(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

Forkom LPPM Perguruan Tinggi Jateng Gelar Seminar Nasional di STIKes Muhammadiyah Gombong

Forum Komunikasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Wilayah Jawa Tengah menggelar Seminar Nasional dan Rapat Kerja di Kabupaten Kebumen. Seminar nasional digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Gombong, Kamis (27/2) sedangkan Rapat Kerja digelar di Hotel Meotel Kebumen, Jumat (28/2).

Seminar mengangkat tema “Kebijakan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Perguruan Tinggi Mendukung SDM Unggul dan Berdaya Saing,” itu menghadirkan dua orang pembicara. Yakni Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional RI Prof Ocky Karna Radjasa M.Sc Ph.D dan Ketua LLDIKTI Wil VI Jateng Prof Dr. DYP Sugiharto M.Pd.,Kons.

(more…)

KULIAH PROGRAM UNGGULAN K3, BEKALI MAHASISWA TEKNIK PENGGUNAAAN APAR

Tenaga kerja selalu berhadapan dengan berbagai potensi bahaya (hazzard) di tempat kerja yang beresiko kecelakaan kerja dan menimbulkan penyakit akibat kerja. Perlindungan K3 diberikan untuk mencegah atau mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja. Dalam hal Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), APAR merupakan peralatan wajib yang harus dilengkapi oleh setiap perusahaan dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan pekerja dan asset perusahaannya. APAR (Alat Pemadam Api Ringan) adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada umumnya berbentuk tabung yang diisikan dengan bahan pemadam api yang bertekanan tinggi.

(more…)

Keseruan Nobar Film “Jejak Langkah 2 Ulama”

Senin (17/02/2020) ini ada yang berbeda di Auditorium STIKes Muhammadiyah Gombong. Sejak pagi hingga malam hari warga Muhammadiyah tampak memenuhi auditorium tersebut. Kehadiran warga Muhammadiyah lintas generasi di perguruan tinggi yang terletak di Jalan Yos Sudarso no. 461 Gombong ini guna nonton bareng (nobar) film “Jejak Langkah 2 Ulama” yang disutradarai oleh Sigit Ariansyah.

Film yang diproduseri oleh Drs. H. Sukriyanto AR, M.Hum. & DR (H.C) Ir. KH. Salahudin Wahid tersebut menceritakan kehidupan Kyai Ahmad Dahlan dan Kyai Hasyim Ashari yang sudah saling menganggap kakak beradik. Film ini menyajikan suguhan 2 potret perjuangan 2 ulama, dengan kondisi dan tantangan dakwah yang memiliki karakteristik yang berbeda, namun sama-sama satu tujuannya yakni mensyiarkan Agama Islam yang rahmatan lil alamin.

Kegiatan nobar ini terselenggarakan berkat kerjasama Lembaga Seni Olah Raga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kebumen dengan STIKes Muhammadiyah Gombong dan disambut baik oleh ribuan warga Muhammadiyah mulai dari siswa SD hingga perguruan tinggi. Ketua Panitia, Bapak Slamet Pramono mengatakan pemutaran film ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya generasi muda agar memahami arti sebuah perbedaan dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan (Ukhuwah Islamiyah).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua STIKes Muhammadiyah Gombong, Hj. Herniyatun, M.Kep., Sp.Mat. menyampaikan STIKes mendukung dan mensupport program LSBO dan berharap ada pesan moral yang dapat diambil dari kegiatan tersebut. “Semangat menuntut ilmu, berdakwah, berjuang dan mengadakan pembaharuan yang dilakukan oleh 2 ulama dalam film tersebut dapat dicontoh dan dilanjutkan oleh generasi muda”, ujar beliau.

 

Tingkatkan Output Penelitian, LPPM STIMUGO Gelar Sosialisasi Program Penelitian dan Pengabdian

Kebumen (14/02/2020) –  Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIKes Muhammadiyah Gombong selenggarakan “Sosialisasi Program Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat” di Gedung Rektorat STIKes Muhammadiyah Gombong, Kebumen. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 40 orang dosen peneliti di lingkungan perguruan tinggi tersebut. Narasumber dalam sosialisasi ini adalah Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Bapak H. Basirun, M.Kes.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan AIK, Bapak H. Sarwono, SKM., M.Kes. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dari LPPM menyelenggarakan sosialisasi yang sangat penting bagi penelitian di masa kini. Tantangan dan harapan ke depan suatu perguruan tinggi salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk juga publikasi jurnal. Narasumber diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada tim peneliti sehingga menghasilkan penelitian inovatif yang ber-output publikasi baik lokal, nasional, maupun internasional.

Selain memaparkan program-program penelitian yang terbarukan, narasumber juga menampilkan roadmap kegiatan penelitian yang sudah berjalan guna memotivasi tim peneliti untuk mengejar target hasil penelitiannya. Kegiatan ini akan rutin dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan output penelitian dan menjadi tolak ukur dalam memfasilitasi penelitian di STIKes Muhammadiyah Gombong.

Afirmasi positif pada diri sendiri untuk mengatasi Depresi

Depresi merupakan periode yang dialami seseorang ditandai dengan perasaan sedih, perubahan pola tidur, nafsu makan, konsentrasi, psikomotor, konsentrasi, tidak memiliki semangat, kelelahan, putus asa dan ketidakberdayaan, serta keinginan bunuh diri (Kaplan H.I, Sadock B.J, Grebb J.A, 2010)..

 

Hasil riset kesehatan dasar (RISKESDAS) Tahun 2018 menunjukan bahwa prevalensi depresi pada penduduk Indonesia pada rentang usia ≥15 Tahun sebesar 6,1 % dari total penduduk Indonesia, dan Hanya 9% penderita depresi yang minum obat atau menjalani pengobatan medis.

 

Beberapa tanda dan gejala berikut ini dapat menjadi  acuan untuk mengetahui apakah seseorang mengalami depresi atau tidak. Tanda dan gejala yang dapat dilihat antara lain tanda dan Gejala fisik seperti Sakit kepala, Insomnia, Merasa lemah secara umum, Mual, Sesak napas, Masalah pencernaan, Kelelahan dan kekurangan energi, Sering mimpi dan merasa seperti Anda tidak tidur sepanjang malam. Disertai adanya tanda dan gejala psikologis diantaranya rasa sakit yang tidak bisa dijelaskan, Gejala emosional seperti Lekas marah, Merasa gugup, Suasana hati yang buruk dan kurang motivasi, Hilangnya ketertarikan pada suatu hal, Pikiran tentang pengalaman yang tidak menyenangkan secara berulang-ulang, Perasaan tidak berharga, rendah diri, dan merasa bersalah, Kesulitan berkonsentrasi, Merasa putus asa, Ingin mati atau bunuh diri.

 

Menurut kriteria diagnostik American Psychiatric Association, Anda dikatakan memiliki gangguan depresi bila Anda mengalami 5 atau lebih gejala depresi fisik atau psikologis selama lebih dari 30 hari secara berturut-turut, termasuk suasana hati yang buruk dan rasa kekurangan energi. Anda terus-menerus dibombardir oleh pikiran negatif dan kehidupan sehari-hari Anda terpengaruh secara signifikan.

 

Pikiran negatif  pada penderita depresi,  banyak menjadi penyebab maraknya angka bunuh diri pada penderita, ketika seorang penderita depresi sudah tidak mampu mencari pikiran positif ataupun hal positif dalam dirinya, yang berakibat hilangnya kemampuan untuk mengontrol diri maka yang difikirakan adalah keinginan untuk mengakhiri hidup. Berdasarkan kondisi tersebut dibutuhkan suatu bentuk terapi untuk mengatasi depresi melalui psikofarmaka dengan obat-obatan antidepresan dan psikoterapi salah satunya dengan afirmasi positif.

 

Afirmasi positif merupakan harapan, doa, cita-cita untuk membantu pembentukan gambaran di dalam daya pikir seseorang atau pernyataan penerimaan yang dilakukan diri sendiri (Abdurrahman, 2012). Menurut Chapman (2010), afirmasi sebagai gabungan teknik visual dan verbal menggambarkan keadaan yang disukai pikiran individu, di mana afirmasi yang kuat dapat menjadi sangat kuat.

Pikiran dan afirmasi yang positif akan meningkatkan energi dan membawa hal positif dalam kehidupan seseorang, Afirmasi positif efektif dapat merubah pikiran negatif individu (Harris & Epton, 2009).

Teknik afirmasi meliputi berfokus pada apa yang diinginkan, gunakan waktu sekarang, gunakan kata atau kalimat positif, gunakan kalimat yang spesifik. Sedangkan latihan afirmasi diawali dengan rileks dan menjernihkan pikiran, melakukan afirmasi sesuai dengan teknik dan bisa diperkuat dengan tulisan serta dilakukan sebelum tidur setiap hari. Hasil penelitian menurut Pinilih, Astuti, dan Amin (2014) menunjukkan bahwa teknik afirmasi positif yang efektif dapat merubah pikiran negatif seseorang dan terhindar dari adanya depresi.

Melakukan afirmasi positif yang dikombinasikan dengan spiritual dapat menghindari kita dari munculnya tanda dan gejala depresi, semoga bermanfaat.

Oleh Ike Mardiati Agustin M.Kep.Sp.Kep.J

(Dosen dan Ketua Departemen Keilmuan Keperawatan Jiwa STIKES Muhammadiyah Gombong)

.

 

Translate »