by Humas Unimugo | Sep 4, 2019 | Berita Terkini
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong membekali calon lulusannya dengan pedoman hidup Islami sesuai persyarikatan Muhammadiyah dan pengenalan dunia kerja. Pembekalan bagi calon lulusan itu diberikan melalui kegiatan Job Fair dan Baitul Arqom Purna Studi.
Kegiatan yang berlangsung pada 28-31 Agustus 2019 itu diikuti 378 mahasiswa yang akan mengikuti wisuda. Jumlah itu terdiri atas Program Reguler A DIII Keperawatan 131, DIII Kebidanan 60, Program Profesi Ners 88 dan Reguler B 99 mahasiswa.
Ketua Panitia Job Fair Baitul Arqam Purna Studi, Putra Agina WS MKep mengatakan bahwa Job Fair diikuti oleh delapan rumah sakit di Kebumen dan luar daerah. Seperti RS PKU Muhammadiyah Gombong, PKU Muhammadiyah Sruweng, RS Siaga Medika Banyumas, RS Pondok Indah Jakarta, Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, dan RS Purwogondo.
Selain itu, tiga lembaga penyalur tenaga kesehatan dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) juga mengisi Job Fair tersebut. Hadir langsung Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI Ir Arini Rahyuwati MM.
Pedoman Hidup
Adapun sejumlah materi tentang Islam dan Muhammadiyah disampaikan oleh delapan pemater dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pimpinan wilayah, pimpinan daerah dan hingga pimpinan Cabang Muhammadiyah.
Materi pedoman hidup Islami warga Muhammadiyah dalam menjalankan profesi disampaikan oleh dokter Agus Taufiqurrohman MKes SpS. KH Mudhofir menyampaikan materi keyakinan dan cita-cita hidup Muhammadiyah.
Materi tuntunan ibadah sesuai tarjih oleh Dr Ibnu Hasan SAg MSi, terkait ibadah mahdlah dan nawafil disampaikan oleh Prof Dr Suparman Syukur MAg. Pada bagian lain materi etos kerja Muhammadiyah disampaikan oleh Drs H Ahmad Kifni, dan profil kader dan perjuangan tokoh Muhammadiyah disampaikan oleh Paryanto Rohma MIP.
Putra menambahkan, kegiatan itu dilaksanakan rutin tahunan bagi calon alumni sebelum benar-benar resmi lulus dan diwisuda. Kegiatan ini wajib diikuti oleh semua peserta. Setelah dinyatakan lulus peserta akan memperoleh sertifikat sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran wisuda.
Putra menambahkan kegiatan Baitul Arqam Purna Studi sesuai dengan pedoman perkaderan PTM-PTA bahwasanya dilaksanaan dua hari satu malam dengan materi dasar berjumlah delapan materi.
“Dengan bekal tentang Kemuhammadiyahan dan dunia kerja, para lulusan Stikes Muhammadiyah Gombong diharapkan dapat beradaptasi dan mengaplikasikan ilmunya dengan baik serta bersikap profesional kepada masyarakat,” ujar Putra Agina WS di sela-sela acara.
Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep SpMat, memberikan selamat kepada alumni D3 Keperawatan & D3 Kebidanan yang telah mencapai kelulusan 100 % uji kompetensi diatas Profesi Ners dengan tingkat kelulusan 92,7 %, diakhir sambutan beliau berpesan kepada calon alumni untuk selalu menjaga nama baik almamater dan bisa bekerja serta membahagiakan orang tua. Selain itu, mampu menjaga kesehatan finansial dengan cara menabung, tidak menghambur-hamburkan gaji yang sudah didapatkan untuk keperluan yang tidak mendesak tanpa meninggalkan kewajiban beribadah kepada Tuhan .
“Niatkan bekerja untuk ibadah. Sehingga dunia dapat dan akhirat juga dapat,” ujarnya.
Acara ditutup dengan seleksi & perekrutan calon karyawan dari Rumah Sakit yang meliputi tes tulis dan wawancara.
by Humas Unimugo | Sep 4, 2019 | Berita Terkini
Salah satu dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Ike Mardiati Agustin MKep Sp KepJ lolos dalam seleksi penerimaan Beasiswa Retooling Kompetensi Vokasi Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Nursing tahun 2019 yang diselanggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).
Dosen Program Studi D3 Keperawatan atas nama Ike Mardiati Agustin MKep Sp KepJ tersebut akan mengikuti pendidikan dan pelatihan mengenai pelayanan kesehatan masyarakat (Community Health Service) di Bendigo Tafe dan Kangan Institute Victoria Melbourne Australia.
Dosen lulusan S2 Universitas Indonesia itu berada di Negeri Kanguru itu mulai 26 Agustus sampai 12 Oktober 2019 mendatang. Program beasiswa di bidang kesehatan itu diikuti oleh 30 dosen dari seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri dengan biaya ditanggung oleh Kemenristek Dikti,” ujar Ike Mardiati Agustin kepada Suara Merdeka sebelum berangkat.
Dosen kelahiran Kebumen, 25 Agustus 1983 mengaku sudah melakukan berbagai persiapan untuk keberangkatannya. Antara lain berkas administrasi seperti visa, cek kesehatan, keterangan kepolisian, surat tugas dari insitusi serta melancarkan kembali Bahasa Inggrisnya.
“Tentu mempelajari kultur masyarakat di sana,” ujar dosen yang tinggal di Desa Joho, Kecamatan Adimulyo tersebut.
Peningkatan Kualitas
Ike, panggilan akrabnya menerangkan, selain pembelajaran di kelas, pembelajaran juga dilakukan di laboratorium dan klinik.
Dengan pengorbanan harus meninggalkan suaminya Sigit Dwi Kurniawan dan dua anaknya selama dua bulan, Ike yang menjadi dosen sejak 2008 itu berharap dengan mengikuti pendidikan tersebut akan meningkatkan kompetensi dirinya sebagai dosen.
“Muaranya adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Stikes Muhammadiyah Gombong,” ujar dosen yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengembangan Kurikulum dan Kepala Unit Penunjang Teknis Stikes Muhammadiyah Gombong tersebut.
Tahun sebelumnya, dosen Prodi DIII Keperawatan Stikes Gombong Hendri Tamara Yuda SKep Ns MKep juga lolos program yang sama dan mengikuti diklat di Nanyang Polytechnic International (NYPI) Singapura. Selama delapan minggu dia menimba ilmu di bidang keperawatan khususnya keperawatan pedagogi dan pembaruan dalam keperawatan bedah medis di NYPI Singapura.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Kelembagaan, Iptek dan Pendidikan Tinggi Patdono Suwignjo menyampaikan, program tersebut merupakan upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas dosen perguruan tinggi vokasi yang merupakan salah satu implementasi dari program revitalisasi pendidikan tinggi vokasi.
“Program ini merupakan kombinasi antara pelatihan kompetensi bersertifikasi dan magang di lembaga pendidikan atau mitra industri yang sesuai dengan kompetensi yang diikuti,” ujarnya.
by Humas Unimugo | Aug 11, 2019 | Berita Terkini
STIKes Muhammadiyah Gombong menerbitkan surat himbauan tentang pelaksanaan Idul Adha 1440 H. Salah satu poin yang tertuang dalam surat itu ialah himbauan kepada segenap civitas akademika untuk hadir melaksanakan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dikomplek kampus setempat Minggu 11/8/2019.
Sejumlah poin himbauan yang lain di antaranya seluruh karyawan untuk melaksanakan kurban sesuai kemampuan, bisa melalui kampus dengan menyerahkan berupa hewan kurban atau sejumlah uang senilai 1 ekor kambing dan bagi yang belum mampu dihimbau untuk berpartisipasi sodaqoh sesuai dengan kemampuan. Dari hasil himbauan tersebut terkumpul sejumlah hewan kurban berupa 4 ekor sapi yang nantinya disembelih dikampus dan 26 karyawan berkurban di lingkungan masing-masing. Selain itu jamaah dimohon membawa kembali kertas atau koran yang digunakan untuk alas salat Idul Adha dan menimbun limbah bekas kurban.
Pelaksanaan teknis kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena ada kebijakan khusus tentang larangan menggunakan kantong plastik sebagai wadah pembagian daging kurban. “Sesuai dengan arahan Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong, kami mengimbau kepada panitia kurban STIKes Gombong untuk ikut berperan aktif mengurangi penggunaan plastik,” kata Kepala Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI), Puji Handoko, M.Ag saat dikonfirmasi humas, Sabtu, 10 Agustus 2019.
Kebijakan itu dilaksanakan langsung oleh Ketua Panitia pelaksanaan pemotongan hewan kurban STIKes Gombong Podo Yuwono, M.Kep, CWCS sebagai upaya mendukung kebijakan kampus tentang pengelolaan sampah berupa pengurangan sampah.
“Terkait dengan pengurangan sampah khususnya terkait penggunaan kantong plastik sebenarnya sudah sejak lama kami upayakan. Karena, seperti kita tahu, sampah plastik sulit diurai.”
Sebagai alternatifnya, Podo memutuskan bungkus daging kali ini menggunakan wadah berupa besek yang terbuat dari bambu dan dialasi daun pisang. Selain alasan kesehatan Dia mengatakan, hal itu mengurangi ketergantungan kantong plastik konvensional atau kantong plastik daur ulang lainnya.
Sebagai salah satu Institusi pendidikan kesehatan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat “Kami mengimbau agar warga membawa wadah makan atau besek yang terbuat dari bambu, daun jati, daun pandan, daun pisang, untuk membawa daging. Tidak menggunakan kantong plastik konvensional yang tidak mudah terurai dan kantong plastik hitam hasil daur ulang,” ujarnya.
Podo bahkan menyiapkan sedikitnya 1200 besek berbahan dasar bambu untuk wadah daging kurban yang nantinya akan dibagikan cuma-cuma alias gratis. Besek-besek berisi daging itu nantinya akan dibagikan ke seluruh warga sekitar kampus, panti asuhan, abang becak dan ranting-ranting Muhammadiyah yang ada di kecamatan gombong. [Ukis]
by Humas Unimugo | Aug 3, 2019 | Berita Terkini
Program Studi S1 Keperawatan STIKes Muhammadiyah Gombong 2/8/2019 bersama tim CI/Pembimbing Klinik RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto mengadakan Rapat Evaluasi Pembelajaran Program Studi Ners T/A 2019/2020
Evaluasi pembelajaran merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah kurikulum. Walaupun dalam tatanan kurikulum evaluasi berada di urutan terakhir, evaluasi berperan penting untuk menentukan sukses atau tidaknya proses pembelajaran yang dilakukan selama ini sekaligus mempengaruhi proses pembelajaran selanjutnya.
Sebagaimana yang diungkapkan Eka Riyanti, M.Kep selaku Ketua Program Studi S1 Keperawatan menyampaikan betapa pentingnya dukungan dari lahan praktik dalam hal ini pihak RSMS dalam proses pembelajaran klinik. Eka juga menambahkan di era generasi 4.0 intitusi perguruan tinggi dituntut untuk mengembangkan keilmuan berbasis teknologi informatika dan ini yang sudah diterapkan terhadap sistem akademik STIKes Gombong. Pemanfaatan Sistem Informasi ini meliputi absensi dan penilaian, pengurusan KRS mahasiswa, penilaian CI dan ujian akhir stase menggunakan EDU, tandas beliau.
Senada dengan apa yang disampaikan pihak kampus, Darono selaku perwakilan dari CI juga menyampaikan terimaksih atas kerjasamanya selama ini, rumah sakit menyambut baik atas terobosan-terobosan yang telah dilakukan oleh STIKes Gombong termasuk dengan diberlakukanya SIMAK ( Sistem Informasi Akademik) terhadap sistem penilaian dan absensi mahasiswa praktek. Harapanya STIKes Gombong kedepannya tetap direkomendasikan untuk praktek di RSMS dan membuka peluang untuk pelatihan CI
Selain itu akreditasi merupakan agenda rutin dan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi sebagaimana disampaikan Isma Yuniar, M.Kep selaku WK I bagian akademik, diantaranya point utama exit exam target utama uji kompetensi keperawatan dengan kelulusan 100 % tahun 2020. Untuk mencapai target itu dibutuhkan assesment dan implementasi yang tepat dengan cara mencarikan kasus yang berfariasi tentunya juga sesuai dengan blue print ungkap beliau.
Dari bagian kemahasiswaan Sarwono, S.KM, M.Kes menyoroti soft skill dan etika mahasiswa karena prestasi mahasiswa tidak hanya dilihat dari kemampuan akademik saja melainkan aspek-aspek lain dan ini perlu ditingkatkan, imbuhnya.
Dadi Santoso, M.Kep Sekretaris Program Studi Ners menambahkan evaluasi pembelajaran juga bertujuan agar penempatan mahasiswa ke dalam situasi belajar mengajar yang tepat dengan tingkat kemampuan serta karakteristik yang dimiliki, sehingga pembimbing klinik lebih mengenal latar belakang mahasiswa (psikologis, fisik dan lingkungan) yang berguna baik bagi penempatan maupun penanganan sebab-sebab kesulitan/masalah belajar/praktek mahasiswa yang pada gilirannya dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar mengajar. Selain itu evaluasi berfungsi mengidentifikasi kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing pembimbimbing klinik serta tindak lanjut yang diperlukan, ungkap beliau sambil memperlihatkan daftar nama mahasiswa praktek dan mata kuliah stase yang akan terlaksana seperti Gadar, KMB, Manajemen, Maternitas, Jiwa dan Anak.
Turut hadir dan memberikan sambutan ketua Quality Manajemen STIKes (QMS) Diah Astutiningrum, M.Kep menyampaikan standar akreditasi mendatang tidak hanya 7 standar akan tetapi bertambah menjadi 9 standar, tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi unitnya untuk lebih bekerja keras demi suksesnya akreditasi 2020 mendatang, tegas beliau.
Diakhir sesi para pembimbing klinik (CI) mendapatkan sedikit ilmu baru bagaimana teknis cara mengimput data di sistem informasi akademik yang dijelaskan oleh tim IT STIKes Gombong.
by Humas Unimugo | Aug 1, 2019 | Berita Terkini
Menyikapi berita akan adanya gempa berpotensi tsunami dipesisir selatan pulau jawa mahasiswa KSR STIKes Muhammadiyah Gombong didampingi pembimbing KSR berperan serta dalam kegiatan pengobatan masal yang diadakan oleh MDMC Kebumen.
Petugas yang terlibat diantaranya tim dokter dan perawat dari RS PKU Muhammadiyah Gombong, RS PKU Muhammadiyah Sruweng dan RS PKU Muhammadiyah Petanahan serta RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun .
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilakukan di dua tempat yakni 30 Juli 2019 di Lapangan Diponegoro Ambal Kebumen dan 31 Juli 2019 di Lapangan Kecamatan Puring Kebumen .
Hendri Tamara Yudha, M.Kep selaku pembimbing KSR STIMugo mengatakan Kegiatan pengobatan masal ini dilaksanakan dalam rangka mendukung secara aktif kegiatan ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami yang diadakan oleh BNPB yang diawali dari Banyuwangi Jawa Timur dan di akhiri di Pandeglang.
Hendri juga menambahkan Kegiatan Destana Tsunami meliputi sosialisasi pencegahan dan penanganan bencana tsunami di sekolah dan Pasar, pengobatan masal penanaman Mangrove, penilaian ketangguhan desa dan banyak kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang berada di daerah rawan bencana tsunami.