(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

2 Mahasiswa STIKes Gombong Sabet 3 Kategori Juara Duta Wisata Kebumen

Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Gombong kembali menorehkan prestasi dalam perhelatan pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2018. Tidak tanggung-tanggung 2 mahasiswa masuk dalam 3 besar kandidat juara.

Setelah melalui berbagai seleksi dan penilaian dari para dewan juri, pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2018 akhirnya telah terpilih. Pemilihan berlangsung pada malam grand final Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen di Panggung Festival Desa Wisata yang digelar di Alun-alun Kebumen, Sabtu (05/05).

Selain memilih juara pertama hingga harapan ketiga, ajang tersebut juga memilih pemenang dalam kategori terfavorit di media sosial, kreativitas serta inteligensi.

Pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2018 tersebut yakni Sigit Fani Ramadhan (18) dan Linda Astuti Damayanti (19). Sigit merupakan salah satu warga Kecamatan Bonorowo yang kini berstatus sebagai mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan di Stikes Muhammadiyah Gombong. Sedangkan Linda merupakan warga Kecamatan Kebumen yang berstatus sebagai mahasiswa agroteknologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Selain Sigit sebagai Duta Wisata 2018, mahasiswa Prodi S1 Farmasi atas nama Agung Setiawan (19) juga meraih Juara 3 sekaligus Juara Favorit hal ini menambah deretan prestasi mahasiswa STIKes Muhammadiyah Gombong di semua ajang kompetisi ditingkat daerah maupun profinsi.

Pasangan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen tersebut terpilih setelah melalui seleksi ratusan peserta dan berhasil menyisihkan 15 pasangan finalis lainnya yang lolos ke babak grand final. Para finalis merupakan peserta yang telah berhasil lolos seleksi tertulis dan wawancara. Para finalis itu sebelumnya telah menyisihkan 80 peserta lainnya. Peserta yang mendaftarkan diri ke panitia dalam ajang tersebut terhitung ada sebanyak 118 pendaftar.

Para peserta dalam babak grand final tersebut diuji dengan berbagai macam aspek penilaian, diantaranya yakni pandangan hidup, konsep pengembangan pariwisata Kebumen,

kepribadian, berbagai macam wawasan umum hingga pengetahuan tentang sejumlah isu terupdate.

Dalam sambutanya, Plt. Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz meminta agar Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kebumen 2018 terpilih bisa berperan aktif dalam pariwisata yang ada di Kebumen.

DESA GIWANGRETNO MASUK DESA BINAAN STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Tahun 2018 ini STIKes Muhammadiyah Gombong kembali  memfokuskan kegiatan Bina Lingkungan melalui Desa Binaan yang berada diseluruh wilayah Kabupaten Kebumen. Salah satu diantaranya adalah Desa Giwangretno Kec. Sruweng Kabupaten Kebumen sebagai desa binaan untuk Program Desa Siaga Sehat Jiwa kerjasama  antara Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dengan STIKes Muhammadiyah Gombong.

Sosialisasi Program Desa Siaga Sehat Jiwa ini dilaksanakan di Balai Desa Giwangretno (30/04/2018) dengan dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen , Puskesmas Sruweng, STIKes Muhamamdiyah Gombong, unsur TNI /POLRI dan Perangkat desa serta Kader Kesehatan yang ada di Desa Giwangretno .

Acara disambut oleh Kepala Desa Giwangretno Tamrin Uzianedi dikantornya. Beliau berharap Program Desa Siaga Sehat Jiwa ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi warganya. Selain itu atas nama Pemerintahan desa beliau juga mengucapkan terimaksih dan siap mendukung kegiatan tersebut tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kebumen Tri Anggorowati, S.KM, M.Kes melalui sambutannya menyampaikan terimakasih kepada STIKes Muhammadiyah Gombong atas peran aktifnya mendukung program pemerintah dalam  rangka Program Desa Siaga Sehat Jiwa.yang selama ini menjadi salah satu program utama pemerintah Kabupaten Kebumen. Selanjutnya beliau juga sempat memberikan pemaparan Kebijakan dan Implementasi Program Kesehatan Jiwa di Kabupaten Kebumen.

Ike Mardiyati, A. M.Kep. Sp. Kep. Jiwa dalam acara sosialisasi memaparkan masalah kesehatan jiwa di masyarakat diantaranya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), orang dengan masalah kejiwaan (ODMK) dan Pasung. Menurut Ike dengan banyaknya ODGJ yang tidak ditangani dengan baik disuatu wilayah maka akan berdampak pada sendi kehidupan sosial masyarakat salah satunya sendi ekonomi. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen bersama STIKes Muhamamdiyah Gombong dan unsur masyarakat menggalakan Program Desa Siaga Sehat jiwa (DSSJ) dengan tujuan agar masyarakat berperan aktif dalam penemuan kasus, menggerakan keluarga sehat dan beresiko untuk mengikuti  penyuluhan kesehatan jiwa, menggerakan pasien dan keluarga pasien gangguan jiwa untuk mengikuti terapi kesehatan jiwa oleh perawat CMHN berupa terapi aktifitas kelompok dan rehabilitasi serta kunjungan pasien mandiri dan pendokumentasian data kesehatan jiwa; ungkap Ike.

Selain itu pembicara juga menambahkan perlunya DSSJ agar masyarakat yang sehat tetap sehat, yang beresiko terhindar dari gangguan jiwa, yang gangguan mendapatkan pelayanan yang tepat dan sesuai dan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan individu.

Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep. Sp. Mat dalam waktu yang berbeda menyampaikan ‘Komitmen STIKes Muhammadiyah Gombong  dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai upaya pendekatan dengan masyarakat untuk menjaga hubungan yang baik dan menjadikan masyarakat desa yang sejahtera’. Beliau juga menegaskan bahwa program ini akan terus dilakukan dan ditingkatkan terhadap masyarakat khususnya Desa Giwangretno. Harapan Institusi menurut Herniyatun, adalah timbulnya  kerjasama dengan masyarakat untuk selalu menjaga serta mampu mewujudkan desa binaan menjadi desa siaga yang aktif mandiri dalam  menyelesaikan masalah kesehatan. Mensinergikan program kerja STIKES Muhammadiyah Gombong dengan Program Pemerintah serta Program Persyarikatan untuk meningkatkan Pembangunan Kesehatan Desa melalui Desa Binaan dan turut berpartisipasi aktif dalam  melakukan penelitian, pengabdian masyarakat dan dakwah Islamiah melalui praktek komunitas dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat desa.

MAHASISWA STIKES GOMBONG PERINGATI HARI KARTINI DENGAN FASHION SHOW KEBAYA

29 mahasiswi STIKes Muhammadiyah Gombong mengenakan pakaian kebaya, Sabtu  (21/4/2018). Hal itu dilakukan untuk memeringati Hari Kartini. Acara fashion show yang bertemakan ‘ Kartini yang Anggun dan Berkarakter ‘ menghadirkan juri dari intern dosen dan juri luar kampus dengan disaksikan oleh segenap civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.

Amelia ketua panitia mengaku kegiatan ini bertujuan untuk mengenang dan menginspirasi perjuangan seorang pahlawan perempuan RA. Kartini dimasa lalu. Selain dari mahasiswi STIKes Muhammadiyah Gombong peserta lomba juga ada peserta dari luar diantaranya dari SMA N Rowokele.

Wakil Ketua II  dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini .Hal itu sebagai bentuk upaya membangkitkan semangat mahasiswa/i agar bisa lebih baik. Seperti halnya sosok RA Kartini. yang diketahui sosok Kartini begitu inspiratif. Baik sejak zamannya sampai sekarang. Beliau berharap peringatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun dengan kemasan acara yg lebih menarik & inspiratif ‘tidak hanya fashion show & penampilan minat bakat saja’ ungkap seorang Ibu yg akrab dipanggil Ery.

 

Silaturahmi Organisasi Farmasi Lintas Kampus)

SOFALUS (Silaturahmi Organisasi Farmasi Lintas Kampus).. merupakan salah satu program kerja divisi eksternal HIMAFARSI STIMUGO yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahim sekaligus saling sharing baik program kerja ataupun masalah – masalah terkait keorganisasian di HIMAFARSI STIKES Muhammadiyah Gombong maupun STIKES Muhammadiyah Pekajangan. Sehingga nantinya HIMAFARSI stimugo dan HIMAFARSI stikes pekajangan dapat menjadi organisasi yang berkembang pesat dari sisi kemandirian maupun pengkaderan..

Mahasiswa STIKes Gombong Juara 2 Lomba Asshaydalah National Event Of Pharmacy (ANEPH) 2018

Asshaydalah National Event Of Pharmacy (ANEPH) 2018 merupakan kompetisi tingkat nasional dan merupakan rangkaian dari agenda Seminar Nasional dan Workshop Kefarmasiaan 2018 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Darussalam Gontor.

Finalis Peserta berasal dari Universitas Hasanudin Makassar, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Darussalam Gontor, Stikes Muhammadiyah Gombong, Institut Pertanian Bogor, UIN Alauddin Makassar, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Asshaydalah National Event Of Pharmacy 2018.. yang diselenggarakan Prodi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Darussalam Gontor… dari berbagai cabang lomba diantaranya LKTI, VIDEO, POSTER dan ESSAY.  STIKes Muhammadiyah Gombong mengikuti lomba cabang video dengan hasil perlombaan : Juara 1 UMM, Juara 2 STIKes Muhammadiyah Gombong, dan Juara 3 UNIDA Gontor…

Tujuan pasca kegiatan
Terjadinya teamwork yang saling melengkapi antara satu profesi dengan profesi lainnya sehingga dapat menutup lubang permasalahan pasien. 

Translate »