(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

Setiap Tahun, Saiseikai Jepang Alokasikan 10 Lulusan Stikes Gombong

Organisasi kesejahteraan sosial di Jepang yakni Yayasan Hadiah Kekaisaran “Saiseikai” menyatakan siap menerima perawat lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong. Tak tanggung-tanggung, yayasan yang berdiri sejak 1911 atas sumbangan Kaisar Meiji itu bisa menerima  10 orang per tahun.

Informasi itu diperoleh saat Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep SpMat dan Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Ery Purwanti melakukan kunjungan balasan ke Spesial Nursing Nagamachi di Kota Yamagata, Jepang, baru-baru ini. Nagamachi merupakan satu dari sekian banyak jaringan Yayasan Saiseikai di Jepang.

Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep SpMat menjelaskan, dalam kunjungan balasan itu pihaknya mengunjungi rumah sakit, panti jompo dan tempat penitipan anak. Pihaknya diterima oleh pendiri dan pengurus panti Hamasaki Makoto serta jajaran manajemen. Pihaknya juga menemui sejumlah alumni Stikes Gombong yang bekerja sebagai care worker di sana.

Selain itu, kunjungan selama tiga hari efektif tersebut juga dilakukan pembahasan mengenai program pengiriman  pengawai. Itinya, setiap tahun mereka siap menerima 10 alumni Stikes Muhammadiyah Gombong sebagai care worker.

“Kunjungan ini merupakan balasan dari dua kunjungan dari Saiseikai ke kampus Stikes Muhammadiyah Gombong,” ujar Herniyatun kepada Suara Merdeka usai kunjungan.

Lebih lanjut, Herniyatun menambahkan, saat ini sudah banyak alumni Stikes Muhammadiyah Gombong yang bekerja di jaringan Saiseikai. Yang menarik, mereka di sana tidak sekadar bekerja dalam jangka pendek tetapi bisa mengikuti ujian negara sehingga jika lulus bisa tinggal dan bekerja di Jepang dalam jangka waktu lama.

Selain itu, sebelum mulai bekerja, mereka juga disediakan tempat belajar. Termasuk di sediakan tempat tinggal atau apartemen. Adapun sistem penggajian juga disamakan dengan orang Jepang. “Untuk gaji pekerja baru sebesar Rp 20 juta/bulan,” ujarnya.

Layanan Kesehatan

Disebutkan bahwa awal pendirian pertama Saiseikai diperuntukan untuk membantu dan melayani orang-orang yang tidak mampu. Berkantor pusat di Tokyo yayasan memiliki jaringan kantor cabang di 40 dari 47 prefektur Jepang. Saiseikai bertujuan untuk terus menumbuhkan kehadirannya sebagai organisasi kesejahteraan sosial dan institusi medis publik.

Yayasan ini mempekerjakan sekitar 58.000 staf yang berdedikasi masing-masing terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan layanan kesehatan, medis, dan kesejahteraan. Anggota staf ini melakukan kegiatan mereka di 705 fasilitas dan program penjangkauan Saiseikai, yang meliputi rumah sakit, fasilitas layanan kesehatan untuk orang tua, lembaga kesejahteraan untuk orang tua dan anak-anak, stasiun perawatan keperawatan kunjungan rumah, dan sebagainya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Special Nursing Nagamachi Yamagata Abe Hishashi berkunjung ke Stikes Gombong. Dia datang bersama dua alumni Stikes yang bekerja di sana yakni Agus Triyanto dan Angga. Alumni Stikes Gombong dinilai memiliki kompetensi yang memadai, etos kerja bagus serta karakter yang baik.

Dalam kesempatan itu, Abe Hishashi menyebutkan bahwa jumlah lansia di Jepang  cukup banyak. Jumlah itu tidak sebanding dengan penduduk produktif. Sehingga Jepang membutuhkan tenaga kesehatan untuk memberikan layanan  bagi lansia.

“Untuk itu, bagi yang tertarik untuk menjadi tenaga kesehatan di Jepang bisa bergabung di Nagamachi,” ujar Abe Sishashi.

 

Staff STIKes Muhammadiyah Gombong Mendapatkan Penghargaan Presiden

KEBUMEN – Sebanyak empat orang Pendonor Darah Sukarela (DDS) asal Kabupaten Kebumen mendapatkan penghargaan dari Presiden Indonesia. Penghargaan tersebut dilaksanakan karena pendonor telah berdonor sebanyak 100 kali. Adapun Penyematan Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial DDS 100 dilaksanakan di Puri Agung Convention Hall Hotel Grand Sahid Jakarta Pusat, hari ini Sabtu (26/1/2019).

Adapun keempat pendonor darah yang mendapatkan penghargaan tersebut yakni Kuswanto (60) yang kini bekeja di RSKIA Dewi Queen, Soffan (54) yang kini bekerja di STIKES Muhammadiyah Gombong, Sugeng Haryono (61) yang kini bekerja di PT Sundus dan Rohadi (61) seorang pensiunan Kejaksaan Negeri.

Sekretaris PMI Kebumen Salim Wazdy MPd menyampaikan, saat ini para peserta yang akan mendapatkan penghargaan sudah berada di Jakarta. Malam ini pesertaakan melaksanakan gladi untuk persiapan acara besok pagi. “Kami menyampaikan selamat kepada para pendonor. Semoga hal ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat,” paparnya.

(more…)

Perawat Bantu Korban Banjir Makanan dan Sabun Mandi

 

KEBUMEN, suaramerdeka.com – Bantuan bagi korban banjir di Kebumen berdatangan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya bantuan logistik berupa makanan dan alat mandi dikirimkan oleh organisasi perawat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Stikes Muhammadiyah Gombong, Sabtu (19/1).

PPNI mengirimkan logistik antara lain berupa nasi 50 bungkus, lima karton air minum kemasan 600 ml, 40 kemasan biskuat energi, 30 kemasan biskuit sari gandum. Kemudian sabun mandi batangan (20 pcs), roti bolu kemasan 24 gram 16 kemasan, dan roti basah  27 pcs
.
Selain itu, DPK Stikes dan Stikes Muhammadiyah Gombong menyalurkan bantuan kepada warga Desa Madurejo, Kecamatan Puring yang terisolasi akibat banjir. Bantuan yang diberikan meliputi, telur tiga krat, 120 nasi bungkus,  biskuit, air mineral lima karton dan bumbu dapur 5 kg.

Tanggulangi Bencana

Kemudian bantuan untuk Desa Sugihwaras, Kecamatan Adimulyo antara lain telur dua krat, air mineral empat karton, mie telur dua karton, juga minyak goreng dua karton, pampers sebanyak satu dus, kecap satu dus dan bumbu dapur 10 kg, sayur mayur satu keranjang, mie instan 11 dus, kopi saset enam dus, air mineral 20 dus, gula pasir 30 kg makanan ringan delapan dus, dan beras.

Ketua DPD PPNI Kebumen, Tri Tunggal Eko Sapto mengatakan, semua jalur PPNI Kebumen bergerak untuk mengambil peran dalam menanggulangi bencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kebumen.

“Salah satunya dengan mengirimkan bantuan berupa makanan, peralatan mandi, dan obat-obatan kepada korban bencana,” ujar Tri Tunggal, berharap bantuan yang disalurkan oleh PPNI dapat membantu meringankan beban korban bencana.

BEM & IMM STIMugo Bersinergi Membangun Organisasi

Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep, Sp. Mat melantik pengurus BEM, IKM dan UKM STIKes Muhammadiyah Gombong masa jabatan 2018/2019, Jumat (28/12/2018) di gedung Rektorat lantai 3 Kampus setempat.

Acara dihadiri oleh jajaran Pimpinan, Dosen, karyawan dan mahasiswa. Dalam sambutanya Ketua STIKes berharap pengurus yang baru dilantik diharapkan mampu menjadi seorang pemimpin dan suri toladan bagi mahasiswa yang lain dalam hal prestasi. Beliau juga menyampaikan 3 tips menjadi seorang pemimpin yang berhasil diantaranya seorang pemimpin harus mempunyai kapabilitas dalam hal leadership, pengetahuan dan manajemen, selain itu seorang pemimpin juga harus mempunyai kredibilitas yang baik  jujur, terbuka dan kinerja yang baik selain itu seorang pemimpin juga dituntut memiliki akseptabilitas bisa diterima semua kalangan’ucap beliau.

(more…)

HADAPI PKM 2019 STIKES GOMBONG GELAR WORKSHOP

Bidang Kemahasiswaan STIKes Muhammadiyah Gombong mengadakan Workshop PKM dengan tema ‘ Sukses PKM 2019 ’ pada Sabtu, 22/12/2018 kampus setempat. Acara dihadiri oleh Pimpinan, Dosen Pembimbing dan Mahasiswa dengan total peserta mahasiswa 80 dan 10 dosen pembimbing PKM.

Workshop dibuka langsung oleh Ketua STIKes  Muhammadiyah Gombong Hj. Herniyatun, M.Kep, Sp. Mat sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada peserta. Dalam sambutannya Herniyatun mengatakan “PIMNAS adalah ajang bergengsi tertinggi perhelatan mahasiswa tingkat nasional yang banyak menjanjikan fasilitas dan juga hadiah”, oleh karena itu target PKM tahun ini adalah masuk PIMNAS akan tetapi target tersebut jangan dijadikan tujuan utama, yang penting adalah niat beribadah karena Alloh SWT tegas beliau. Selain membawa nama baik institusi PKM ini adalah salah satu bukti  arti mahasiswa yang sesungguhnya yang tidak hanya sekedar mengikuti perkuliahan dikampus belaka.

(more…)

Translate »