(0287) 472 433 rektorat@unimugo.ac.id

Pengukuhan Rektor UNIMUGO Prof. Dr.Sofyan Anif, M.Si oleh Ketua Majelis Diktilitbang Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. Dok foto humas UNIMUGO

 

Gombong UNIMUGO – Dua Amal Usaha milik Muhammadiyah di Kabupaten Kebumen, Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan RS PKU Muhammadiyah Gombong resmi memiliki pemimpin baru.

Pelantikan Rektor UNIMUGO dan pengukuhan Direksi RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk masa jabatan 2025-2029 berlangsung secara khidmat pada Senin, 8 Desember 2025 di Auditorium UNIMUGO.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir M.Si. Turut hadir Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiadi M.Si, Ketua PWM Jawa Tengah Dr. KH Tafsir M.Ag, Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo, M.M, Ketua PCM Gombong Ir. H.M. Fuad Yahya, S.E, Rektor PTMA se-Jawa Tengah, Direktur RS PKU Muhammadiyah se-Kabupaten Kebumen, serta Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO Prof. Dr. Sofyan Hanif, M.Si mengucapkan terima kasih kepada PP Muhammadiyah, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, PWM, PDM dan PCM Gombong atas kepercayaannya kepada saya untuk berjuang di UNIMUGO.

Mendasar pengalamannya pada saat memimpin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Sofyan Anif berkomitmen menerapkan teori manajemen pendidikan modern Total Quality Management (TQM) di UNIMUGO.

Pada teori TQM, kami meyakini bahwa proses jauh lebih penting daripada input,” tegasnya. Untuk itu, beliau menekankan penguatan proses dengan membangun budaya mutu dan kualitas di semua program studi.

Menurutnya, ada tiga syarat utama dalam TQM yang akan diterapkan. “Seluruh pimpinan, dari Rektor hingga pimpinan program studi, harus memiliki visi dan misi yang seragam,” jelasnya.

Hal pendukung yang lain adalah sinergi, tidak boleh ada beda arah atau berseberangan antara Rektor, Wakil Rektor, dan Dekan.

Sambutan Bupati Kebumen Dra. Hj. Lilis Nuryani pada saat pelantikan rektor UNIMUGO. Akan Mendukung penuh dari Pemerintah untuk UNIMUGO. Dok.Foto Humas UNIMUGO

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kebumen

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ketua Umum PP Muhammadiyah untuk kesekian kalinya di UNIMUGO.

Beliau menegaskan, UNIMUGO dan RS PKU Muhammadiyah Gombong merupakan dua amal usaha Muhamamdiyah dibidang pendidikan dan kesehatan yang menjaga martabat manusia melalui ilmu dan pelayanan kesehatan.

Bupati Lilis juga menyampaikan selamat kepada rektor dan direksi yang baru dilantik. “Selamat kepada Prof. Dr. Sofyan Anif dan dr. Desatya Rossa Amygha, M.M. Kami yakin di tangan beliau, dengan kerja sama yang baik bersama BPH dan Persyarikatan, UNIMUGO bisa terus maju dan segera punya Fakultas Kedokteran,” harapnya seraya menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kebumen.

“UNIMUGO telah menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Kebumen dan wilayah sekitar. Di sini lahir calon perawat, bidan, apoteker, tenaga kesehatan, insan industri, dan pemimpin masa depan,” ujar Bupati Lilis.

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada PCM Gombong yang baru saja meraih predikat best of the best PCM se-Indonesia di Banjarmasin, serta mengapresiasi keberhasilan RS PKU Muhammadiyah Gombong Group yang kini menaungi lima rumah sakit yang tersebar di empat kabupaten (Kebumen, Banyumas, Cilacap, dan Purworejo).

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si pada saat Tauziah Pelantikan Rektor UNIMUGO Masa Jabatan 2025 – 2029. Dok. Foto Humas UNIMUGO

Haedar Nashir Tekankan Kolaborasi dan Solusi Masalah

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan bahwa rumah sakit dan universitas adalah dua program utama Muhammadiyah yang telah berjalan puluhan tahun.

Beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan strategis antara pemerintah dan komponen bangsa dalam membangun Indonesia, tidak bisa bergerak sendiri-sendiri.

Beliau juga menegaskan semangat Persyarikatan untuk terus berkiprah dalam pendidikan dan kesehatan untuk semakin berkualitas, mengingat rendahnya daya saing dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia.

“Demi usaha memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, ini memerlukan gerak yang semakin maju,” kata Haedar Nashir.

Mengutip konsep Nexus, Haedar Nashir menyebut siapa yang menguasai jaringan informasi dan kolaborasi, ia akan menguasai dunia. Terkait kesulitan dan kendala dalam pembangunan atau hal apapun, termasuk bencana di Sumatera, Haedar Nashir meminta agar semua pihak fokus pada solusi.

Ia menyerukan agar lembaga pendidikan dan kesehatan melahirkan sumber daya manusia yang mampu menyelesaikan masalah, dengan memecahkan masalah yang sedang terjadi sembari mengevaluasi proses jangka panjang mengapa masalah tersebut terjadi.

“Kalau setiap ada masalah kita terus saling menyalahkan, kita akan kehilangan momentum untuk memecahkan masalah itu sendiri,” tegasnya.

Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagi keberkahan melalui penyerahan 1.500 paket sembako kepada penerima manfaat di Gombong dan sekitarnya sebagai wujud kepedulian sosial Muhammadiyah.(TAY)

 

 

Translate »