{"id":1658,"date":"2020-10-30T02:55:34","date_gmt":"2020-10-30T02:55:34","guid":{"rendered":"http:\/\/\ufeffunimugo.ac.id\/?p=1658"},"modified":"2020-10-30T02:55:34","modified_gmt":"2020-10-30T02:55:34","slug":"manajemen-apotek-saat-pandemi-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/unimugo.ac.id\/?p=1658","title":{"rendered":"Manajemen Apotek Saat Pandemi Covid-19"},"content":{"rendered":"<p><strong>Oleh:\u00a0Apt\u00a0Titi\u00a0Pudji Rahayu\u00a0MFarm<\/strong><\/p>\n<p>Apotek\u00a0merupakan\u00a0tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian yang di\u00a0dalamnya terdapat pengadaan obat, penyimpanan obat, peracikan dan penyaluran. Apotek juga merupakan tempat penjualan obat-obatan dan yang bertanggung jawab dalam pengelolaannya adalah seorang\u00a0<em>A<\/em><em>poteker\u00a0<\/em>yang merupakan seorang\u00a0<a href=\"https:\/\/jagad.id\/definisi-profesional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">profesional<\/a>\u00a0di bidang farmasi.<\/p>\n<p>Tugas dan fungsi\u00a0Apoteker sebagai pelaksana manajemen apotek yang baik adalah memproduksi obat,mendesainnya serta mendistribusikan. Mengawasi obat yang diresepkan\u00a0oleh dokter apakah sudah sesuai, berkualitas serta aman untuk dikonsumsi oleh pasien. Fungsi\u00a0menjelaskan efek\u00a0samping obat kepada pasien. Fungsi menjelaskan makanan dan obat apa saja yang harus dihindari saat sakit atau hamil. Dan menghitung dosis obat yang sesuai khusus perindividual terutama untuk bayi, anak-anak dan penyakit-penyakit tertentu.<\/p>\n<p>Pengelolaan\u00a0yang ada di\u00a0apotek\u00a0atau disebut manajemen apotek secara umum adalah perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian (5P). Perencanaan pengadaan obat didasarkan pada jumlah kebutuhan obat bisa disusun berdasarkan rencana kebutuhan dalam jangka waktu tertentu misalkan satu minggu atau satu bulan.<\/p>\n<p>Pengadaan obat-obatan pada apotek menggunakan sistem pedagang besar farmasi\u00a0(PBF) yang\u00a0datang langsung ke apotek atau melakukan pemesanan melalui telepon untuk memenuhi pengadaan barang.\u00a0\u00a0Keterlambatan obat yang disebakan oleh kekosongan obat dari pabrik merupakan masalah yang sering di jumpai apotek dalam pengdaan barang dan cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu melakukan pemesanan saat persediaan di apotek mulai menipis tidak sampai stok obat benar-benar habis.<\/p>\n<p>Penerimaan obat dengan prosedur pengecekan jumlah barang datang sesuai dengan jumlah pesanan, ED obat, kondisi barang datang dipastikan tidak terjadi kerusakan, barang diterima dan divalidasi oleh Apoteker Pengelola Apotek (APA) sebagai legalitas dibuktikan dengan tanda terima barang berupa tanda tangan, cap apotek dan penulisan Surat Ijin Apotek (SIA) Apoteker di faktur penerimaan barang.<\/p>\n<p>Penyimpanan obat yang diterapkan oleh apotek yaitu penyusunan berdasarkan abjad, bentuk sediaan atau stabilitas atau kesesuaian suhu pada tempat penyimpanan obat. Penyimpanan obat yang biasa dilakukan di apotek yakni berdasarkan golongan obat di terapkan pada obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras dan obat narkotik.<\/p>\n<p>Penyimpanan berdasarkan abjad diterapkan pada obat-obat yang bisa di jual secara bebas dan obat yang harus disertai dengan resep dokter. Tidak mengalami masalah yang berarti dan sesuai dengan standar yang telah di tetapkan. Penyimpanan berdasarkan bentuk sediaan diterapkan pada obat berupa sirup bebas, salep, injeksi, cairan dan lain-lain. Tidak mengalami masalah yang berarti dan sesuai dengan standar yang telah di tetapkan. Penyimpanan berdasarkan suhu yang dilakukan dengan tujuan agar obat tersebut tidak rusak seperti suppositoria, ovula dan insulin yang disimpan dalam lemari es supaya tidak merusak bentuk dan khasiatnya.<\/p>\n<p>Pendistribusian obat\u00a0atau penyaluran obat dibagi menjadi dua yaitu penyaluran menggunakan resep dokter dan non resep dokter.\u00a0Resep dokter diterima oleh apotek secara umum dan diterima atas dasar kerja sama apotek dengan pihak lain misalkan BPJS.\u00a0Pembelian obat tanpa menggunakan resep atau penjualan obat bebas, obat bebas terbatas harus terpantau oleh Apoteker. Masalah yang sering di jumpai yaitu adanya penyaluran obat psikotropika secara bebas tanpa menggunakan resep dokter sehingga penyaluran tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n<p><strong>Keselamatan Petugas dan Pasien\u00a0\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Manajemen\u00a0apotek dalam pengelolaan\u00a0obat\u00a0di\u00a0masa pandemi virus Covid-19 merupakan hal sangat penting. Hal ini\u00a0akan\u00a0berpengaruh terhadap\u00a0keselamatan petugas apotek dan pasien yang\u00a0berkunjung ke\u00a0apotek.Pengelolaan\u00a0manajemen apotek\u00a0sebagai bentuk\u00a0pencegahan penyebaran virus Covid-19 di apotek\u00a0serta sebagai\u00a0upaya perlindungan untuk personil apotek dari penularan virus Covid-19.<\/p>\n<p>Protokol\u00a0kesehatan\u00a0dalam masa pandemi virus Covid-19 dibagi\u00a0menjadi empat yaitu protokol\u00a0kesehatan bagi petugas apotek,\u00a0tempat sarana apotek, pasien yang berkunjung ke\u00a0apotek dan manajemen khusus terhadap pasien\u00a0yang\u00a0diduga bergejala virus Covid-19.<\/p>\n<p>Manajemen\u00a0protokol\u00a0kesehatan bagi\u00a0petugas apotek\u00a0meliputi petugas\u00a0bekerja\u00a0di\u00a0ruangan\u00a0bersih bebas dari virus. Protokol\u00a0ruangan\u00a0dengan\u00a0pembersihan ruangan, pengukuran suhu secara mandiri sebelum memulai aktivitas dan pastikan tidak melebihi 38\u00a0C. Kemudian\u00a0cuci tangan\u00a0sebelum\u00a0bekerja minimal 20 detik,menggunakan\u00a0<em>handsanitizer<\/em>\u00a0sesering mungkin, menggunakan masker,\u00a0sarung tangan dan tidak berkontak langsung dengan pengunjung apotek, menjaga jarak minimal satu meter dengan\u00a0petugas apotek lain danpengunjung apotek. Hindari\u00a0menyentuh wajah terutama bagian mata, mulut, dan hidung.<\/p>\n<p>Personil\u00a0apotek wajib menjaga stamina tubuh dengan makan makanan yang bergizi, mengkonsumsi\u00a0vitamin atau suplemen, dan banyak\u00a0minum air putih hangat. Apabila personil\u00a0apotek dalam keadaan batuk atau bersin harus ditutup dengan tisu atau dengan punggung lengan.<\/p>\n<p>Next artikel : <strong>https:\/\/suaramerdekakedu.id\/manajemen-apotek-saat-pandemi-covid-19\/6\/<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh:\u00a0Apt\u00a0Titi\u00a0Pudji Rahayu\u00a0MFarm Apotek\u00a0merupakan\u00a0tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian yang di\u00a0dalamnya terdapat pengadaan obat, penyimpanan obat, peracikan dan penyaluran. Apotek juga merupakan tempat penjualan obat-obatan dan yang bertanggung jawab dalam pengelolaannya adalah seorang\u00a0Apoteker\u00a0yang merupakan seorang\u00a0profesional\u00a0di bidang farmasi. Tugas dan fungsi\u00a0Apoteker sebagai pelaksana manajemen apotek yang baik adalah memproduksi obat,mendesainnya serta mendistribusikan. Mengawasi obat yang diresepkan\u00a0oleh dokter apakah sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1686,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","_eb_attr":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1658","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dosen-menulis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1658"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1658\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/unimugo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}