7 MAHASISWA UNIMUGO IKUT STUDENT EXCHANGE, REKTOR BERI MOTIVASI

 

Gombong-UNIMUGO, Student Exchange program atau pertukaran mahasiswa adalah program bagi mahasiswa untuk mencoba sistem pendidikan di luar negeri dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktu ini dapat bervariasi, mulai dari bulanan hingga satu tahun akademik, tergantung jenis student exchange yang dipilih.  Sebagai mahasiswa pertukaran, mengikuti perkuliahan/kelas di luar negeri dapat membantu mengembangkan critical thinking melalui pendekatan pembelajaran dengan cara yang berbeda. Keterampilan yang dikembangkan oleh mahasiswa selama program pertukaran dapat menjadi poin plus dimata calon pemberi kerja di masa depan. Seorang mahasiswa bila ingin merasakan studi di luar negeri, dapat melalui program pertukaran pelajar di salah satu lembaga mitra universitas tempat mereka kuliah. Bagi banyak mahasiswa, prospek belajar di luar negeri itu menyenangkan sekaligus menakutkan.

Melalui Kantor Urusan Internasional, UNIMUGO kembali membuat program berskala internasional, yaitu program pertukaran pelajar. Meskipun di era pandemi COVID-19, tidak menutup kesempatan mahasiswa untuk belajar bersama para professor di universitas yang telah bekerjasama dengan UNIMUGO. Pada Student Exchange kali ini, UNIMUGO menggandeng salah satu universitas terbaik di Taiwan, yaitu Asia University. Sebanyak 7 (tujuh) Mahasiswa dari fakultas ilmu kesehatan UNIMUGO diikutsertakan ke dalam kegiatan “Summer Program 2022” yang dimulai pada tanggal 14 Februari 2022 hingga 16 Juni 2022. Kegiatan ini merupakan implementasi dari program kerja Kantor Kerjasama Urusan Internasional UNIMUGO yang baru saja terbentuk di akhir tahun 2021.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini telah mengikuti serangkaian seleksi ketat yang dilakukan oleh program studi. Kegiatan ini didukung penuh oleh pihak kampus sebagai realisasi dari beasiswa mahasiswa berprestasi sehingga mahasiswa tidak dipungut biaya selama kegiatan tersebut.

Data peserta mahasiswa Virtual Exchange Program Student of  Health Science Taiwan University Muhammadiyah Gombong in Asia University of Taiwan on February, 14th until Juni 16th 2022.

  1. Ayu Wulandari ( Prodi Profesi Ners )
  2. Tri Yuniarsih ( Prodi Profesi Ners )
  3. Rida Humairoh ( Prodi D3 Keperawatan Tingkat 2 Kelas B)
  4. Syifa Aulia Rahmah ( Prodi S1 Farmasi Tingkat 3 Kelas A)
  5. Ahmad Anwar Rosyidi ( Prodi S1 Keperawatan )
  6. Nisrina Azmi Taqiyyah Hamas (Prodi Farmasi Tingkat 3 Kelas B)
  7. Risma Ayuning Tyas ( Prodi S1 Keperawatan Tingkat 3 Kelas C)

“Semua mahasiswa yang menjadi peserta dalam kegiatan ini mendapatkan motivasi langsung dari Rektor dan Wakil Rektor. Rektor UNIMUGO, yaitu Dr. Hj. Herniyatun, M.Kep., Sp.Kep.,Mat. mengatakan kepada para peserta agar selalu semangat, aktif bertanya dan mampu mewarnai kegiatan tersebut dengan prestasi yang dimiliki oleh para mahasiswa.  Dan beliau juga berharap kegiatan ini mampu menjadi peluang bagi mahasiswa UNIMUGO untuk merasakan perkuliahan di level internasional”. terang Kepala Kantor Urusan Internasional UNIMUGO.

Rektor menyampaikan secara prinsip dari UNIMUGO sangat mendukung program ini, dimana program ini bagus bagi mahasiswa pada khususnya dan UNIMUGO pada umumnya. Bagusnya kenapa, karena nanti apabila kalian/mahasiswa lulus, dan kemudian akan melanjutkan study/kuliah ataupun bekerja di luar negeri akan sangat menguntungkan, karena ada nilai plus dari program ini. Mahasiswa harus siap menjaga nama pribadi dan institusi agar dapat dikenal dengan baik dari instutusi lain baik dalam maupun luar negeri. Maksimalkan peluang yang ada ketika kalian mengikuti kegiatan ini, misalnya dengan aktif di setiap materi/kelas dan mencari teman sebanyak-banyak dengan tujuan dapat bertukar informasi seputar kegiatan ini. Tidak hanya itu, mahasiswa harus mempuyai target untuk bisa menjadi yang terbaik dikelompok/kelasnya masing-masing. “Kuncinya pahami, cermati dan kuasai materi, sehingga mahasiswa akan mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat dari Student Exchange tersebut”, pesannya.

Pada kesempatan itu, Dr. Herniyatun juga menyampaikan tentang tindak lanjut dari pertemuan Konsorsium Inovasi Untuk Negeri, Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah pada tanggal 13 – 15 Februari di  Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Pertemuan tersebut merupakan bentuk sinergitas PTMA dalam peningkatan kualitas pelaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Beliau juga menceritakan Rektor PTMA diajak untuk mengunjungi tempat calon Ibu Kota Negara yang berada Penajam Paser Utar, Kalimantan Timur dengan jarak tempuh sekitar 4 jam dari UMKT. Hasil dari pertemuan rektor PTMA terbentuknya Aplikasi Foodiemu dengan tujuan untuk memudahkan akses mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan pertukaran mahasiswa atau mahasiswa magang. UNIMUGO nantinya akan bersinergi dengan bekerjasama juga untuk mengirimkan mahasiswa Prodi Manajamen untuk bisa magang pada program tersebut.

“Target UNIMUGO yang paling dekat yaitu Akreditasi Prodi Farmasi dan Pembukaan Prodi Pendidikan Apoteker yang ditempuh selama satu tahun. Kemudian selain program tersebut UNIMUGO juga punya master plan untuk 5 tahun mendatang diantara menambah perluasaan tanah dengan membeli tanah yang ada dibelakang kampus, pembangunan sarana prasana dengan planning Audotorium, Ruang Perkuliahan dan Laboratorium Teknik Industri.” Ujar Herni disela-sela kegiatan.

Ayu Wulandari, mewakili mahasiswa Student Exchange mengatakan bahwa tujuan mengikuti program ini yakni mempebanyak ilmu dan pengetahuan mengenai bidang kesehatan tentunya, ini adalah kesempatan saya untuk menambah wawasan apalagi kegiatan ini diikuti oleh banyak teman-teman yang juga dibidang kesehatan dari seluruh fakultas kesehatan di kampus Indonesia dan luar negeri, sehingga kita dapat saling bertukar ilmu yang pernah kita pelajari sebelumnya di kampus masing-masing.

Selain itu dengan adanya kegiatan ini menjadi salah satu akses untuk kita mengetahui trend dan issue kesehatan diluar negeri sehingga kita semakin update terkait permasalahan kesehatan. Manfaat pribadi untuk saya selain menambah wawasan sesuai dengan bidang keilmuan yang saya ambil, yakni mengenai relasi, karena kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh teman – teman dari Indonesia namun juga ada teman – teman dari kampus di luar negeri, dan tentunya semakin melatih kemampuan Bahasa Inggris, dengan mengikuti kegiatan ini tentu kampus juga akan semakin dikenal oleh teman – teman diluar sana, bahwa Gombong sebagai kota kecil di Kebumen memiliki mahasiswa dengan kemampuan yang tidak kalah dengan mahasiswa yang ada di kampus besar. “Harapannya kegiatan ini dapat terus terlaksana dari tahun ke tahun karena kegiatan ini sangat luar biasa manfaatnya baik untuk individu maupun institusi.” tutupnya