by Humas Unimugo | Aug 11, 2019 | Berita Terkini
STIKes Muhammadiyah Gombong menerbitkan surat himbauan tentang pelaksanaan Idul Adha 1440 H. Salah satu poin yang tertuang dalam surat itu ialah himbauan kepada segenap civitas akademika untuk hadir melaksanakan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dikomplek kampus setempat Minggu 11/8/2019.
Sejumlah poin himbauan yang lain di antaranya seluruh karyawan untuk melaksanakan kurban sesuai kemampuan, bisa melalui kampus dengan menyerahkan berupa hewan kurban atau sejumlah uang senilai 1 ekor kambing dan bagi yang belum mampu dihimbau untuk berpartisipasi sodaqoh sesuai dengan kemampuan. Dari hasil himbauan tersebut terkumpul sejumlah hewan kurban berupa 4 ekor sapi yang nantinya disembelih dikampus dan 26 karyawan berkurban di lingkungan masing-masing. Selain itu jamaah dimohon membawa kembali kertas atau koran yang digunakan untuk alas salat Idul Adha dan menimbun limbah bekas kurban.
Pelaksanaan teknis kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena ada kebijakan khusus tentang larangan menggunakan kantong plastik sebagai wadah pembagian daging kurban. “Sesuai dengan arahan Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong, kami mengimbau kepada panitia kurban STIKes Gombong untuk ikut berperan aktif mengurangi penggunaan plastik,” kata Kepala Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI), Puji Handoko, M.Ag saat dikonfirmasi humas, Sabtu, 10 Agustus 2019.
Kebijakan itu dilaksanakan langsung oleh Ketua Panitia pelaksanaan pemotongan hewan kurban STIKes Gombong Podo Yuwono, M.Kep, CWCS sebagai upaya mendukung kebijakan kampus tentang pengelolaan sampah berupa pengurangan sampah.
“Terkait dengan pengurangan sampah khususnya terkait penggunaan kantong plastik sebenarnya sudah sejak lama kami upayakan. Karena, seperti kita tahu, sampah plastik sulit diurai.”
Sebagai alternatifnya, Podo memutuskan bungkus daging kali ini menggunakan wadah berupa besek yang terbuat dari bambu dan dialasi daun pisang. Selain alasan kesehatan Dia mengatakan, hal itu mengurangi ketergantungan kantong plastik konvensional atau kantong plastik daur ulang lainnya.
Sebagai salah satu Institusi pendidikan kesehatan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat “Kami mengimbau agar warga membawa wadah makan atau besek yang terbuat dari bambu, daun jati, daun pandan, daun pisang, untuk membawa daging. Tidak menggunakan kantong plastik konvensional yang tidak mudah terurai dan kantong plastik hitam hasil daur ulang,” ujarnya.
Podo bahkan menyiapkan sedikitnya 1200 besek berbahan dasar bambu untuk wadah daging kurban yang nantinya akan dibagikan cuma-cuma alias gratis. Besek-besek berisi daging itu nantinya akan dibagikan ke seluruh warga sekitar kampus, panti asuhan, abang becak dan ranting-ranting Muhammadiyah yang ada di kecamatan gombong. [Ukis]
by Humas Unimugo | Aug 3, 2019 | Berita Terkini
Program Studi S1 Keperawatan STIKes Muhammadiyah Gombong 2/8/2019 bersama tim CI/Pembimbing Klinik RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto mengadakan Rapat Evaluasi Pembelajaran Program Studi Ners T/A 2019/2020
Evaluasi pembelajaran merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah kurikulum. Walaupun dalam tatanan kurikulum evaluasi berada di urutan terakhir, evaluasi berperan penting untuk menentukan sukses atau tidaknya proses pembelajaran yang dilakukan selama ini sekaligus mempengaruhi proses pembelajaran selanjutnya.
Sebagaimana yang diungkapkan Eka Riyanti, M.Kep selaku Ketua Program Studi S1 Keperawatan menyampaikan betapa pentingnya dukungan dari lahan praktik dalam hal ini pihak RSMS dalam proses pembelajaran klinik. Eka juga menambahkan di era generasi 4.0 intitusi perguruan tinggi dituntut untuk mengembangkan keilmuan berbasis teknologi informatika dan ini yang sudah diterapkan terhadap sistem akademik STIKes Gombong. Pemanfaatan Sistem Informasi ini meliputi absensi dan penilaian, pengurusan KRS mahasiswa, penilaian CI dan ujian akhir stase menggunakan EDU, tandas beliau.
Senada dengan apa yang disampaikan pihak kampus, Darono selaku perwakilan dari CI juga menyampaikan terimaksih atas kerjasamanya selama ini, rumah sakit menyambut baik atas terobosan-terobosan yang telah dilakukan oleh STIKes Gombong termasuk dengan diberlakukanya SIMAK ( Sistem Informasi Akademik) terhadap sistem penilaian dan absensi mahasiswa praktek. Harapanya STIKes Gombong kedepannya tetap direkomendasikan untuk praktek di RSMS dan membuka peluang untuk pelatihan CI
Selain itu akreditasi merupakan agenda rutin dan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi sebagaimana disampaikan Isma Yuniar, M.Kep selaku WK I bagian akademik, diantaranya point utama exit exam target utama uji kompetensi keperawatan dengan kelulusan 100 % tahun 2020. Untuk mencapai target itu dibutuhkan assesment dan implementasi yang tepat dengan cara mencarikan kasus yang berfariasi tentunya juga sesuai dengan blue print ungkap beliau.
Dari bagian kemahasiswaan Sarwono, S.KM, M.Kes menyoroti soft skill dan etika mahasiswa karena prestasi mahasiswa tidak hanya dilihat dari kemampuan akademik saja melainkan aspek-aspek lain dan ini perlu ditingkatkan, imbuhnya.
Dadi Santoso, M.Kep Sekretaris Program Studi Ners menambahkan evaluasi pembelajaran juga bertujuan agar penempatan mahasiswa ke dalam situasi belajar mengajar yang tepat dengan tingkat kemampuan serta karakteristik yang dimiliki, sehingga pembimbing klinik lebih mengenal latar belakang mahasiswa (psikologis, fisik dan lingkungan) yang berguna baik bagi penempatan maupun penanganan sebab-sebab kesulitan/masalah belajar/praktek mahasiswa yang pada gilirannya dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar mengajar. Selain itu evaluasi berfungsi mengidentifikasi kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing pembimbimbing klinik serta tindak lanjut yang diperlukan, ungkap beliau sambil memperlihatkan daftar nama mahasiswa praktek dan mata kuliah stase yang akan terlaksana seperti Gadar, KMB, Manajemen, Maternitas, Jiwa dan Anak.
Turut hadir dan memberikan sambutan ketua Quality Manajemen STIKes (QMS) Diah Astutiningrum, M.Kep menyampaikan standar akreditasi mendatang tidak hanya 7 standar akan tetapi bertambah menjadi 9 standar, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi unitnya untuk lebih bekerja keras demi suksesnya akreditasi 2020 mendatang, tegas beliau.
Diakhir sesi para pembimbing klinik (CI) mendapatkan sedikit ilmu baru bagaimana teknis cara mengimput data di sistem informasi akademik yang dijelaskan oleh tim IT STIKes Gombong.
by Humas Unimugo | Aug 1, 2019 | Berita Terkini
Menyikapi berita akan adanya gempa berpotensi tsunami dipesisir selatan pulau jawa mahasiswa KSR STIKes Muhammadiyah Gombong didampingi pembimbing KSR berperan serta dalam kegiatan pengobatan masal yang diadakan oleh MDMC Kebumen.
Petugas yang terlibat diantaranya tim dokter dan perawat dari RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS PKU Muhammadiyah Sruweng dan RS PKU Muhammadiyah Petanahan serta RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun .
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilakukan di dua tempat yakni 30 Juli 2019 di Lapangan Diponegoro Ambal Kebumen dan 31 Juli 2019 di Lapangan Kecamatan Puring Kebumen .
Hendri Tamara Yudha, M.Kep selaku pembimbing KSR STIMugo mengatakan Kegiatan pengobatan masal ini dilaksanakan dalam rangka mendukung secara aktif kegiatan ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami yang diadakan oleh BNPB yang diawali dari Banyuwangi Jawa Timur dan di akhiri di Pandeglang.
Hendri juga menambahkan Kegiatan Destana Tsunami meliputi sosialisasi pencegahan dan penanganan bencana tsunami di sekolah dan Pasar, pengobatan masal penanaman Mangrove, penilaian ketangguhan desa dan banyak kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang berada di daerah rawan bencana tsunami.
by Humas Unimugo | Jul 27, 2019 | Berita Terkini
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong mengirim 10 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Bengkulu.
Sepuluh mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Farmasi tersebut merupakan delegasi Program KKN Muhammadiyah VI Bengkulu bertajuk “Bakti Muhammadiyah untuk Negeri”. Progam tersebut akan belangsung pada 30 Juli sampai 11 September 2019. Para mahasiswa tersebut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) Husnul Khuluq.
eberangkatan para mahasiswa dilepas oleh Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun Mkep SpMat di kampus Jalan Yos Sudarso 461 Gombong, Sabtu (27/7/2019). Turut mendampingi Arnika Dwi Asti SKep Ns MKep dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Muhammadiyah Gombong.
Arnika Dwi Asti menjelaskan para mahasiswa nantinya akan bergabung dengan mahasiswa 40 perguruan tinggi Muhammadiyah di Indonesia. Mereka akan ditempatkan di sembilan kecamatan di Bengkulu.
“Tahun ini merupakan tahun kedua keikutsertaan mahasiswa Stikes Gombong dalam Program KKN Muhammadiyan untuk Negeri. Tahun sebelumnya KKN Muhammadiyah diselenggarakan di Kabupaten Purbalingga,” ujar Arnika Dwi Asti kepada di sela-sela pelepasan.
Arnika mengatakan, para mahasiswa yang menjadi delegasi dari Stikes Muhammadiyah Gombong merupakan mahasiswa pilihan. Selain memenuhi persyarakat seperti aktif di organisasi kemahasiswaan, mereka juga mengikuti seleksi administrasi, seperti indeks prestasi komulatif (IPK) minimal 3,0, keterangan sehat, dan mendapatkan ijin dari orang tua.
“Sebelumnya mereka juga membuat proposal program apa saja yang bakal dilaksanakan di lokasi KKN,” tandasnya.
Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun menambahkan, KKN Muhammadiyah untuk Negeri sebagai wahana belajar para mahasiswa sekaligus tukar budaya antar daerah di Indonesia.
“Selain itu juga mengenalkan dakwah Islam melalui perguruan tinggi Muhammadiyah untuk kemajuan daerah,” ujarnya. (ndo)
by Humas Unimugo | Jul 27, 2019 | Berita Terkini
Dalam rangka mewujudkan visi institusi pendidikan kesehatan yang unggul, modern dan islami STIKes Muhammadiyah Gombong terus berbenah mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di era global. Sebanyak 116 mahasiswa profesi ners mengikuti prosesi pelepasan dan pembekalan praktek klinik dan praktek komunitas di kampus setempat.
Acara yang berlangsung Sabtu (27/7/19) dibuka langsung oleh Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep, Sp. Mat. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua, Kepala Program Studi dan segenap dosen program Studi Profesi Ners. Dalam sambutannya, Ketua STIKes mengucapkan selamat kepada mahasiswa transprogram S1 Keperawatan ke Profesi Ners, beliau juga menekankan kepada mahasiswa khususnya profesi ners angkatan tahun ini untuk benar-benar memahami dan menjalankan kode etik profesi keperawatan selama dalam menjalani praktek klinik ataupun praktek komunitas selama satu tahun kedepan sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu beliau juga berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menjaga perilaku sopan santun dan soft skill serta lolos panum, jangan sampai melanggar aturan yang ada di lahan praktek baik di rumah sakit maupun komunitas, tegas beliau.
Koordinator Profesi Ners Dadi Santoso, M.Kep menyampaikan ke 116 mahasiswa profesi ners ini akan menjalani seleksi 5 kompetensi dasar dan tes Diagnostik yang diterapkan oleh pihak RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto yang meliputi BSL (Basic Life Suport) atau bantuan hidup dasar, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pasien Safety, Pencegahan dan Pengendalian infeksi dan Customer Service.
Uji 5 kompetisi dasar ini adalah salah satu syarat utama mahasiswa sebelum menjalani praktik klinik di rumah sakit yang diselenggarakan oleh pihak diklat rumah sakit RSUD Margono selama 2 hari yaitu materi dan ujian. Setelah mahasiswa dinyatakan lulus 5 kompetensi maka berhak menjalankan praktik klinik dan mendapatkan sertifikat yang nantinya juga berfungsi sebagai surat keterangan pendamping ijasah (SKPI) yang berlaku selama 2 tahun.
Selain itu Dadi menambahkan untuk memenuhi permintaan dokumen berbentuk paperless pihaknya juga sudah berkordinasi dengan pihak pembimbing lahan dan bagian IT kampus untuk segera merealisasikan program tersebut.
Adapun pembagian mahasiswa praktek menjadi dua kelompok besar yaitu 96 mahasiswa ditempatkan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto untuk praktek klinik yang meliputi stase Gawat Darurat selama 2 bulan, stase Keperawatan Medical Bedah selama 2 bulan, stase anak selama 1 bulan dan stase Maternitas selama 1 bulan. Untuk selebihnya 20 mahasiswa ditempatkan di Desa Sampang Kecamatan Sempor untuk praktek komunitas selama 2 bulan. Dua kelompok itu nantinya akan bergantian untuk praktik klinik dan praktik komunitas.
Acara dilanjutkan pengarahan dari Wakil Ketua bidang Akademik, Keuangan, Kemahasiswaan dan Kerjasama. Selain itu mahasiswa juga dibagikan buku kode etik keperawatan.
Menutup acara pembacaan serentak buku kode etik keperawatan dan pembacaan komitmen mahasiswa praktek.