by Humas Unimugo | Apr 11, 2018 | Berita Terkini
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong kembali mengirimkan dua mahasiswanya untuk mengikuti Student Hospital Internship Training di Taipei Hospital, Taiwan International Healthcare Training Center Ministry of Healthcare and Welfare, Taiwan.
Dua mahasiswa terpilih atas nama Amry Latifah Program Studi (Prodi) D3 Keperawatan semester enam dan Doni Kurniawan Prodi S1 Keperawatan semester delapan. Mereka bakal mengikuti training keperawatan selama satu bulan di Taipe Hospital mulai 9 April-7 Mei 2018. Keduanya dilepas oleh Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep SpMat dan Wakil Ketua I Bidang Akademik M Madkhan Anis SKep Ns.
Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong, Herniyatun menjelaskan, pada pelatihan tersebut mahasiswa akan mendapatkan materi tentang sistem manajemen gawat darurat, perawatan bayi baru lahir, perawatan anak dan perawatan penyakit dalam. Mahasiswa juga akan mengikuti kunjungan ke klinik dan pusat perawatan ibu bersalin. Selain itu mahasiswa juga akan dikenalkan dengan kasus nyata di Taipei Hospital.
“Pengiriman mahasiswa ini sebagai upaya mengembangkan ilmu pengetahuan dan meningkatkan keterampilan bagi mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan dan S1 Keperawatan dengan standar internasional,” ujar Herniyatun kepada suaramerdeka.com di sela-sela pelapasan mahasiswa.
Dia menambahkan, pengiriman mahasiwa ke Taiwan untuk mengikuti training sudah berjalan empat kali. Sebelumnya, tahun 2015 empat mahasiswa juga dikirim untuk mengikuti pelatihan yang sama di Taiwan. Tahun 2013 dua mahasiswa Stikes juga dikirim ke Taiwan untuk mengikuti Student Hospital Internship Training.
Seleksi Ketat
Ada pun terpilihnya dua mahasiswa ini telah melalui seleksi yang cukup ketat. Di antaranya kemampuan akademik yang memadai juga memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif serta tidak ketinggalan kemampuan soft skill mahasiswa yang baik.
Salah satu mahasiswa perwakilan Amry Latifah mengaku pergi ke Taiwan merupakan pengalaman pertama mengikuti event internasional. Meskipun sedikit grogi tetapi dia merasa bangga bisa mewakili Stikes Muhammadiyah Gombong di tingkat internasional. Dia akan menimba ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin selama mengikuti pelatihan di Taiwan.
“Tentu ini adalah pengalaman yang berharga dan tidak setiap orang mendapatkannya. Jadi saya tidak akan menyia-nyiakannya,” ujar mahasiswa asal Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor tersebut.
Sebelumnya Herniyatun menyebutkan, pihaknya terus melakukan kerjasama internasional termasuk institusi di Taiwan. Di Asia Stikes Gombong juga menjalin kerjasama dengan sejumlah institusi di Singapore, Thailand dan Filipina, Jepang. Kerjasama dengan institusi antara lain untuk pelatihan sehingga bisa bertukar dan menyebarluaskan ilmu-ilmu kesehatan.
“Taiwa menjadi salah satu contoh negara terbaik di dunia yang mempunyai sistem pembiayaan kesehatan yang sangat efisien dan efektif dan selalu berusaha meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat,” katanya.
Dia berharap, mahasiswa yang mengikuti pelatihan mampu membawa budaya mutu dan menjadi agen perubahan sekembalinya ke Stikes Muhammadiyah Gombong. dan mampu menularkan ilmu yang didapat di Taiwan serta mengaplikasikan di lahan praktik atau lingkungan kerja kelak sehingga visi yang dijunjung institusi menjadi lembaga pendidikan yang unggul, modern dan Islami dapat terwujud.
by Humas Unimugo | Mar 9, 2018 | Berita Terkini
Para pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Zona IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mengadakan pertemuan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Kebumen, Kamis (8/3). Pertemuan bertajuk silaturahmi wilayah (Silatwil) tersebut berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (10/3).
Dari 24 kampus Muhammadiyah yang ada di Jateng dan DIY, terdapat 15 kampus yang hadir dalam Silatwil tersebut. Antara lain Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Semarang, Purworejo, Magelang, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), STIE Muhammadiyah Pekalongan, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, STTM Kebumen, Stikes Klaten, Kudus, dan Stikes Muhammadiyah Pekajangan.
Mengangkat tema, “Membentuk poros gerakan mahasiswa menjadi garda depan gerakan rakyat demi tercapainya cita-cita reforma agraria” sedianya acara itu mengundang dua calon gubernur Jateng yakni Ganjar Pranowo dan Sudirman Said sebagai pembicara. Kedua cagub tersebut sedianya dipanelkan dengan pembicara Dr Djoko Setyo Hartono SE MM SH MKn dosen Universitas Muhammadiyah Semarang.
Namun para mahasiswa menelan kecewa lantaran kedua cagub tidak datang memenuhi udangan. Sehingga Dr Djoko Setyo Hartono pun menjadi pembicara tunggal bersama moderator Sobirin Malian SH MHum. Acara yang dibuka oleh Kabid Kelitbangan Iptekin Bappeda Provinsi Jateng Tri Yuni Atomojo itu juga dihadiri oleh perwakilan SMA dan mahasiswa Stikes Muhammadiyah Gombong.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan visi misi gerakan mahasiswa dalam pengawalan kinerja dan kebijakan-kebijakan pemerintah,” ujar Presidium Nasional BEM PTM Zona IV Heru Astar di sela-sela acara.
Ketua Panitia Silatwil Agung Prayogo menambahkan melalui kegiatan itu, mahasiswa diharapkan bisa meningkatkan kemampuan analisis dan kecerdasan intelektualnya. Selanjutnya, dengan bertambahnya wawasan yang dimiliki mahasiswa dapat menjadi bekal di masa mendatang.
“BEM PT Muhammadiyah sebagai perwujudan harapan Muhammadiyah dalam mewariskan gerakan intelektual dapat menyikapi gerakan ilmu pengetahuan serta kemajuan negara,” katanya menyebutkan rekomendasi dari Silatwil akan dibawa dalam Silatnas BEM PTM yang akan digelar di Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Herniyatun, M.Kep. Sp.Mat menyambut baik acara ini, dalam sambutanya beliau mengungkapkan mahasiswa adalah Stock Iron yang mengandung arti mahasiswa ibarat besi yang harus terus ditempa supaya tidak berkarat harapannya mahasiswa harus terus belajar baik di bidang akademik ataupun berorganisasi ungkap beliau.
by Humas Unimugo | Feb 9, 2018 | Berita Terkini
Mahasiswa semester IV Program studi S1 Farmasi STIKes Muhammadiyah Gombong melakukan kunjungan ilmiah di kawasan pabrik jamu PT. Sido Muncul Semarang Kamis 8/2/2018. 64 mahasiswa didampingi segenap pimpinan, dosen dan staff humas diterima pihak Sidomuncul pkl. 13.00, rombongan lansung diajak berkeliling dan melihat serta diberikan penjelasan mengenai proses produksi mulai dari bahan baku sampai pada proses pengemasan. Para peserta juga diajak berkeliling ke R & D (Riset and Development), sebuah tempat yang digunakan oleh PT. Sido Muncul sebagai pusat penilitian dan pengembangan produk jamu Sido Muncul.
Setelah puas berkeliling pabrik, rombongan digiring menuju kawasan Agrowisata Sido Muncul (Mini Zoo). Disini mahasiswa dimanjakan dengan pemandangan indah sebuah danau dengan taman buatan dan juga terdapat berbagai macam jenis hewan, mulai dari hewan buas, semi buas dan jinak, menariknya dari hewan-hewan tersebut yang paling terkenal dan sangat ingin diketahui oleh rombongan adalah ikan Arapaima dari sungai Amazon, ikan ini memilki panjang sekitar 2 hingga 3 meter. Ikan ini ditempatkan di sebuah aquarium dan kolam besar yang terdapat di Agrowisata Sido Muncul.
Menutup kunjungan semua rombongan berkumpul di aula pendopo Sido Muncul sembari mendengarkan penjelasan tentang sekilas PT. Sido Muncul. Pihak Sidomuncul melalui perwakilan divisi Humas menyampaikan terimakasih atas kunjungan mahasiswa, beliau juga mohon maaf karena cuaca hujan belum bisa mengajak rombongan untuk observasi ke PT. Sido Muncul Pupuk Nusantara. PT. Sido Muncul Pupuk Nusantara ini merupakan anak perusahaan PT. Sido Muncul, Tbk. yang menangani masalah limbah hasil produksi, baik limbah cair, maupun limbah padat . Pupuk hasil pengolahan dari pabrik ini (dari pupuk cair hingga pupuk padat) diuji cobakan pada kebun percobaan yang terletak di depan pabrik pengolahan limbah.’ Ungkap Humas’
Perwakilan STIKes Muhammadiyah Gombong M. Madkhan Anis selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik juga mengucapkan terimakasih atas sambutan dan keramahan PT. Sido Muncul yang telah mengijinkan mahasiswa untuk melakukan kunjungan ilmiah, beliau juga berharap kegiatan ini akan menambah wawasan mahasiswa mengenai pemanfaatan potensi sumber daya alam menjadi produk yang bermanfaat bernilai jual dan meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai perkembangan dunia industri sebagai bekal tambahan keahlian. Anis juga menambahkan kunjungan ke PT. Sidomuncul adalah langkah tepat mengingat Prodi S1 Farmasi memiliki program unggulan farmasi klinik dan herbal’ dengan langkah kedepan akan lebih banyak melakukan kunjungan ilmiah dan kerjasama di bidang penelitian dan pendidikan tidak hanya di pabrik jamu herbal akan tetapi juga dipabrik obat kimia dan juga Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu.
Dalam sesi ini peserta juga diberikan kesempatan bertanya jawab antara kepada pihak dari PT. Sido Muncul, Tbk. kemudian dilakhiri dengan penyerahan Vendel dari STIKes Muhamamdiyah Gombong dalam hal ini diserahkan langsung oleh Ketua STIKes Hj. Herniyatun kepada perwakilan PT. Sido Muncul, Tbk.
by Humas Unimugo | Feb 3, 2018 | Berita Terkini
Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep. Sp. Mat melantik pengurus BEM, IKM dan UKM STIKes Muhammadiyah Gombong masa jabatan 2017/2018, Rabu (31/1/2018) di gedung Rektorat lantai 3 Kampus setempat. Acara dihadiri oleh jajaran Pimpinan, Dosen, karyawan dan mahasiswa.
Dalam sambutanya Ketua STIKes berharap pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi seorang pemimpin dan suri toladan bagi mahasiswa yang lain dalam hal prestasi, karena menjadi seorang pengurus organisasi bukanlah tugas yang mudah selain menjalankan perannya sebagai mahasiswa dia juga berperan sebagai seorang leader bagi teman-teman mahasiswa. Beliau juga berpesan kepada mahasiswa untuk menjaga kejujuran dan kedisiplinan karena kunci sukses mahasiswa tidak hanya pandai dalam bidang akademik akan tetapi pandai dalam berorganisasi dengan dilandasi iman dan takwa.
(more…)
by Humas Unimugo | Jan 26, 2018 | Berita Terkini
GOMBONG – Sebanyak 156 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) penghuni Yayasan Dzikrul Ghofilin Desa Erorejo Kec. Wadaslintang Wonosobo mendapatkan Terapi Aktifitas Kelompok (TAK) Kamis, 18/1/2018. Terapi dilakukan oleh 29 mahasiswa STIKes Muhammadiyah Gombong Reguler B Wonosobo diantaranya memberikan pengetahuan tata cara mencuci tangan, menggosok gigi dan juga berkomunikasi dengan pasien.
Selain itu pasien juga diberikan kesempatan untuk memperagakan semua yang telah dicontohkan oleh mahasiswa hasilnya hampir sebagian besar mampu memperagakan. Kegiatan yang berlangsung di salah satu penampungan ODGJ itu, merupakan rangkaian dari kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Pengabdian Masyarakat Dosen dan Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Gombong tentang Keperawatan Jiwa yang sudah dilakukan di tiga Kabupaten diantaranya Kabupaten Kebumen, Cilacap dan Wonosobo.
(more…)