kamis 13/12 /2018 di lantai 5 ruang discovery 1 RS Pondok Indah Baintaro Jaya. Seperti yang disampaikan Ibu Ely sebagai kepala HRD Rencananya RS Pondok Indah Group yang mempunyai 3 cabang rumah sakit dan berdiri sejak 31 tahun silam ini membutuhkan banyak calon perawat D3 dan profesi ners baru untukmemenuhi kebutuhan rumah sakitnya. Tidak menunggu lama kesempatan ini diambil oleh unit career and developmentcentre STIKes Gombong untuk disosialisasikan ke Alumni.
Kepercayaan yang diberikan oleh RS Pondok Indah Group ini tidak lepas dari usaha STIKes Muhammadiyah Gombong dalam membangun jaringan atau kerjasama dengan pihak rumah sakit sebagai pengguna jasa tenaga perawat, bidan dan farmasi sehingga peran dan tujuan institusi tercapai, selain mendidik mahasiswa menjadi tenaga perawat yang unggul, modern dan islami juga menyalurkan serta memberikan informasi pekerjaan
(more…)
by Humas Unimugo | Dec 1, 2018 | Berita Terkini
Tiga orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong mengikuti International Nursing Student Forum (INSF) 2018. Forum internasional itu berlangsung selama empat hari di Kota Khon Kaen Thailand.
Tiga mahasiswa itu ialah mahasiswa Program Studi (Prodi) DIII Keperawatan Muhammad Bahrul Huda dan mahasiswa Prodi Profesi Ners Agung Sudaryono dan Nindi Kuntisari. Selama di Thailand, ketiga mahasiswa tersebut didampingi dua orang dosen yakni dosen DIII Keperawatan Ike Mardiyati Agustin MKep SpJ, dan dosen Prodi Profesi Ners Wuri Utami MKep.
Tak sekadar mengikuti forum yang diikuti oleh mahasiswa internasional, para mahasiswa tersebut juga menjadi presentator karya ilmiah. Nindi mempresentasikan karya ilmiah tentang pengaruh mobilisasi terhadap proses penyembuhan luka, kemudian Bahrul Huda menyampaikan karya tentang aplikasi keperawatan pada pasien dan keluarga pasien tuberculosis.
Dosen yang melakukan seleksi Fajar Agung Nugroho SKep Ns MNS mengatakan bahwa tiga mahasiswa yang mengikuti INSF 2018 tersebut telah mengikuti berbagai seleksi. Dari banyak pendaftar ketiganya lolos seleksi sehingga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman di ajang internasional. “Biaya transportasi maupun akomodasi ditanggung oleh Stikes Muhammadiyah Gombong,” ujar Fajar Agung Nugroho.
Nindi Kuntisari salah satu mahasiswa yang ikut menjadi presentator sangat berterima kasih kepada Stikes Muhammadiyah Gombong yang telah memberikan kesempatan berharga yakni mengikuti forum internasional di Thailand.
Tak hanya banyak pengalaman yang dia dapatkan selama bergaul dengan mahasiswa lintas negara, mahasiswa yang aktif dalam Forum Bahasa (Forbas) Stikes Gombong itu, juga bahagia dapat membuat bangga keluarga. “Ini adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya. Akhirnya saya bisa membuat kedua orang tua saya bangga,” ujarnya.